Headline Riau   2022/01/06 17:36 WIB

Dewan Minta Vaksin Kedaluwarsa Dimusnahkan

Dewan Minta Vaksin Kedaluwarsa Dimusnahkan

Vaksin kadaluarsa beredar di daerah yang dikhawatirkan menambah penyakit baru.

PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto menyayangkan belasan ribu vaksin Covid-19 di enam kabupaten di Riau kedaluwarsa.

"Vaksin kedaluwarsa berjenis AstraZeneca dan Moderna."

"Kita tidak mengerti penyebab kedaluwarsanya. Mungkin lama penyimpanan atau karena pendistribusian dari pusat, sehingga lama sampai di Riau," ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/1).

" Diskes harus memastikan vaksin kedaluwarsa."

"Jangan sampai tujuan kita ingin mewujudkan kekebalan dan tetap sehat malah menciptakan penyakit baru. Jadi musnahkan itu, khawatir nanti ada human error yang akhirnya tersuntikkan dan menimbulkan mudarat," katanya.

Ada jenis Astrazeneca dan Moderna kedaluwarsa sebanyak 12.514 vaksin. Batas waktu kadaluwarsa vaksin per 31 Desember 2021. Vaksin kedaluwarsa tersebar di enam kabupaten yakni Kabupaten Kampar, Indragiri Hilir, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Indragiri Hulu.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi (Diskes) Riau, Masrul Kasmy menanggapi adanya vaksin kadaluarsa menyatakan akan memusnahkan vaksin ltu.

"Kita akan mendahulukan penyuntikan vaksin yang sudah mendekati tanggal masa berlaku dan menciptakan pola baru dalam penyuntikannya," kata Masrul Kasmy.

Sedangkan Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru memastikan tidak ada vaksin Covid-19 yang kadaluarsa.

"Untuk di Pekanbaru Vaksin yang disuntikkan masih dalam masa edar," kata Kadiskes Pekanbaru, Zaini Rizaldy.

"Memang ada sejumlah vaksin yang masa kadaluwarsanya di bulan Maret nanti, namun itu tinggal sedikit. Kita gesa penggunaannya. Ada jenis pfizer dan moderna sekitar 2000 dosis," ujar Zaini.

Menurutnya, vaksin yang ada di Pekanbaru adalah vaksin relokasi dari daerah lain. Vaksin tersebut digeser dari kabupaten/kota lain yang belum terpakai dan dialihkan untuk Pekanbaru.

"Kita yakin sebelum Maret sudah terpakai," ujarnya.

"Pekanbaru masih memiliki sekitar 39.000 dosis vaksin, yang terdiri dari jenis Coronavac, Moderna dan Pfizer."

Pihaknya melalui tim vaksinasi bakal gencar dalam pemberian vaksin.

Melalui 21 Puskesmas yang ada di Pekanbaru, Diskes menargetkan pemberian 5.000 vaksin setiap hari kepada masyarakat. Diskes tidak berhenti melakukan vaksinasi meskipun target sudah tercapai.

"Jadi kita tidak melakukan vaksin hanya sesuai target. Kita ingin semua warga bisa mendapatkan vaksin minimal dua dosis," sebutnya. (*)

Tags : Vaksin Kedaluwarsa, Riau, Dewan Minta Vaksin Kadaluarsa Dimusnahkan,