PEKANBARU, RIAUPAGI.COM – Pemprov Riau terus memperkuat ekosistem investasi dengan menghubungkan pelaku usaha ke sektor perbankan daerah.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), empat perusahaan dari berbagai sektor kini telah membuka rekening di Bank Riau Kepri (BRK) Syariah sebagai langkah awal memperoleh akses pembiayaan usaha.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah agar investasi yang masuk ke Riau tidak hanya tercatat dalam nilai realisasi investasi, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih besar melalui transaksi keuangan di daerah.
Kepala DPMPTSP Riau, Vera Angelika OK mengatakan, perusahaan yang difasilitasi berasal dari sektor kesehatan, industri, perkebunan, hingga konstruksi dan jasa migas.
"Empat perusahaan tersebut sudah membuka rekening di BRK Syariah, yaitu PT Syifa Utama, PT Kunango Jantan atau koperasi, PT Mustika Agung Group dan PT Vadhana Internasional," ujar Vera, Jumat (14/8).
Keempat perusahaan yang telah memanfaatkan fasilitasi tersebut meliputi PT Syifa Utama yang mengelola RS Ibnu Sina dan PT Kunango Jantan melalui divisi koperasi pada sektor tiang pancang beton.
Kemudian, PT Mustika Agung Group di bidang perkebunan kelapa sawit, serta PT Vadhana Internasional yang bergerak pada sektor konstruksi dan jasa migas.
Menurut Vera, nilai fasilitasi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Untuk sektor kesehatan, pembiayaan yang difasilitasi bagi RS Ibnu Sina memiliki nilai strategis mencapai Rp12 miliar.
Sementara itu, PT Kunango Jantan memperoleh fasilitasi layanan payroll senilai Rp25 juta. PT Mustika Agung Group membuka rekening awal dengan nilai Rp4,8 juta yang selanjutnya akan dilanjutkan ke proses pengajuan pembiayaan usaha setelah verifikasi dokumen oleh BRK Syariah.
Adapun PT Vadhana Internasional juga telah membuka rekening awal senilai Rp500 ribu dan kini memasuki tahap verifikasi administrasi sebelum mengajukan pinjaman usaha.
Vera menjelaskan, pembukaan rekening di BRK Syariah merupakan tahapan awal agar aktivitas bisnis perusahaan dapat terintegrasi dengan layanan perbankan daerah, termasuk dalam proses pembiayaan sesuai kebutuhan usaha.
DPMPTSP berharap semakin banyak investor maupun perusahaan yang beroperasi di Riau memanfaatkan layanan perbankan daerah sehingga dampak investasi tidak hanya dirasakan dari sisi pembangunan usaha, tetapi juga meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.
"Semoga kesadaran perusahaan untuk membuka rekening di BRK Syariah semakin meningkat sesuai harapan Pak Gubernur," kata Vera.
Ia menambahkan, semakin banyak pelaku usaha yang menggunakan layanan perbankan daerah, semakin besar pula peluang terciptanya perputaran dana, pembiayaan usaha, dan multiplier effect bagi perekonomian Provinsi Riau.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemprov Riau dalam memperkuat keterkaitan antara investasi, pembiayaan, dunia usaha, serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*)
Tags : investasi, ekosisitim investasi, riau, pelaku usaha, brk syariah, bank riau kepri syariah, perkuat ekosistem investasi, pelaku usaha gunakan brk syariah,