Riau   2021/05/18 21:39 WIB

Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Dewan Ingatkan Pemprov Tidak Berkerumun

Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Dewan Ingatkan Pemprov Tidak Berkerumun
Husaimi Hamidi, Ketua Komisi III DPRD Riau

Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau pada Rabu 19 Mei 2021 besok menjadi perhatian pihak DPRD Riau yang meminta pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tidak menyambut kedatangan Presiden dengan berkerumun ditengah pandemi ini.

PEKANBARU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Husaimi Hamidi mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk menjamin tidak adanya kerumunan saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau pada Rabu 19 Mei 2021 besok. "Kedatangan Presiden jangan malah membuat kerumunan, petugas harus bisa menjamin ini," kata Husaimi pada media, Selasa (18/5).

Dia juga mempertanyakan persiapan dan penerapan protokol kesehatan (prokes) mengingat Presiden Jokowi akan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Gelanggang Remaja, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Menurutnya, Jokowi adalah orang nomor satu di Indonesia sehingga sulit membayangkan tidak akan menarik perhatian masyarakat dan awak media. "Prokesnya bagaimana ini?" tanya Ketua Komisi III DPRD Riau itu.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir menginformasikan, vaksinasi massal akan digelar di empat lokasi yaitu Gelanggang Remaja, Hotel Novotel, Hotel Furaya dan RS Tentara. Vaksinasi tersebut rencananya digelar selama tiga hari dengan sasaran 100.000 orang. Untuk diketahui, 1.242 personel pengamanan yang terdiri dari anggota TNI dan Polri akan dikerahkan untuk mendampingi Presiden. "Polda Riau dan jajaran siapkan 1.242 personel terkait kunjungan kerja Presiden besok. Selain itu kita juga menyiapkan 160 personel cadangan," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Tes PCR dan Rapid Antigen digelar

Demi memastikan keselamatan orang nomor satu di Indonesia Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan tes PCR dan rapid antigen. Pelaksanaan tes PCR dan rapid antigen itu dilakukan secara serentak di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (18/5/2021) dengan peserta seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau meliputi Bupati, Walikota, TNI, dan Polri.

Tak hanya itu, seluruh petugas termasuk tenaga kesehatan dan para wartawan yang akan meliput kunjungan Presiden juga dites. "Petugas yang bertugas di dalam ring 1 atau yang berdekatan dengan Presiden saat tinjauan dilakukan PCR, sedangkan petugas di luar ring 1 dilakukan rapid test antigen," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, dalam pelaksanaan tes PCR dan rapid antigen itu ada Walikota Pekanbaru Firdaus, Wakil Walikota Ayat Cahyadi, Bupati Bengkalis Kasmarni, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hulu Chairul Riski, dan lainnya.

Riau masih bertambah kasus baru corona

Sementara per 18 Mei 2021, Indonesia melaporkan penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 4.185. Total pasien terkonfirmasi saat ini sejumlah 1.748.230. Jawa Barat menyumbang angka kasus positif terbanyak dengan total 1.119. Disusul Jawa Tengah dengan total kasus 561, dan Riau dengan total 321 kasus. Tercatat sebanyak 79.748 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 76.827.

Sementara hari ini tercatat 5.628 pasien sembuh dari Corona. Sehingga, pasien sembuh dari Corona di Indonesia menjadi 1.612.239 orang. Khusus Riau, pasien positif Covid-19 yang sembuh hari ini berjumlah 577 orang. Sehingga, total pasien sembuh di Riau menjadi 46.795 orang. Di sisi lain, pasien positif Corona yang meninggal dunia di Indonesia hari ini ada 172 orang. Sehingga, total kasus kematian menjadi 48.477 orang. Untuk Riau yang meninggal sampai Senin (17/5/2021), berjumlah 1.345 orang.

Dilansir detikcom, sebaran 4.185 kasus baru Corona di Indonesia per Selasa (18/5/2021), sebagai berikut:

Jawa Barat: 1.119 kasus
Jawa Tengah: 561 kasus
Riau: 321 kasus
Sumatera Barat: 230 kasus
Jawa Timur: 227 kasus
DKI Jakarta: 219 kasus
Kepulauan Riau: 164 kasus
DI Yogyakarta: 155 kasus
Kalimantan Timur: 138 kasus
Kalimantan Barat: 133 kasus
Bangka Belitung: 131 kasus
Aceh: 128 kasus
Sumatera Utara: 95 kasus
Kalimantan Tengah: 83 kasus
Bali: 79 kasus
Sumatera Selatan: 68 kasus
Lampung: 55 kasus
Nusa Tenggara Barat: 50 kasus
Nusa Tenggara Timur: 50 kasus
Kalimantan Selatan: 42 kasus
Banten: 29 kasus
Bengkulu: 26 kasus
Sulawesi Selatan: 22 kasus
Papua Barat: 20 kasus
Sulawesi Tengah: 17 kasus
Gorontalo: 6 kasus
Jambi: 5 kasus
Kalimantan Utara: 5 kasus
Maluku Utara: 4 kasus
Sulawesi Barat: 2 kasus
Sulawesi Tenggara: 1 kasus
Sulawesi Utara: 0 kasus
Maluku: 0 kasus
Papua: 0 kasus

(*)

Tags : Presiden RI Joko Widodo, Jelang Kedatangan Jokowi, Dewan Ingatkan Pemprov Riau Tidak Berkerumun,