Pelalawan   2026/05/07 10:38 WIB

Musim Mas Siapkan Langkah Antisipasi Munculnya Titik Api, Humas Malinton Purba: 'Kita Miliki Ketetapan Zero Burning Policy'

 Musim Mas Siapkan Langkah Antisipasi Munculnya Titik Api, Humas Malinton Purba: 'Kita Miliki Ketetapan Zero Burning Policy'
Polres Pelalawan gelar patroli dan penghijauan bersama PT Musim Mas

PELALAWAN, RIAUPAGI.COM - Manager Humas PT Musim Mas, Malinton Purba SH MH menjelaskan perusahaan memilki ketetapan zero burning policy seperti yang tercantum dalam Sustainability Aspiration.

"Perusahaan siapkan langkah antisipasi munculnya titik api."

“Kami mampu mencatatkan nihil kebakaran lahan di setiap area perusahaan pada tahun lalu,” kata Malinton Purba dalam keterangannya usai kegiatan implementasi konsep green policing bersama Polres Pelalawan di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamis (23/4) kemarin.

Polres Pelalawan menggandeng perusahaan (Musim Mas) dan masyarakat dalam patroli terpadu sekaligus aksi penghijauan di wilayah operasional perusahaan untuk menekankan langkah preventif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.

Polres Pelalawan menggandeng perusahaan dan masyarakat dalam patroli terpadu sekaligus aksi penghijauan. 

Kegiatan itu menjadi implementasi nyata konsep green policing, yakni pendekatan kepolisian yang menekankan langkah preventif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.

Patroli dipimpin langsung Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara bersama Wakapolres, pejabat utama, dan para kapolsek jajaran.

Tim Masyarakat Peduli Api (MPA) perusahaan turut dilibatkan untuk memperkuat pengawasan lapangan.

Rombongan menyusuri sejumlah titik rawan kebakaran menggunakan sepeda motor guna memastikan kondisi area tetap aman dari potensi titik api.

Kapolres Pelalawan menegaskan patroli langsung di lapangan menjadi strategi efektif menjangkau wilayah yang sulit dilalui kendaraan besar.

“Patroli ini kita lakukan langsung di lapangan menggunakan kendaraan roda dua agar bisa menjangkau area-area rawan dan memastikan tidak ada potensi kebakaran,” ujar AKBP John Louis Letedara.

Keterlibatan sektor swasta juga dinilai penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim rawan karhutla.

Dari pihak perusahaan, kegiatan dihadiri General Manager PT Musim Mas Jerry dan Manager Humas PT Musim Mas Malinton Purba beserta jajaran.

Tetapi Malinton Purba kembali menyikapi ini menyebutkan, perusahaan apresiasi atas sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif karena memperkuat sinergi semua pihak dalam menjaga lingkungan,” kata Malinton Purba.

Selain patroli, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat langkah pencegahan karhutla jangka panjang.

Kolaborasi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat ini diharapkan menjadi model berkelanjutan dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pelalawan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Menurutnya, kebijakan zero burn dipertahankan untuk secara efektif menghilangkan semua potensi risiko kebakaran di seluruh area perusahaan dan diterapkan di seluruh rantai pasokan.

Selain itu, lanjutnya, telah dilakukan sosialisasi standar operation procedure (SOP) Fire Management System dan dilakukan monitoring secara berkala untuk implementasi sistem manajemen kebakaran.

Implementasi SOP di perusahaan, kata dia, untuk ikut divalidasi oleh pihak eksternal seperti TNI/Polri, BPBD, Dinas LKH, serta Manggala Agni untuk memastikan kesiapsiagaan tim, sarana prasarana, infrastruktur dan strategi antisipasi kebakaran yang telah memenuhi standar Permentan No. 5 Tahun 2018, serta dinyatakan siap dalam menghadapi musim kemarau.

Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan, tambahnya, memiliki peran vital dalam menjaga ekosistem, melestarikan keanekaragaman hayati, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Pencegahan dilakukan melalui identifikasi area rawan berdasarkan data historis hotspot dan aktivitas masyarakat, didukung oleh sistem peringatan dini,” ujar Malinton.

Ia menjelaskan, kesiapsiagaan mencakup pelatihan, simulasi, dan pembangunan infrastruktur seperti menara pantau serta sumber air.

Jadi Malinton memaparkan, deteksi dan pemadaman dini menjadi bagian dari respon cepat, sementara kemitraan dengan masyarakat dilakukan melalui kegiatan patroli bersama. (*)

Tags : pt musim mas, mm, lingkungan, mm siapkan langkah antisipasi munculnya titik api, mm milki ketetapan zero burning policy,