Pekanbaru   2026/04/16 9:33 WIB

Pemko Buat Layanan Terpadu dengan Integrasikan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis

Pemko Buat Layanan Terpadu dengan Integrasikan Bantuan Pangan dan Kesehatan Gratis

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menghadirkan terobosan layanan publik dengan mengintegrasikan penyaluran bantuan pangan dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam satu kegiatan terpadu yang langsung menyasar kebutuhan masyarakat.

"Layanan terpadu dengan menyalurkan bantuan pangan dan kesehatan gratis."

“Ini bukan sekadar pembagian sembako. Kita ingin masyarakat mendapatkan manfaat yang utuh. Kebutuhan pangan terpenuhi, kesehatan juga terpantau,” kata Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, amis (16/4).

Program ini menjadi bentuk dukungan terhadap agenda nasional Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Bertuah.

Agung Nugroho, menegaskan bahwa program tersebut dirancang agar bantuan pemerintah tidak berhenti pada pembagian sembako semata, tetapi juga memberikan manfaat langsung pada aspek kesehatan warga.

Pada tahap awal yang digelar di Lapangan Bukit Putera Senapelan, Rabu (15/4/2026), sebanyak 1.900 warga tercatat menerima bantuan pangan.

Sebelum menerima bantuan, seluruh penerima diwajibkan mengikuti pemeriksaan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Sepanjang tahun 2026, jumlah penerima bantuan pangan di Pekanbaru mencapai 63.243 orang, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya 18.986 penerima.

Penyaluran dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung pada April 2026.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Perum Bulog, Dinas Kesehatan, serta Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru.

Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar di Kecamatan Rumbai dengan target sekitar 8.000 penerima manfaat.

Seluruh penerima tetap diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum menerima bantuan.

Selain bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng senilai sekitar Rp400 ribu per paket, masyarakat juga mendapatkan konsumsi berupa nasi kotak dan makanan ringan.

Kegiatan berlangsung hangat dan disambut antusias warga, yang juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan Wali Kota.

Salah seorang penerima bantuan, Ibu Yuni, mengaku program ini sangat membantu. Ia menilai, layanan terpadu tersebut memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

“Saya senang sekali, biasanya hanya dapat sembako. Sekarang bisa sekalian cek kesehatan gratis, jadi tahu kondisi tubuh juga,” ujarnya.

Momentum kegiatan juga dimanfaatkan Pemko untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, mulai dari persoalan bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga kebutuhan lingkungan permukiman.

Program terpadu ini turut mendapat apresiasi dari unsur Forkopimda Kota Pekanbaru karena dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam menghadirkan layanan publik yang efisien, terintegrasi, dan tepat sasaran.

“Ketika masyarakat datang menerima bantuan, mereka juga mendapatkan layanan kesehatan dan ruang untuk menyampaikan aspirasi. Inilah pelayanan yang hadir dengan hati,” tutup Agung. (rp.ind/*)

Tags : layanan terpadu, pemko buat layanan terpadu, pekanbaru, layanan terpadu dengan bantuan pangan dan kesehatan gratis,