News   2026/10/06 11:7 WIB

Sudah Ratusan Kali Pemprov Gelar Operasi Pasar di Sejumlah Lokasi, 'Baru Bisa Kendalikan Harga Cabai'

Sudah Ratusan Kali Pemprov Gelar Operasi Pasar di Sejumlah Lokasi, 'Baru Bisa Kendalikan Harga Cabai'

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali turun tangan menjaga daya beli masyarakat dengan menggelar pasar murah di lima wilayah Kota Pekanbaru sepanjang pekan ini.

Program yang berlangsung 5-9 Oktober 2026 tersebut bukan sekadar kegiatan penjualan bahan pangan murah.

Operasi pasar ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menahan tekanan harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan perdana digelar Senin (5/10/2026) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.

Pasar murah tersebut sekaligus menjadi operasi pasar ke-188 yang dilaksanakan Pemprov Riau sepanjang 2026.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti mengatakan, frekuensi pelaksanaan pasar murah menunjukkan pemerintah terus melakukan intervensi terhadap akses pangan masyarakat.

“Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-188 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat,” kata Tetty.

Menurut dia, lima kegiatan pasar murah pekan ini seluruhnya dipusatkan di wilayah Pekanbaru dengan lokasi yang berpindah setiap hari.

Pola tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap komoditas pangan dengan harga yang telah ditetapkan.

“Pasar murah pekan ini kita gelar sebanyak lima kali dan seluruhnya berada di Kota Pekanbaru. Untuk hari ini digelar di halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya,” ujarnya.

Setelah Tangkerang Labuai, operasi pasar berlanjut ke Kecamatan Marpoyan Damai pada Selasa 6 Oktober 2026.

Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat.

Berikutnya, pada Rabu 7 Oktober 2026, masyarakat dapat mendatangi halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

Pasar murah kemudian bergerak ke Kecamatan Kulim pada Kamis 8 Oktober 2026, dengan lokasi kegiatan di halaman Kantor Camat Kulim.

Rangkaian operasi pasar ditutup Jumat 9 Oktober 2026 di halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Seluruh kegiatan dijadwalkan mulai pukul 08.30 WIB.

Pemprov Riau bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan BUMD PT Riau Pangan Bertuah menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dalam operasi pasar tersebut.

Beberapa komoditas yang tersedia antara lain, beras SPHP 5 kilogram Rp60 ribu, beras Anak Daro dan Sokan 10 kilogram Rp169 ribu dan beras Anak Daro dan Sokan 5 kilogram Rp84.500.

Kemudian, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, minyakita Rp15.500 per kemasan, telur ayam Rp49 ribu per papan, garam krista Rp2.000 per 200 gram dan garam nusantara Rp2.000 per 250 gram.

Kehadiran beras, gula, minyak goreng, telur hingga garam menjadi penting karena komoditas tersebut merupakan kebutuhan rumah tangga yang relatif rutin dibeli masyarakat.

Namun, efektivitas pasar murah pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh murahnya harga.

Ketersediaan stok, pemerataan lokasi, jumlah komoditas yang dapat dibeli masyarakat serta kemampuan kegiatan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan juga menjadi faktor penting dalam mengukur dampaknya terhadap daya beli.

Pemprov Riau menggelar kegiatan ini melalui TPID Provinsi Riau bersama PT Riau Pangan Bertuah sebagai salah satu instrumen menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga.

Tetty meminta masyarakat yang datang mengikuti pasar murah untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Pasar murah akan dimulai pada pukul 08.30 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” tukasnya.

Kendalikan harga cabai

Kabar baik bagi masyarakat Pekanbaru. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggencarkan operasi pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah cabai merah. Dalam operasi pasar murah kali ini, cabai merah dijual dengan harga Rp65.000 per kilogram.

Program tersebut dilaksanakan melalui BUMD PT Riau Pangan Bertuah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Masyarakat juga dapat memperoleh komoditas pangan melalui sejumlah Kios Pangan Topan yang tersebar di beberapa lokasi.

Di antaranya Kios Pangan Topan Pasar 50 di Jalan Sultan Syarif Qasim, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh.

Kemudian Kios Pangan Topan Pasar Dupa di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, serta Kios Pangan Topan Pasar Ulul Albab di Jalan Raya Pasir Putih, Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Harga cabai merah yang ditawarkan sebesar Rp65.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasaran sebagaimana disampaikan dalam informasi kegiatan.

Direktur Utama PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, MSi, mengatakan operasi pasar murah tersebut merupakan kegiatan ke-188 yang digelar sepanjang 2026.

"Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat," kata Ade, Senin (5/10/2026).

Tak hanya cabai merah, Pemprov Riau juga menggelar operasi pasar murah bahan pokok di lima lokasi di Kota Pekanbaru mulai Senin (5/10/2026) hingga Jumat.

Pada hari pertama, pasar murah dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.

Selanjutnya, kegiatan digelar di Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, pada Selasa. Pada Rabu, pasar murah berpindah ke Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

Kemudian pada Kamis, kegiatan berlangsung di Kantor Camat Kulim. Rangkaian pasar murah ditutup di Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, pada Jumat.

Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang relatif terjangkau. Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Sementara itu, beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp84.500 per 5 kilogram. Telur ayam juga tersedia dengan harga Rp49.000 per papan.

Seluruh kegiatan pasar murah dijadwalkan mulai pukul 08.30 WIB. Masyarakat diimbau datang sesuai jadwal serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

"Pasar murah akan dimulai pada pukul 08.30 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," ungkapnya.

Melalui rangkaian operasi pasar murah tersebut, Pemprov Riau berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Program ini juga diharapkan membantu menekan gejolak harga pangan di Pekanbaru dan wilayah sekitarnya. (*)

Tags : operasi pasar, pasarmurah, pemprov gelar pasar murah, riau, operasi pasar di riau, News,