Kuliner   2026/01/14 14:46 WIB

Sate Kambing Makanan Favorit Terbaik Dunia

Sate Kambing Makanan Favorit Terbaik Dunia

SATE KAMBING, makanan favorit banyak orang ini ternyata masuk peringkat keempat sebagai makanan terbaik dunia versi TasteAtlas.

Ya, TasteAtlas, sebuah platform pemeringkat kuliner dunia berbasis rating pengguna yang menghimpun data ribuan makanan dari berbagai negara, telah merilis daftar 100 makanan terenak dunia pada 5 Desember 2025 lalu.

Hasilnya, tiga makanan asal Indonesia masuk dalam daftar 100 besar, yaitu sate kambing di urutan keempat, soto Betawi di posisi ke-29, dan sate Padang di urutan 42.

Lalu, siapa yang berada di posisi teratas? Simak daftar makanan terbaik di dunia versi TasteAtlas berikut ini!

Vori-vori berada di urutan pertama Nomor satu makanan terbaik di dunia versi TasteAtlas diraih oleh Vori-vori, makanan berkuah kental asal Paraguay.

Disebut juga dengan bori-bori, makanan sup bola daging ayam atau sapi yang berisi sayuran, rempah, dan keju ini telah menjadi makanan lezat di Paraguay sejak abad ke-18 dan 19.

Pizza Napoletana nomor dua makanan terbaik di dunia

Makanan khas Italia, pizza Napoletana berada di urutan kedua sebagai makanan terenak di dunia versi TasteAtlas dengan ratting 4,58.

Hidangan khas Napoli ini memiliki adaonan yang sangat tipis di bagian dasar namun tetap mengembang di bagian samping, sehingga menggasilkan bintik hangus yang khas namun tetap lezat.

Sate kambing ada di peringkat keempat

Makanan asli Indonesia, sate kambing, berada di peringkat keempat dengan ratting 4,52 sebagai makanan terlezat di dunia versi TasteAtlas.

Seperti namanya, sate ini berbahan dasar daging kambing yang diiris dadu, lalu dimarinasi kecap manis, lengkuas, bawang merah, bawang putih, dan sedikit perasan nanas.

TasteAtlas merekomendasikan sejumlah tempat makan sate kambing yang menjadi favorit, seperti Sate & Gule Kambing Gereja Blenduk, Semarang, Warung Sate Tegal H Casmadi, Jakarta Selatan, Sate Kambing Jaya Agung, Jakarta Pusat, serta Sate Kambing Bang Elyas, Malang.

Daftar 30 makanan terenak di dunia Berikut daftar 30 makanan terenak di dunia versi TasteAtlas: Vori-vori, Paraguay Pizza Napoletana, Italia Tajarin al tartufo bianco d’Alba, Italia Sate kambing, Indonesia Ca? kebabi, Turki Kontosouvli, Yunani Arroz tapado, Peru Komplet lepinja, Serbia Quesabirria, Meksiko Pappardelle al cinghiale, Italia Central Texas-Style Babecue, Amerika Serikat Bath kulu badhu, Sri Lanka Seco de cabrito, Peru Beyran çorbasi, Turki Picanha, Brazil Siu mei, China Amritsari kulcha, India Bistecca alla Fiorentina, Italia Pollo a la brassa, Peru Empanadas Tucumanas, Argentina Leitão da bairrada, Portugal Yokohama-Style Ramen, Jepang Cochinita pibil, Meksiko Marguro nigiri sushi, Jepang Païdakia, Yunani Beyti kebab, Turki Tibs, Ethiopia Codero al palo, Chili Soto Betawi, Indonesia Phanaeng Curry, Thailand Itulah daftar 30 makanan terbaik di dunia versi TasteAtlas.

Sate kambing berada di urutan keempat, bahkan mampu mengalahkan makanan populer dari berbagai belahan dunia seperti ramen, sushi, hingga kebab.

Berdasarkan riset terbaru Universitas Harvard yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Mental Health, Indonesia menempati peringkat teratas sebagai negara dengan tingkat kesejahteraan menyeluruh (flourishing) tertinggi di dunia.

Riset bertajuk Global Flourishing Study tersebut mengkaji lebih dari 203.000 responden di 22 negara, dengan sejumlah indikator penilaian mulai dari kesehatan, kebahagiaan, dan makna hidup, hingga karakter, relasi sosial, ketahanan finansial, serta aspek spiritualitas.

Hasilnya, orang-orang yang tinggal di Indonesia adalah yang paling berkembang, diikuti oleh Israel, Filipina, dan Meksiko.

Sebaliknya, Amerika Serikat menduduki peringkat ke-12 dalam daftar, sementara Inggris menduduki peringkat ke-20 dari 22 negara.

Menurut para peneliti, temuan ini menyoroti pepatah lama bahwa uang bukanlah segalanya. Peneliti menjelaskan bahwa kesejahteraan bukan hanya soal kekayaan atau kesehatan fisik semata.

"Berkembang itu multidimensi, dan berbagai negara berkembang dengan cara yang berbeda," tulis tim peneliti dalam studi mereka, dikutip dari Daily Mail, Minggu (11/1/2026).

"Banyak negara maju memang mencatat skor tinggi dalam hal keamanan finansial, namun justru rendah dalam aspek makna hidup, hubungan sosial, dan karakter pro-sosial," sambungnya.

Para peserta disurvei dalam tujuh variabel, serta data demografis seperti usia, jenis kelamin, status pernikahan dan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, agama, dan riwayat pribadi.

Hasilnya menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat teratas, dengan skor perkembangan sebesar 8,3. Diikuti oleh Israel (7,87), Filipina (7,71), Meksiko (7,64), dan Polandia (7,55).

Meskipun Indonesia bukanlah negara terkaya, Indonesia menempati peringkat tinggi dalam ukuran hubungan dan karakter pro-sosial, yang mendorong hubungan sosial dan komunitas.

Di sisi lain, Jepang ditemukan sebagai negara yang masyarakatnya paling tidak berkembang, dengan skor 5,89. Diikuti oleh Turki (6,32), Inggris (6,79), India (6,87) dan Spanyol (6,9).

Jepang yang notabene lebih kaya dan orang-orangnya hidup lebih lama, namun responden di sana paling kecil kemungkinannya untuk menjawab 'ya' untuk pertanyaan yang menanyakan apakah mereka memiliki teman dekat.

Indonesia dinilai unggul dalam aspek hubungan sosial dan karakter pro-sosial, dua faktor penting yang menciptakan keterhubungan dan komunitas yang kuat.

Temuan ini menunjukkan bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan tidak melulu ditentukan oleh faktor ekonomi semata.

Peneliti juga menemukan bahwa tingkat kesejahteraan cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

Temuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa negara dengan penghasilan rendah hingga menengah, seperti Indonesia, justru bisa menunjukkan performa tinggi dalam indikator kesejahteraan menyeluruh. (*)

Tags : kesejahteraan, kebahagiaan, indonesia, harvard, global flourishing study, hubungan sosial, karakter pro-sosial, kesehatan mental, peringkat negara, faktor ekonomi ,