PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru mengusulkan penyediaan lahan seluas sekitar 20 hektare untuk pembangunan kawasan pendidikan terpadu bertajuk Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
"Sekolah terintegrasi akan dibangun diatas lahan 20 hektar."
“Kami menindaklanjuti arahan Kemendikdasmen terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Daerah yang memiliki lahan sekitar 20 hektare dapat mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, Selasa (5/5).
Usulan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait program prioritas nasional.
Syafrian Tommy, mengatakan pemerintah daerah merespons cepat kebijakan tersebut dengan menyiapkan lahan yang memenuhi kriteria.
Ia menjelaskan, lokasi yang diusulkan berada di kawasan Jalan Palembang, Kecamatan Kulim.
Lahan tersebut dinilai strategis dan memiliki potensi besar untuk pengembangan kawasan pendidikan.
Menurutnya, lahan tersebut sebelumnya direncanakan untuk pembangunan terminal bongkar muat atau terminal kargo. Namun, pemerintah kota memutuskan mengalihkan rencana tersebut untuk mendukung pengembangan sektor pendidikan.
“Pertimbangan utama adalah dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.
Konsep Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang dengan menggabungkan tiga jenjang pendidikan, yaitu sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas dalam satu kawasan.
Selain itu, kawasan tersebut akan dilengkapi fasilitas penunjang yang memadai serta didukung tenaga pendidik berkualitas guna meningkatkan mutu pendidikan.
Syafrian Tommy menyatakan optimisme bahwa program ini akan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Pekanbaru.
“Dengan konsep terintegrasi, fasilitas yang baik, serta dukungan tenaga pendidik berkualitas, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap dapat memperluas akses pendidikan sekaligus menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif dan terintegrasi di daerah. (rp.sul/*)
Tags : pendidikan, pekanbaru, kemendikdasmen, sekolah nasional terintegrasi, disdik, syafrian tommy,