RIAUPAGI

.com
Thursday 29th October 2020
 
Headline Sorotan   2020/10/15 18:40 WIB

Ahli Waris Pasien Covid-19 Dapat Santunan Rp15 Juta 

Ahli Waris Pasien Covid-19 Dapat Santunan Rp15 Juta 

"Kasus terkonfirmasi Covid-19 dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 300 pasien, angka ini menjadikan Riau masih memegang rekor penyumbang kasus terbanyak di Sumatera"

ata dari Kementerian Kesehatan RI, angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Riau naik signifikan. Pada hari sebelumnya, Selasa (13/10/2020) tercatat 163 pasien terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan per Rabu (14/10/2020), Riau dilaporkan ada penambahan sebanyak 300 pasien. Angka ini menjadikan Riau masih memegang rekor penyumbang kasus terbanyak di Sumatera, setelah Sumatera Barat (Sumbar) dengan penambahan 351 kasus baru Covid-19.

Sedangkan urutan nasional Sumbar berada di urutan ketiga, baru disusul Riau. Pada hari yang sama, warga yang positif di Riau secara akumulasi sudah 10.643, sementara pasien yang sembuh sebanyak 145 dengan akumulasi 6.488. Sedangkan jumlah pasien yang meninggal sebanyak 12 orang dengan total hingga saat ini di Riau sudah 241 orang meninggal akibat terpapar Covid-19.

Rincian persebaran pasien terkonfirmasi di Riau di antaranya Pekanbaru 182, Bengkalis 33, Pelalawan 23, Kampar 13, Indragiri Hilir 13, Dumai 8, Kuantan Singingi 7, Rokan Hikir 7, Indragiri Hulu 5, Siak 5, dan Rokan Hulu 4. Menyinggung data nasional per Rabu, Jakarta menduduki urutan teratas dengan angka penambahan positif Covid-19 sebanyak 1038, urutan kedua Jawa Barat 442, kelima Jawa Timur 299 dan keenam Jawa Tengah 286.

Melihat kasus covid-19 kini semakin banyak berada di Kota Pekanbaru, melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Pemerintah pusat berikan santunan bagi ahli waris pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19, berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta per jiwa.

"Santunan berupa uang tunai tersebut diberikan berdasarkan surat edaran pihak Kemensos nomor : 427/3.2/BS.01.02/06/2020. Dan ditujukan kepada kepala Dinas Sosial provinsi seluruh Indonesia," kata Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Riau Dahrius Husin, Rabu (14/10).

Ia mengaku bahwasanya setelah terima surat edaran tersebut,  sudah langsung diteruskan ke Dinas Sosial kabupaten/kota di Riau. "Karena nantinya yang akan mengusulkan adalah pihak pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.

Menurutnya, nantinya santunan itu akan diberikan kepada ahli waris yang anggota keluarganya meninggal disebabkan terinfeksi Covid-19, yang dinyatakan oleh rumah sakit, Puskesmas atau Dinas Kesehatan setempat. "Permohonan santunan ini sendiri diajukan ke Direktorat perlindungan sosial korban bencana sosial Kementerian sosial," ucapnya.

Sebagai informasi, sampai sekarang, total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 Riau berjumlah 10.338 orang, dengan rincian diisolasi mandiri 2.651 orang, rawat di RS 1.090 orang, sembuh 6.367 orang dan 230 orang meninggal dunia.

Pemko diminta koordinasi dengan RT/RW

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk berkoordinasi dengan seluruh RT/RW guna dapat menimalisir jumlah kasus. Mengingat jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau yang masih tinggi, khususnya di Pekanbaru yang merupakan penyumbang kasus terbanyak.  "Sebelumnya kami telah telah mengadakan rapat bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, terkait dengan melakukan penanganan terhadap pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Pekanbaru. Karena peningkatan kasus di Pekanbaru sendiri setiap harinya meningkat drastis," kata Gubri Syamsuar dalam rapat yang juga  membahas cara mengawasi, memberikan pelayanan terhadap OTG positif, maupun yang melakukan isolasi mandiri.

"Pemko Pekanbaru diminta untuk bisa berkoordinasi dengan RT/RW, dan seluruh perangkat pemerintah untuk dapat bersama dalam mengawasi dan mensosialisasikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari selalu memakai masker jika hendak kemana saja, kemudian rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan," sebutnya.

Termasuk dalam memberikan edukasi kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri, agar selalu disiplin sesuai dengan aturan. Lebih lanjut disampaikan Gubri, bagi masyarakat positif atau OTG yang mampu untuk melakukan isolasi mandiri dengan kondisi rumah yang memadai, boleh saja isolasi mandiri di rumah. Namun, tetap akan diawasi oleh pihak Puskesmas, serta RT/RW setempat. "Jika rumahnya tidak memadai, itu menjadi tugas Puskesmas untuk mengisolasi ke tempat isolasi yang sudah disiapkan pemerintah, agar tidak menularkan kepada orang terdekat maupun sekitar tempat tinggalnya," pungkasnya.

Pasien meninggal akibat covid-19

Sementara jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau kembali meningkat tajam setelah adanya tambahan 300 kasus baru pada hari ini, Rabu (14/10/2020). "Lagi - lagi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau meningkat, dan kali ini Riau terdapat penambahan 300 kasus terkonfirmasi Covid-19 baru, yang mana 181 kasusnya berasal dari Pekanbaru," ungkap Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir.

Kabar baiknya, Riau juga terdapat penambahan 145 orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, serta ada penambahan 12 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19. Total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Riau berjumlah 10.637 orang. Dengan rincian diisolasi mandiri 2.779 orang, rawat di RS 1.104 orang, sembuh 6.512 orang dan 242 orang meninggal dunia. Adapun tambahan 300 kasus hari ini terdapat di Bengkalis 33 kasus, Dumai 8 kasus, Inhil 13 kasus, Inhu 5 kasus, Kampar 14, Kuansing 7, Siak 5, Rohul 4, Rohil 7, Pelalawan 23, dan Pekanbaru 181 kasus. "Sedangkan untuk tambahan 145 pasien yang dinyatakan sembuh merupakan warga Pekanbaru 42 orang, Kampar 21 orang, Inhil 7 orang, Inhu 5 orang, Pelalawan 39, Rohil 2, Kuansing 13, Dumai 7, dan Bengkalis 9 orang," jelasnya.

Dan untuk kabar dukanya, yakni penambahan 12 pasien yang dinyatakan meninggal dunia kaerna Covid-19, yaitu Tn M (71) warga Pekanbaru. By X (10 bulan) warga Pekanbaru. Ny PA (41) warga  Pekanbaru. Tn M (70) warga  Pekanbaru. Ny R (59) warga Kampar. Ny S (57) warga Kampar. "Lalu, Ny N (77) warga Kampar. Tn RER (29) warga Kampar. Tn A (61) warga Dumai. Tn S (55) warga Bengkalis. Ny NS (58) warga Kuansing. Ny E (41) warga Siak," imbuhnya.

Suspek yang diisolasi mandiri berjumlah 8.236 orang, isolasi di RS berjumlah 290 orang, selesai isolasi berjumlah 30.094 orang, meninggal berjumlah 122 orang. Total suspek berjumlah 38.742 orang.

Sementara kasus terkonfirmasi covid-19 terus bertambah menjadi 181 Positif, total terkonfirmasi covid-19 di Riau 10.824 kasus, pasien sembuh 115 orang. Kasus Covid-19 di Provinsi Riau hari ini Kamis (15/10/2020) terdapat penambahan 181 kasus baru, sehingga total menjadi 10.824 kasus. Dan kabar baiknya, hari ini pasien Covid-19 yang sembuh di Riau juga ada tambahan 115 orang. Namun kabar dukanya ada tambahan 8 pasien yang meninggal dunia karena Covid-19.

Secara Nasional, Pemerintah memperbarui data penambahan kasus virus Corona (COVID-19) di Indonesia hari ini. DKI Jakarta menjadi daerah dengan kasus positif Corona terbanyak. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19, Kamis (15/10/2020), kasus positif Corona hari ini bertambah 4.411. Total kasus Corona di Indonesia tercatat sebanyak 349.160 kasus. Penambahan kasus terbanyak hari ini masih terjadi di DKI Jakarta, yakni 1071 kasus, dengan total kasus akumulatif menjadi 91.337. Kemudian terbanyak kedua yakni Jawa Barat dengan tambahan kasus 590, dan total kasusnya sampai hari ini menjadi 29.119. Lalu, Jawa Tengah yang bertambah 472, sehingga total kasus sampai hari ini menjadi 27.864.

Berikut data sebaran kasus positif Corona di 34 provinsi hari ini dikutip dari detik:

  1. Aceh: 117 (kumulatif 6.077)
  2. Bali: 100 (kumulatif 10.513)
  3. Banten: 111 (kumulatif 7.350)
  4. Bangka Belitung: 4 (kumulatif 484)
  5. Bengkulu: 7 (kumulatif 832)
  6. DI Yogyakarta: 45 (kumulatif 3.216)
  7. DKI Jakarta: 1.071 (kumulatif 91.337)
  8. Jambi: 23 (kumulatif 916)
  9. Jawa Barat: 590 (kumulatif 29.119)
  10. Jawa Tengah: 472 (kumulatif 27.864)
  11. Jawa Timur: 267 (kumulatif 48.161)
  12. Kalimantan Barat: 29 (kumulatif 1.357)
  13. Kalimantan Timur: 165 (kumulatif 11.212)
  14. Kalimantan Tengah: 27 (kumulatif 4.014)
  15. Kalimantan Selatan: 76 (kumulatif 11.261)
  16. Kalimantan Utara: 0 (kumulatif 673)
  17. Kepulauan Riau: 39 (kumulatif 2.699)
  18. Nusa Tenggara Barat: 25 (kumulatif 3.613)
  19. Sumatera Selatan: 58 (kumulatif 7.005)
  20. Sumatera Barat: 363 (kumulatif 9.766)
  21. Sulawesi Utara: 11 (kumulatif 4.868)
  22. Sumatera Utara: 90 (kumulatif 11.686)
  23. Sulawesi Tenggara: 100 (kumulatif 3.902)
  24. Sulawesi Selatan: 113 (kumulatif 17.179)
  25. Sulawesi Tengah: 21 (kumulatif 617)
  26. Lampung: 17 (kumulatif 1.221)
  27. Riau: 181 (kumulatif 10.824)
  28. Maluku Utara: 1 (kumulatif 2.115)
  29. 29. Maluku: 12 (kumulatif 3.471)
  30. Papua Barat: 156 (kumulatif 3.235)
  31. Papua: 111 (kumulatif 8.099)
  32. Sulawesi Barat: 7 (kumulatif 939)
  33. Nusa Tenggara Timur: 1 (kumulatif 575)
  34. Gorontalo: 1 (kumulatif 2.960).

(*)

Editor: Surya Dharma Panjaitan
 

Tags : Covid-19, Ahli Waris Pasien Covid-19 Dapat Santunan, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Terbanyak di Pekanbaru,