AGAMA - Arab Saudi mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan haji 1448 Hijriah melalui gelaran edisi keenam Hajj Conference and Exhibition pada 8–11 November 2026 di Jeddah.
Forum yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama Program Pengalaman Jemaah (Pilgrim Experience Program) ini akan mempertemukan lebih dari 520 entitas lokal dan internasional.
Acara tersebut berada di bawah naungan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, serta menjadi bagian dari upaya mendukung program Saudi Vision 2030.
Peserta berasal dari sektor pemerintah, swasta, dan organisasi nirlaba, termasuk pejabat serta para spesialis yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pengembangan layanan haji.
Konferensi ini menjadi salah satu tahapan persiapan awal menuju musim haji 1448 H.
Agenda yang dibahas mencakup penyelesaian kontrak, pembahasan aspek operasional dan regulasi, pemaparan solusi serta inisiatif, pengembangan kemitraan, hingga peningkatan kesiapan penyelenggaraan haji.
Hajj Conference and Exhibition mempertemukan pemimpin, pejabat, dan spesialis dari berbagai negara melalui tiga jalur utama, yakni infrastruktur dan layanan operasional, pemberdayaan dan integrasi, serta pembangunan berkelanjutan.
Edisi keenam ini menghadirkan lebih dari 15 zona dan program utama.
Di antaranya Hajj Conference, Hajj Council, Forum Kesadaran dan Pelatihan yang untuk pertama kalinya digelar, lokakarya, Zona Kewirausahaan dan Inovasi, hackathon, serta Business Center.
Sejumlah zona tematik juga disiapkan untuk sektor teknologi, kesehatan, media, dan penerbangan.
Selain itu, agenda acara mencakup pertemuan khusus para kepala kantor urusan haji.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membuka ruang dialog, memperkenalkan solusi layanan, mengembangkan bisnis, dan membangun kemitraan antarpemangku kepentingan dalam ekosistem haji.
Selain konferensi, penyelenggara menyiapkan pameran khusus ekosistem layanan haji dengan luas lebih dari 67.000 meter persegi.
Pameran ini akan menghadirkan berbagai lembaga dan penyedia layanan serta solusi dari lebih dari 150 negara.
Pesertanya mencakup pemimpin lembaga, kantor urusan haji, penyedia layanan, serta komunitas profesional yang bergerak di bidang penerbangan, transportasi, perhotelan, kesehatan, infrastruktur, teknologi, dan inovasi.
Bidang ketenagakerjaan, investasi, serta pengembangan bisnis juga menjadi bagian dari ekosistem yang ditampilkan dalam pameran tersebut.
Melalui pertemuan lintas sektor itu, penyelenggara membuka peluang bagi para pelaku industri dan lembaga terkait untuk memperkenalkan layanan, menjajaki kerja sama, serta mengembangkan solusi bagi kebutuhan jemaah haji.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengundang lembaga, individu yang berminat, dan para spesialis untuk mendaftar sebagai peserta Hajj Conference and Exhibition edisi keenam.
Peserta dapat mengikuti berbagai program dan kegiatan yang disiapkan melalui pendaftaran di situs resmi konferensi.
Informasi dan pendaftaran pengunjung tersedia melalui tautan berikut: https://hajjconfex.com/visitor-registration.
Penyelenggaraan konferensi ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi mengembangkan ekosistem layanan haji, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat kesiapan operasional menjelang musim haji 1448 H. (*)
Tags : Konferensi Haji 2026, 150 Negara Ikut Hadiri Konferensi Haji 2026, Konferensi Haji Jadi Ajang Kolaborasi Industri Haji Dunia,