PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru menunjukkan kondisi yang membaik di tengah ancaman kabut asap yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau.
Berdasarkan pantauan Halloriau.com pada Minggu (25/10/2026) pukul 14.00 WIB, konsentrasi partikel halus PM2.5 di Pekanbaru tercatat sebesar 11,9 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Meski kualitas udara membaik, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi udara kabur akibat asap yang masih diprakirakan terjadi pada waktu tertentu.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira, mengatakan peluang hujan diprakirakan menjangkau sebagian besar wilayah Riau mulai siang hingga sore hari.
Sementara pada malam hari, hujan ringan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.
"Peluang hujan masih berlanjut hingga dini hari, terutama di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. BMKG juga memperkirakan kondisi udara kabur akibat asap masih berpotensi terjadi pada beberapa waktu sepanjang hari," katanya.
Potensi hujan tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi lingkungan di sejumlah wilayah.
Namun, masyarakat tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca dan kualitas udara, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
BMKG Stasiun Pekanbaru juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Provinsi Riau.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Anggun, mengatakan potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Kampar, Kuantan Singingi, serta Kota Pekanbaru.
Hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada pagi, siang, sore, hingga malam hari.
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pada pagi hari, cuaca di Riau berpotensi mengalami kekaburan udara akibat asap (smoke) dengan kondisi berawan.
Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, dan Pelalawan.
Memasuki siang hari, potensi kekaburan udara akibat asap masih diprakirakan terjadi dengan kondisi berawan.
Hujan ringan hingga sedang berpeluang mengguyur sebagian wilayah Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, dan Bengkalis.
Sementara itu, pada sore hingga malam hari, cuaca di Riau berpotensi mengalami kekaburan udara akibat asap disertai hujan denffgan intensitas sedang. Hujan ringan hingga sedang juga diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Riau.
Pada dini hari, kondisi cuaca diprakirakan kembali berawan dengan potensi kekaburan udara akibat asap. Hujan ringan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir.
BMKG juga mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 55–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–20 kilometer per jam.
Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara.
Warga juga perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca. (rp.elf/*)
Tags : hujan lebat, udara membaik, pekanbaru, hujan lebat dan angin kencang,