JAKARTA - Industri kreatif digital Indonesia terus bergerak mengikuti perubahan cara generasi muda menikmati hiburan.
Melihat tren tersebut, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS kembali membuka ruang bagi talenta muda untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut menciptakan cerita melalui AXIS SHORTIES 2026.
Program ini mengusung format vertical short-form series atau micro-drama yang dirancang khusus untuk konsumsi melalui perangkat smartphone.
Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi anak muda Indonesia untuk mengembangkan gagasan cerita, belajar langsung dari praktisi perfilman, sekaligus mendapatkan pengalaman produksi yang lebih dekat dengan kebutuhan industri kreatif digital.
Tidak hanya menawarkan kompetisi, AXIS SHORTIES 2026 dirancang sebagai program pengembangan talenta secara menyeluruh.
Peserta akan mendapatkan pengalaman mulai dari menyusun ide dan pitch deck, mengembangkan naskah, mengikuti sesi mentoring, hingga memproduksi dan mendistribusikan karya.
Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia 17 hingga 26 tahun.
Peserta dapat berasal dari kalangan pelajar SMA/SMK, mahasiswa, komunitas film, maupun kreator muda dari berbagai daerah.
Setiap tim terdiri atas tiga hingga tujuh orang. Dari seluruh peserta, sebanyak 20 tim terbaik akan mendapatkan kesempatan mengikuti proses pengembangan cerita dan pendampingan bersama praktisi industri perfilman nasional.
Dari 20 tim tersebut, nantinya akan dipilih tujuh finalis yang memperoleh dukungan pendanaan produksi.
Mereka akan membawa ide yang telah dikembangkan menjadi serial micro-drama sekaligus berkesempatan memperebutkan total hadiah senilai Rp250 juta.
Group Head Marketing Segment-AXIS XLSMART, Azher Javid mengatakan, AXIS SHORTIES 2026 dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi muda yang semakin aktif dalam ekosistem kreatif digital.
“AXIS SHORTIES 2026 kami hadirkan sebagai bagian dari komitmen AXIS untuk terus membuka ruang yang relevan bagi generasi muda dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilan digital,” kata Azher, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, perkembangan platform digital telah mengubah posisi anak muda dari sekadar konsumen menjadi kreator yang turut membentuk tren dan komunitas.
“Kami melihat generasi muda saat ini tidak hanya menjadi penikmat konten, tetapi juga semakin aktif menciptakan cerita, membangun komunitas, dan melahirkan tren baru di berbagai platform digital,” ujarnya.
Melalui AXIS SHORTIES, peserta tidak hanya dituntut menghasilkan sebuah karya, tetapi juga dibekali proses untuk mengubah gagasan awal menjadi proyek yang memiliki nilai kreatif sekaligus portofolio profesional.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan ide menjadi karya yang memiliki kualitas produksi, nilai portofolio, dan peluang untuk menjangkau audiens yang lebih luas,” tutur Azher.
Ia berharap program tersebut dapat membuka jalur baru bagi kreator muda yang ingin mengembangkan karier di sektor industri kreatif.
“Dengan pendampingan dari para praktisi perfilman, kami berharap AXIS SHORTIES dapat menjadi salah satu jalur bagi lahirnya kreator muda Indonesia yang semakin siap berkembang di industri kreatif,” tambahnya.
Salah satu pembeda AXIS SHORTIES 2026 adalah format karya yang dikembangkan.
Jika kompetisi film pendek umumnya menghasilkan karya dalam format konvensional, program ini secara khusus mendorong peserta mengeksplorasi micro-drama vertikal.
Format tersebut dirancang untuk pengalaman menonton melalui smartphone dengan episode berdurasi singkat.
Pendekatan ini dinilai sesuai dengan perilaku konsumsi konten digital yang semakin mengutamakan kecepatan, aksesibilitas, dan cerita yang mudah terhubung dengan pengalaman sehari-hari.
Dengan format vertikal dan episodik, peserta ditantang menyampaikan cerita secara efektif dalam durasi yang lebih ringkas.
Tantangan tersebut sekaligus membuka ruang bagi kreator untuk bereksperimen dengan gaya bercerita yang lebih adaptif terhadap platform digital.
Kompetisi AXIS SHORTIES 2026 diawali dengan pengumpulan Shorties Pitch Deck.
Dalam dokumen tersebut, peserta harus menyampaikan konsep cerita sekaligus rencana pengembangan karya yang akan mereka produksi.
Dari seluruh proposal yang masuk, 20 tim terbaik akan melanjutkan ke tahap pengembangan cerita dan mentoring.
Setelah melalui proses tersebut, tujuh tim akan ditetapkan sebagai finalis dan memperoleh dukungan pendanaan untuk merealisasikan proyek micro-drama mereka.
Penilaian karya tidak hanya berfokus pada ide. Tim juri akan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kekuatan gagasan, relevansi cerita, kreativitas dalam penyajian, kualitas eksekusi, hingga kemampuan karya membangun interaksi dengan audiens digital.
Seluruh rangkaian program dijadwalkan berlangsung hingga malam penghargaan pada November 2026.
Untuk memperkuat aspek pengembangan kapasitas peserta, AXIS menghadirkan tiga praktisi perfilman dengan latar belakang berbeda.
Sutradara Yandy Laurens akan memberikan pembekalan terkait pengembangan cerita dan penyutradaraan.
Pengalamannya melalui sejumlah karya, termasuk SORE: Istri dari Masa Depan dan 1 Kakak 7 Ponakan, menjadi salah satu modal pembelajaran bagi peserta dalam memahami proses kreatif penyutradaraan.
Dari sisi produksi, peserta akan mendapatkan pendampingan dari produser Novia Puspasari yang terlibat dalam sejumlah proyek, termasuk JUMBO dan Na Willa.
Sementara itu, editor Aline Jusria akan berbagi perspektif mengenai penyuntingan dan bagaimana membangun alur cerita yang efektif bagi penonton digital melalui karya seperti Operasi Pesta Copet dan Garuda di Dadaku.
Kolaborasi dengan IDN Pictures dan IDN Media turut memperkuat program tersebut.
Peserta diharapkan mendapatkan gambaran yang lebih nyata mengenai standar kerja, proses produksi, serta kebutuhan industri kreatif profesional.
Manfaat yang ditawarkan AXIS SHORTIES 2026 tidak berhenti pada pengalaman mengikuti kompetisi.
Para peserta juga berpeluang membangun portofolio, memperluas koneksi profesional, dan memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas.
Karya terbaik nantinya berkesempatan ditayangkan secara eksklusif melalui ekosistem digital AXIS dan platform NONTON.
Tidak menutup kemungkinan, karya tertentu juga dapat dikembangkan lebih lanjut melalui kolaborasi dengan mitra industri.
Dukungan konektivitas XLSMART juga menjadi bagian dari ekosistem program.
Jaringan yang terus diperkuat diharapkan dapat mendukung aktivitas kreatif peserta, mulai dari kolaborasi jarak jauh, pengiriman materi produksi, pemanfaatan layanan berbasis cloud, hingga distribusi konten kepada audiens digital.
Bagi kreator muda yang ingin mengikuti program ini, pendaftaran AXIS SHORTIES 2026 dibuka mulai 24 Juni hingga 24 Agustus 2026.
Informasi mengenai persyaratan peserta, panduan kompetisi, format Shorties Pitch Deck, ketentuan teknis karya, jadwal seleksi, serta tahapan program dapat diakses melalui https://axis.co.id/shorties. (rilis)
Tags : XLSMART, AXIS SHORTIES 2026, XLSMART Buka Ruang untuk Talenta Muda, Ruang Cerita,