LINGKUNGAN - Dalam rangka memperingati Hari Air, Bumi, Dan Keanekaragaman Hayati. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura bersama Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) dan stakeholders lainnya melakukan penanaman bersama, sebanyak 250 plances bibit pohon mangrove di area pesisir Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan Minggu, (03/05).
Administratur Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana mengatakan, bahwa kami sangat mendukung dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian KPMM yang menginisiasi dan mengedukasi masyarakat dengan melalukan penanaman Mangrove.
Manfaat mangrove sangat banyak antara lain, menjaga pantai supaya tidak terjadi erosi (abrasi), menjadi katalis tanah dan air laut, habitat perikanan, memberi dampak ekonomi dalam arti luas sumber pakan ternak, menjaga kualitas air dan udara,” ungkap Bima.
“Hal semacam ini, perlu adanya sinergitas semua steakholder agar bisa terealisasi dengan baik sehingga pantai kita akan lebih baik. Selagi ada kesempatan ayo kita menanam pohon untuk menuju esok yang lebih baik. Kita bergandeng tangan, rapatkan barisan, kukuhkan sinergitas kebersamaan dalam menjaga dan melestarikan Ekosistemnya Mangrove. Selain itu kegiatan positif ini juga dapat menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua KPMM Endang Tri Wahyurini mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak khususnya dari jajaran Perhutani yang selalu menjadi partner kami di setiap aksi dan telah ikut mendukung suksesnya aksi penanaman bersama ini, kegiatan ini mengusung tema “Peluk Pesisir” Tanam Mangrove Beri Nafas Bumi.
Semoga apa yang telah dilakukan hari ini dapat menjadi manfaat besar ke-depannya guna menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” tutupnya. (rilis)
Tags : hari bumi, peringatan hari bumi, perhutani dan KPMM peringati hari bumi, tanam mangrove di pesisir desa,