Headline Riau   2023/03/16 13:22 WIB

Disperindag Awasi Gejolak Harga Saat Bulan Puasa, 'dengan Siapkan Pengawasan dan Operasi Pasar'

Disperindag Awasi Gejolak Harga Saat Bulan Puasa, 'dengan Siapkan Pengawasan dan Operasi Pasar'

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) akan melakukan pengawasan harga saat menghadapi bulan suci Ramadhan.

"Awasi gejolak harga saat bulan puasa, pengawasan dan operasi pasar akan dilakukan."

"Upaya ini guna menjaga stabilitas harga saat bulan puasa hingga menjelang Lebaran nanti. Kita juga telah melakukan koordinasi dengan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)," kata Kepala Dinas Perdagangan, Usaha Mikro Kecil dan  Menengah (Disperindag UMKM) Provinsi Riau, Taufik OH, Rabu (15/3/23).

Pihaknya memprediksi memasuki bulan puasa ini, harga kebutuhan pokok seperti gula, beras, minyak, daging, dan lainnya mengalami kenaikan. “Kami juga sudah melakukan evaluasi dengan masing-masing SKPD dalam rapat TPID. Dari pasokan aman, tapi memang dari harga ada yang berfluktiatif, ada yang turun da nada yang naik. Seperti bawang merah turun, tapi gula sempat naik,” terangnya.

Jadi Pemprov Riau akan melakukan sejumlah langkah seperti mempersiapkan operasi pasar selama bulan ramadan. Selain itu juga melakukan pengawasan ketersediaan bahan pangan pokok (Bapok).

Tetapi kata Taufik lagi, dua hal itu penting dilakukan guna menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bapok di pasaran.

"Kita terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait. Baik sebelum, selama puasa termasuk jelang lebaran Idul Fitri," kata Taufik.

Menurutnya, untuk operasi pasar bersifat situasional. Jika dirasakan ada gejolak harga dan mulai berkurangnya pasokan bapok, operasi pasar langsung dilakukan termasuk minyak goreng. Lokasi dipilih pun tempat keramaian seperti pasar. Sehingga, tujuan untuk penstabilan harga bapok pun benar-benar tepat sasaran.

"Kalau ada gejolak harga karena kurangnya ketersediaan, kami lakukan cepat. Jadi situasional. Prinsipnya, kita siapkan dulu," ujar Taufik.

Terkait pengawasan, bersama tim Satgas Pangan, terus melakukan pengawasan di pasar-pasar tradisional khususnya di Pekanbaru. Taufik juga sudah meminta dinas terkait kabupaten kota melaporkan permasalahan di daerah masing-masing.

Selain itu, para distributor dan pelaku usaha lainnya juga sudah diingatkan agar tak melakukan penimbunan bapok. Jika memang ada pelaku usaha nakal, maka akan ada konsekuensi yang diterima.

"Konsekuensinya bisa saja soal hukum, atau juga pencabutan izin usaha. Kita sudah ingatkan," tegas Taufik.

Disperindag dan UMKM Riau pada tahun lalu telah melaksanakan 52 kali operasi pasar di berbagai tempat dan wilayah. Sementara tahun ini, akan dilaksanakan 23 kali dan diusulkan lagi di perubaham anggaran.

"Jumlahnya total bisa 52 sama tahun lalu atau lebih. Kita lihat nanti dipergeseran (perubahan) anggaran," jelas Taufik lagi.

Dengan melakukan pengawasan dan operasi pasar diharapkan bisa menekan beberapa bahan pokok.. ”Karena itu, kami akan segera menggelar operasi pasar untuk menekan harga kebutuhan pokok, sebelum beberapa jenis pangan itu kembali naik lagi,” ungkapnya.

Operasi pasar akan dilaksanakan di pasar tradisional yang tersebar higga di daerah-daerah. Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar telah memerintahkan Disperindag agar melakkan operasi pasar dan monitoring oleh instansi teknis mesti dilakukan secara berkelanjutan.

Operasi pasar untuk memastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman, sehingga masyarakat konsumen tidak panik dan harus borong belanja, yang sangat berpotensi memengaruhi harga.

”Hal ini sangat sesuai dengan prinsip ekonomi yakni antara supply dan demand. Oleh karenanya, perlu dilakukan intervensi langsung dari pemerintah dengan meningkatkan operasi pasar keliling di setiap kecamatan,” kata Gubernur Riau Syamsuar.

Selain itu, Gubri juga minta semua SKPD melakukan gebrakan untuk melakukan pemantauan terutama ketersediaan energy gas. Mengingat, harga gas ini akan mempengaruhi berbagai komponen harga makanan dan lainnya. Terhadap kondisi ini, diminta agar para agen elpiji dilibatkan saat melakukan operasi pasar langsung serta dilakukan upaya aksi yang dapat memberikan shock therapy bagi spekulan sehingga tidak merugikan masyarakat. (rp.sul/*)

Editor: surya dharma

Tags : operasi pasar, disperindag akan gelar operasi pasar, disperindah awasi gejolak harga, ramadhan, bulan puasa, pengawasan dan operasi pasar,