Artikel   2026/05/08 10:56 WIB

Ir Mangasa Panjaitan M.Si: Pergerakan Sektor Infrastruktur di Riau Belakangan Ini Cukup Pesat

 Ir Mangasa Panjaitan M.Si: Pergerakan Sektor Infrastruktur di Riau Belakangan Ini Cukup Pesat
Ir Mangasa Panjaitan M.Si, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Batak Riau (IBKR)

PERGERAKAN sektor infrastruktur umumnya di Provinsi Riau belakangan ini cukup pesat, salah satunya adalah pembangunan jalan tol.

"Tol (Tax on Location) berarti setiap kendaraan yang melintasi adalah objek pajak yang harus membayar pajaknya melalui tarif tol yang sudah ditetapkan," kata Ir Mangasa Panjaitan M.Si, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Kluarga Batak Riau (IBKR).

"Beberapa ruas tol di Riau ditetapkan tarifnya per tahun yang menjadi salah satu tersibuk."

Mangasa Panjaitan lantas memberikan gambaran manfaat jalan tol untuk masyarakat.

Tujuan maupun manfaat pembangunan jalan tol sudah dijelaskan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yaitu: 

  • Memperlancar lalu lintas di daerah yang telah berkembang.
  • Meningkatkan pelayanan distribusi barang dan jasa guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
  • Meningkatkan pemerataan hasil pembangunan dan keadilan.
  • Meringankan beban dana pemerintah melalui partisipasi pengguna jalan.

Manfaat jalan tol tentu membantu mengembangkan wilayah dan peningkatan ekonomi di sebuah daerah, meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas masyarakat maupun barang, menghemat Biaya Operasi Kendaraan (BOK), menghemat waktu perjalanan.

"Badan usaha mendapatkan pengembalian investasi melalui pendapatan tol berdasarkan penetapan tarif tol."

"Adanya jalan tol akan berdampak positif baik penyedia jasa maupun masyarakat dalam hal perekonomian," jelas Mangasa Panjaitan.

Secara garis besar, menurutnya, pembangunan jalan tol akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa.

"Ini lah yang menjadi terpenting dalam hal menumbuhkan perekonomian masyarakat," tambahnya.

Sedangkan tarif tol yang dibayar, menurutnya, setiap melintasi jalan tol juga ada yang dialokasikan kembali ke jalan tolnya itu sendiri guna membangun fasilitas yang memadai serta perawatan jalan.

Tetapi pembangunan jalan tol, sebut Mangasa Panjaitan menambahkan, juga merugikan beberapa pihak masyarakat, khususnya petani yang lahannya diambil untuk pembangunan. Pendapatan mereka menurun akibat tidak adanya lahan untuk dimanfaatkan.

Tags : jalan tol, pembangunan jalan tol, infrastruktur, sektor infrastruktur, tol di riau, pembangunan jalan tol cukup pesat,