Siak   2020/03/21 11:50 WIB

Perusahaan IKPP Buat Langkah Antisipasi Penularan Virus Corona

Perusahaan IKPP Buat Langkah Antisipasi Penularan Virus Corona

Perusahaan memperketat pemeriksaan seluruh pintu masuk, mempersiapkan segala peralatan pencegahan agar terbebas dari masuknya Covid-19

class=wp-image-21257
Armadi SE, Humas PT IKPP

Jauh sebelum adanya himbauan Gubernur Riau, Manajemen PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang Kabupaten Siak sudah memberlakukan bagi karyawan tidak keluar dari wilayah kerja demi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kita lakukan seoptimal mungkin dan melakukan upaya pencegahan tentang penularan Virus Corona (Covid-19) terhadap seluruh karyawan yang berjumlah 8.000 orang yang ada di IKPP ini, kata Armadi, Humas IKPP saat dikonfirmasi tadi Minggu (22/3/2020) melalui sambungan selulernya.

Armadi tidak menjelaskan jumlah tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang ada di IKPP itu, tapi dia membantah kalau sejumlah tenaga kerja asing yang bekerja di perusahaan itu dikarantina. Tidak ada dikarantina, jika mereka usai dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat mereka tentunya melakukan aktivitas seperti biasa, ujarnya.

Perusahaan mendukung upaya pemerintah sedang bekerja ekstra mengantisipasi virus corona masuk ke Indonesia. Kita juga jauh sebelumnya telah melakukan antisipasi soal pencegahan yang sudah jadi pusat perhatian semua orang itu. Hingga kini sejumlah TKA asal Cina yang bekerja di pabrik bubur kertas Asia Pulp And Paper (APP) Group, tetap bekerja seperti biasa, sebutnya.

Para pekerja khususnya TKA asal Cina yang ada di pabrik Perawang Kecamatan Tualang tidak ada yang terjangkit Virus Corona, seperti biasa mereka bekerja. Kalau saat pulang dari negaranya kesehatan mereka tentu diperiksa.

Menurutnya, langkah-langkah preventif untuk melakukan pencegahan penularan Virus Corona, IKPP mengantisipasi penularan Virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) melakukan pemeriksaan dengan menggunakan thermal scanner di setiap pintu masuk kompleks perusahaan. Tak hanya perusahaan, di perumahan karyawan bagi setiap orang akan memasuki kawasan tanpa terkecuali juga diperiksa menggunakan alat tersebut.

Perusahaan jauh hari juga sudah menghimbau seluruh karyawan untuk tidak melakukan perjalanan domestik dan internasional, baik untuk kepentingan dinas maupun pribadi, kemudian menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang, kata Armadi.

Yang penting semua karyawan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat di mulai dari diri sendiri, keluarga, dan di tempat kerja. Kalau ditanya seluruh karyawan panik atau tidak, ya tergantung pribadinya, yang penting perusahaan sudah melakukan himbauan dan memberikan langkah-langkah antisipasi serta memberikan peralatan pencegahan Virus Corna berupa masker. Selain itu, perusahaan bubur kertas telah melakukan upayan sedini mungkin, terangnya.

Manajemen juga meminta semua karyawan dan keluarga secara aktif melaporkan bila mengalami kontak langsung dengan orang telah menjadi suspect maupun positif Covid-19. Tamu dalam dan luar daerah jika memiliki keperluan dengan perusahaan tetap dilakukan lebih dahulu melalui vidio converter, jika tetap mendesak dan memerlukan pertemuan langsung tamu lebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan, sebutnya.

class=wp-image-21259
IKPP

Jika mereka sakit, sambung Armadi, karyawan diminta menjalankan self-quarantine atau mengisolasi diri di rumah sendiri hingga dinyatakan sehat boleh ke dokter. Kita terus melakukan sosialisasi kepada karyawan, dan menyediakan pembersih tangan di tempat kerja, absensi kartu tanpa sidik jari, serta menghindari kontak fisik di tempat kerja untuk sementara waktu, jelasnya.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan status darurat bencana nasional non-alam dan peningkatan status Covid-19 menjadi pandemi global (very high risk) oleh Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization-WHO) pada 11 Maret 2020 lalu. Armadi menyikapinya, bahwa langkah ini merupakan bentuk kewaspadaan dan upaya pencegahan infeksi Corona virus di lingkungan kerja, perumahan karyawan maupun masyarakat, sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Riau dan Bupati Siak. Mari kita tetap menjaga kesehatan dan kebersihan, serta senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar kondisi segera membaik, pungkasnya. (rp.sdp/*)

Tags : -,