Linkungan   2026/10/03 9:14 WIB

Hujan Lebat Diharapkan Turun Agar 'Menghanguskan' 3.452 Titik Panas di Wilayah Sumatera

Hujan Lebat Diharapkan Turun Agar 'Menghanguskan' 3.452 Titik Panas di Wilayah Sumatera

PEKANBARU - Cuaca Riau pada Minggu 27 September 2026 berpotensi berubah cepat.

Di tengah hujan ringan hingga sedang yang diprediksi muncul di sejumlah wilayah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris mengatakan, kondisi tersebut berpeluang terjadi pada beberapa periode dalam sehari, mulai pagi, siang atau sore hingga malam.

Wilayah yang masuk dalam peringatan dini tersebut meliputi Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan dan Indragiri Hilir.

"Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan dan Indragiri Hilir pada pagi, siang atau sore serta malam hari," ujar Alfa.

Alfa menjelaskan, kondisi cuaca pada pagi hari diprakirakan berada pada kategori udara kabur hingga hujan sedang.

Berdasarkan pemantauan citra radar cuaca, hujan ringan sampai sedang telah berpotensi terjadi di hampir sebagian besar wilayah Riau.

Memasuki siang hingga sore, cuaca diprediksi berubah menjadi cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan belum sepenuhnya hilang.

Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi terutama di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Kampar.

Kondisi berbeda kembali berpotensi muncul pada malam hingga dini hari Senin 28 September 2026.

Udara kabur hingga berawan diprediksi mendominasi, dengan peluang hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Bengkalis dan Kampar.

Artinya, hujan tidak hanya berpotensi terjadi pada satu periode. Sejumlah wilayah bahkan masuk dalam daftar peringatan dini untuk lebih dari satu waktu.

Di tengah dinamika cuaca tersebut, suhu udara di Riau diprakirakan berada pada rentang 23-33 derajat Celsius.

Kelembapan udara cukup tinggi, yakni sekitar 55-100 persen. Sementara angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.

Kombinasi kelembapan tinggi dan dinamika atmosfer tersebut menjadi bagian dari kondisi yang perlu diperhatikan karena cuaca dapat berubah dalam waktu relatif singkat.

Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 0,5-1,25 meter dan masuk kategori rendah.

Data maritim BMKG pada 27 September juga menunjukkan sejumlah perairan Riau berada pada kondisi gelombang rendah.

Meski demikian, kondisi gelombang rendah tidak berarti seluruh aktivitas di laut bebas dari perubahan cuaca.

Potensi hujan dan angin tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan, terutama ketika terjadi perubahan cuaca secara lokal.

Dengan adanya peringatan dini tersebut, perkembangan cuaca di tujuh kabupaten yang masuk daftar BMKG menjadi perhatian utama sepanjang Minggu hingga Senin dini hari.

Sementara di Wilayah Pulau Sumatera terdapat sebanyak 3.452 titik panas (hotspot) terpantau sejak pada Kamis 1 Oktober 2026.

Jumlah tersebut tersebar di sejumlah provinsi, dengan Sumatera Selatan mencatat titik panas paling banyak.

Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Anggun mengatakan, Kamis (1/10/2026), berdasarkan pemantauan terdapat 3.452 titik panas yang terdeteksi di wilayah Sumatra.

Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 2.589 titik. Selanjutnya, Jambi mencatat 360 titik panas dan Lampung sebanyak 325 titik.

Sementara itu, Bangka Belitung terpantau memiliki 148 titik panas. Bengkulu mencatat 6 titik, Sumatra Barat 4 titik, Sumatra Utara 3 titik, Kepulauan Riau 4 titik, Aceh 2 titik, dan Riau sebanyak 11 titik panas.

Untuk wilayah Riau, hotspot terdeteksi di sejumlah kabupaten. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah terbanyak, yakni 7 titik panas.

Rinciannya, Kabupaten Siak 1 titik, Kabupaten Kuantan Singingi 1 titik, Kabupaten Pelalawan 1 titik, Kabupaten Indragiri Hulu 7 titik, dan Kabupaten Indragiri Hilir 1 titik.

Berikut sebaran titik panas di wilayah Sumatra:

- Aceh: 2 titik

- Bengkulu: 6 titik

- Jambi: 360 titik

- Lampung: 325 titik

- Sumatera Barat: 4 titik

- Sumatera Selatan: 2.589 titik

- Sumatera Utara: 3 titik

- Kepulauan Riau: 4 titik

- Bangka Belitung: 148 titik

- Riau: 11 titik

Adapun sebaran hotspot di Provinsi Riau meliputi:

- Kabupaten Siak: 1 titik

- Kabupaten Kuantan Singingi: 1 titik

- Kabupaten Pelalawan: 1 titik

- Kabupaten Indragiri Hulu: 7 titik

- Kabupaten Indragiri Hilir: 1 titik.

(*)

Tags : titik panas, hotspot, wilayah sumatera, hujan lebat hanguskan titik panas, 3.452 titik panas di wilayah sumatera,