PEKANBARU - Ustadz Drs H. Zubir M.Pd, memberikan apresiasi kepada masyarakat yang begitu antusias berkurban dalam menyambut hari raya Iduladha 1447 Hijriyah.
"Masyarakat menyisihkan sebagian hartanya, untuk ikut berkurban (hewan). Dan terus meningkat dari tahun - tahun sebelumnya," kata Zubir, mantan Ketua Rukun Warga (RW) 03, Kelurahan Sidomulio Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru Sabtu.
"Alhamdulillah, banyak masyarakat kita yang tergerak untuk ikut berkurban, ini luar biasa. Contohnya di Masjid At Taubah ini, ada sekitar 13 hewan yang akan dipotong," sambungnya.
Jumlah hewan yang dikurbankan kali ini, kata Zubir terlihat meningkat.
Terbanyak diterima oleh Masjid Istiqlal yang tahun lalu (2025) sebanyak 13 ekor sapi, sedangkan Masjid Darul Amal 6 ekor sapi.
"InsyaAllah panitia akan menyalurkan kepada masyarakat yang berhak," ucap zubir yang turut menyumbang sapi di dua masjid tersebut.
Selain bisa mendapat keberkahan hidup di dunia bagi masyarakat yang berkurban. Dengan adanya kurban diharapkan bisa menghapus segala dosa serta tingkah laku yang kurang baik dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT).
"Ini (berkurban) juga membawa kita untuk lebih memaknai, kita sebagai sesama umat manusia agar lebih peduli kepada sesama dan InsyaAllah apa yang bapak-ibu korbankan hari ini, mendapatkan pahala dari Allah SWT, " pungkasnya.
Menurutnya, berkurban, ibadah menyembelih hewan ternak pada hari raya Idul Adha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS, dan berbagi kepada sesama. Hukumnya adalah sunnah muakkadah (sangat dianjurkan) bagi yang mampu.
Berkurban, kata Zubir, untuk mewujudkan ketakwaan, keikhlasan, serta pengorbanan ego dan harta untuk mencapai rida Allah. Sedangkan makna sosialnya, berbagi kebahagiaan dengan membagikan daging kurban kepada fakir miskin dan kerabat. (*)
Tags : kurban, masyarakat berkurban sapi, idul adha, masyarakat antusias berkurban di idul adha, News Kota,