Artikel   2026/05/09 11:20 WIB

Rasa Malas Sering Dialami Siapa Saja, Ini Cara Sederhana yang Efektif untuk Tanganinya

Rasa Malas Sering Dialami Siapa Saja, Ini Cara Sederhana yang Efektif untuk Tanganinya
Cari lingkungan baru

RASA MALAS hal yang sering dialami siapa saja, baik saat bekerja, belajar, maupun menjalani aktivitas sehari-hari. Banyak orang mengira malas muncul karena kurang motivasi, padahal sering kali penyebabnya lebih kompleks. Mulai dari kelelahan, tugas yang terasa terlalu berat, atau lingkungan yang tidak mendukung.

Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa menghambat produktivitas dan membuat pekerjaan semakin menumpuk. Kabar baiknya, rasa malas bukan sesuatu yang tidak bisa diatasi. Dengan trik yang tepat dan langkah sederhana di bawah ini, kamu bisa mulai mengendalikan kebiasaan ini dan kembali menjadi lebih fokus serta produktif. Yuk, simak!

1, Mulai dari Hal Kecil

Rasa malas sering muncul bukan karena kamu tidak bisa, tapi karena tugasnya terasa terlalu besar dan berat. Saat kamu membayangkan harus mengerjakan sesuatu yang panjang atau lama, otak langsung merasa terbebani dan memilih untuk menunda.

Cara mengatasinya adalah dengan mulai dari hal yang sangat kecil. Misalnya, cukup buka laptop, tulis satu kalimat, atau baca satu halaman saja. Hal kecil ini membuat tugas terasa lebih ringan dan tidak menakutkan.

Walaupun terlihat sepele, langkah kecil ini penting karena membantu kamu, setelah kamu mulai, biasanya kamu akan lebih mudah lanjut tanpa dipaksa. Jadi, daripada menunggu semangat besar yang belum tentu datang, lebih baik mulai dari langkah kecil dan lakukan secara konsisten.

2. Gunakan Aturan 5 Menit

Kalau kamu merasa malas, coba pakai cara sederhana ini, lakukan tugas itu hanya selama 5 menit saja. Jangan pikir harus lama atau harus selesai, cukup mulai sebentar.

Kenapa ini efektif? Karena otak jadi tidak merasa terbebani. Lima menit itu terasa ringan, jadi kamu lebih mudah untuk mulai. Menariknya, setelah 5 menit, biasanya kamu malah ingin lanjut.

Hal ini menciptakan rasa "terlanjur mulai" dan jadi lebih fokus. Jadi intinya, kamu nggak perlu langsung produktif lama-lama. Mulai aja dulu 5 menit, nanti biasanya akan lanjut dengan sendirinya.

3. Membagi Tugas Jadi Bagian Kecil

Tugas besar sering terasa berat karena kita tidak tahu harus mulai dari mana. Akhirnya, kita jadi bingung dan memilih menunda.

Solusinya adalah membagi tugas menjadi bagian kecil yang jelas. Misalnya, daripada berpikir “kerjakan skripsi”, ubah jadi beberapa bagian, mulai dari cari referensi, buat outline, lalu tulis satu paragraf.

Dengan cara ini, tugas jadi terasa lebih ringan dan mudah dikerjakan. Setiap langkah kecil yang selesai juga bikin kamu merasa ada kemajuan, sehingga lebih semangat untuk lanjut. Selain itu, kamu juga jadi tidak terlalu stres, karena tugas besar tadi sekarang terlihat seperti kumpulan langkah kecil yang bisa diselesaikan satu per satu.

4. Hilangkan Distraksi

Rasa malas sering muncul bukan karena kamu tidak niat, tapi karena terlalu banyak gangguan. Misalnya, HP, media sosial, notifikasi, atau meja yang berantakan. Semua itu bikin kamu sulit fokus. Saat fokus terganggu terus, otak jadi susah masuk ke mode kerja. Akhirnya, kamu lebih memilih menunda atau melakukan hal lain.

Solusinya, coba kurangi gangguan di sekitar kamu. Misalnya, matikan notifikasi Jauhkan HP saat bekerja, hingga Rapikan meja atau tempat kerja. Lingkungan yang rapi dan tenang bikin kamu lebih mudah fokus. Saat distraksi berkurang, kamu juga akan merasa lebih ringan untuk mulai bekerja dan rasa malas pun ikut berkurang.

5. Bangun Rutinitas, Jangan Tunggu Mood

Sering kali kita malas karena menunggu mood datang dulu. Padahal, mood itu tidak selalu ada dan sulit dikontrol. Kalau terus menunggu, pekerjaan malah jadi tertunda. Lebih baik kamu membuat rutinitas. Misalnya, belajar atau bekerja di jam yang sama setiap hari. Dengan begitu, otak akan terbiasa dan menganggap itu sebagai kebiasaan.

Kalau sudah jadi kebiasaan, kamu tidak perlu lagi berpikir atau menunggu semangat untuk mulai. Kamu akan melakukannya secara otomatis. Rutinitas juga membantu mengurangi rasa berat, karena kamu sudah tahu kapan harus mulai. Lama-kelamaan, hal yang awalnya terasa sulit akan jadi lebih ringan. 

6. Cari Lingkungan Baru

Terkadang rasa malas bukan datang dari diri kamu, tetapi dari lingkungan yang membuat kamu tidak nyaman atau sulit fokus. Ruangan yang itu-itu saja, suasana yang membosankan, atau meja kerja yang berantakan bisa menurunkan semangat.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba mencari lingkungan baru. Misalnya, pindah bekerja ke kafe, perpustakaan, atau sekadar mengganti posisi meja di rumah.

Kamu juga bisa merapikan atau menata ulang tempat kerja agar terasa lebih segar. Perubahan suasana ini bisa memberikan “energi baru” dan membantu otak merasa seperti memulai dari awal. Saat otak merasa segar, kamu akan lebih mudah fokus dan rasa malas pun berkurang.

7. Mendengarkan Musik

Kadang otak membutuhkan suasana tertentu agar bisa fokus dengan lebih baik. Salah satu cara sederhana adalah dengan menggunakan musik atau suara latar.

Musik instrumental atau suara seperti hujan (white noise) bisa membantu menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman. Suara ini membantu mengurangi gangguan dari luar dan membuat pikiran lebih mudah masuk ke mode kerja.Selain itu, musik juga bisa meningkatkan mood sehingga kamu merasa lebih semangat saat mengerjakan tugas. Dengan bantuan suara yang tepat, kamu bisa lebih cepat fokus dan mengurangi rasa malas.

Tags : cara mengatasi rasa malas, trik mengalahkan malas, tips produktif, rasa malas, karier, tips karier,