Csr   2026/09/14 12:50 WIB

Bukan Sekadar Padamkan Api Karhutla, PT Musim Mas Juga Gencar Peduli Warga yang dapat Dua Jempol dari Aktivis

Bukan Sekadar Padamkan Api Karhutla, PT Musim Mas Juga Gencar Peduli Warga yang dapat Dua Jempol dari Aktivis
Regu Damkar dari PT Musim Mas ikut terlibat dalam operasi pemadaman darat di lokasi Karhutla Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Api Karhutla berhasil dipadamkan dan menyisakan sedikit titik asap hingga Minggu (30/8/2026) 

LINGKUNGAN - Api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan akhirnya berhasil dipadamkan setelah satu bulan lebih ditangani tim gabungan.

Pendinginan masih berlanjut, lantaran masih ada sedikit titik asap di bagian tengah areal bekas terbakar.

Kini tidak ada lagi titik api yang menyala setelah ditangani personel gabungan dari berbagai instansi yang berkolaborasi dengan perusahaan swasta, termasuk PT Musim Mas.

Bahkan petugas gabungan yang terlibat mencapai lebih dari 300 orang dengan peralatan lengkap serta alat berat, dibantu helikopter Water Bombing (WB) dari Satgas Udara Provinsi Riau.

"Titik asap tinggal sedikit di bagian tengah lahan bekas terbakar. Sedangkan titik api sudah padam semuanya dan kecil kemungkinan akan menyala lagi," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan, M.Si, Minggu (30/8).

Kalaksa Zulfan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pemadaman darat dan udara hingga Karhutla di Kerumutan nyaris tuntas sepenuhnya.

Mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, jajaran Polda Riau, BPBD Riau, Damkar, hingga masyarakat peduli api.

Ia juga mengapresiasi beberapa perusahaan swasta yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla di Kerumutan, baik perusahaan HTI maupun perkebunan kelapa sawit, seperti PT Musim Mas yang mengirimkan regu Pemadam Kebakaran (Damkar) serta peralatan ke lokasi Karhutla.

"Semua pihak yang terlibat berkolaborasi dalam pemadaman ini. Sinergi dan dukungan dari perusahaan sangat membantu. Ada Musim Mas dan lainnya," kata Zulfan.

Keterlibatan PT Musim Mas dalam operasi pemadaman darat di lokasi Karhutla Kerumutan dengan mengirimkan regu Damkar sebanyak 12 orang.

Selain itu, alat berat jenis mini excavator PC75 satu unit, mesin pompa 6 unit, selang 12 roll, nozzle 7 unit, dan peralatan lainnya.

"Regu Damkar dan peralatan kami kirimkan ke lokasi dan langsung bergabung dengan personel lainnya di Kerumutan. Ini wujud komitmen kami membantu pemerintah dalam menanggulangi karhutla di Pelalawan," terang Humas PT Musim Mas, Malinton Purba, SH MH.

Meskipun lokasi titik api Karhutla di Kerumutan jauh dari wilayah operasional PT Musim Mas, namun pihaknya tetap berkontribusi membantu Satgas Karhutla Pelalawan mengatasi titik api tersebut.

Petugas Damkar yang telah diberikan pelatihan rutin dengan perlengkapan dan peralatan, mampu mengatasi Karhutla bersama dengan tim dari instansi lainnya.

Menurut Malinton, pihaknya tidak hanya bergerak ketika api telah muncul, tetapi telah melakukan pencegahan sejak dini.

Melalui kesiapsiagaan personel, penguatan sarana pemadam, edukasi masyarakat, hingga kolaborasi lintas sektor.

"Selama bertahun-tahun kami fokus dalam upaya pencegahan dan kesiapan menghadapi kemarau. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan perusahaan, pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional," tambahnya.

Di antaranya sosialisasi pencegahan dan simulasi penanganan Karhutla secara rutin.

Dengan menghadirkan berbagai instansi terkait, di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, Manggala Agni, TNI dan Polri.

Agar regu pemadam perusahaan maupun masyarakat desa memiliki keterampilan, kesiapan dan kecepatan dalam menghadapi potensi kebakaran.

Selain itu, program Masyarakat Bebas Api (MBA) telah dijalankan PT Musim Mas sejak lama dengan menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, TNI,

Polri serta berbagai elemen lainnya. Untuk membangun kesadaran bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

Sekaligus menjalin nota kesepahaman dengan pemerintah desa dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

"Selama ini desa yang mampu menjaga wilayahnya tetap bebas dari Karhutla, diberikan apresiasi berupa dukungan peralatan pemadam dan reward Rp25 juta sebagai bentuk penghargaan," kata Malinton.

Selain terlibat memadamkan api Karhutla PT Musim Mas ikut memperhatikan masyarakat yang terdampak asap akibat Karhutla.

Bantuan sosial berupa minyak goreng dan masker diserahkan kepada warga yang terpapar asap dari bencana kebakaran ini.

Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Riau, komitmen perusahaan dalam melakukan pencegahan dan menjaga keselamatan lingkungan mendapat apresiasi dari aktivis Pelalawan.

Aktivis yang juga Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sumatera Utara (HIMASU) Pelalawan Riau, Saipul Anwar Munthe, memberikan dua jempol kepada PT Musim Mas atas komitmen dan langkah-langkah safety dalam mencegah terjadinya karhutla di kawasan perkebunan yang berada dalam pengelolaannya.

Menurut Saipul, di tengah kondisi karhutla yang saat ini menjadi perhatian serius di Riau, langkah pencegahan yang dilakukan perusahaan merupakan sesuatu yang patut diapresiasi dan didukung.

“Kita beri dua jempol untuk PT Musim Mas. Di tengah maraknya karhutla saat ini, komitmen perusahaan dalam melakukan pencegahan dan menjaga keamanan kawasan perkebunannya patut kita apresiasi. Langkah-langkah safety seperti ini wajib kita dukung bersama,” ujar Saipul yang juga wakil Bupati Himagrotek ITP2i 2025-2026 ini.

Ia menegaskan  seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan sejak dini dan kesiapsiagaan personel, pemantauan kawasan, penyediaan sarana prasarana, serta sistem respons cepat merupakan bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Setiap langkah pencegahan harus kita dukung,” katanya.

Saipul juga berharap komitmen PT Musim Mas dalam menjaga kawasan perkebunannya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Jangan sampai komitmen ini hanya dilakukan ketika karhutla sedang marak, tetapi harus menjadi komitmen berkelanjutan. Kita berharap PT Musim Mas bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Pelalawan,” sebutnya.

Saipul mengajak seluruh perusahaan perkebunan yang beroperasi di Pelalawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama pada kondisi cuaca yang rawan terjadinya kebakaran.

“Langkah-langkah safety dan pencegahan karhutla yang dilakukan perusahaan wajib kita dukung dan dorong agar terus ditingkatkan. Jangan sampai kita baru bergerak setelah api bencana sudah di depan mata, " tutup Saipul.

Memang komitmen PT Musim Mas dalam membantu pemerintah mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau, terus diperkuat.

Perusahaan tidak hanya bergerak ketika api telah muncul, tetapi mengedepankan pencegahan dini, kesiapsiagaan personel, penguatan sarana pemadam, edukasi masyarakat, hingga kolaborasi lintas sektor.

General Manager PT Musim Mas, Jerry Liu, mengatakan upaya pencegahan karhutla dilakukan jauh sebelum musim kemarau tiba.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat secara geografis Kabupaten Pelalawan termasuk wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi saat musim kemarau.

“Kalau kita melihat geografis Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau ini memang termasuk paling rawan karhutla saat kemarau. Makanya upaya pencegahan dan pemadaman harus dilakukan terus-menerus, termasuk upaya pencegahan sejak dini jauh hari sebelum kemarau tiba,” kata Jerry di sela kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ph.D., di Kecamatan Ukui, Jumat 28 Agustus 2026 lalu.

Menurut Jerry, kepedulian PT Musim Mas terhadap persoalan karhutla bukan program yang baru muncul ketika kebakaran terjadi.

Komitmen tersebut telah dijalankan selama bertahun-tahun melalui berbagai kegiatan yang melibatkan perusahaan, pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Salah satu langkah utama dilakukan melalui sosialisasi pencegahan dan simulasi penanganan karhutla secara rutin.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai instansi terkait, di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, Manggala Agni, TNI dan Polri.

Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian teori di dalam ruangan, tetapi dilanjutkan dengan simulasi lapangan.

Tujuannya agar regu pemadam perusahaan maupun masyarakat desa memiliki keterampilan, kesiapan dan kecepatan dalam menghadapi potensi kebakaran.

Secara internal, PT Musim Mas juga memiliki regu pemadam kebakaran yang dikoordinasikan oleh personel bersertifikat.

Perusahaan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pemadaman untuk mendukung respons cepat ketika terjadi kebakaran di wilayah perusahaan maupun membantu penanganan di kawasan sekitar.

Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui program Masyarakat Bebas Api (MBA). Program ini menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, TNI, Polri serta berbagai elemen lainnya untuk membangun kesadaran bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui program MBA, PT Musim Mas juga menjalin nota kesepahaman dengan pemerintah desa dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

Desa yang mampu menjaga wilayahnya tetap bebas dari karhutla mendapatkan apresiasi berupa dukungan peralatan pemadam dan reward sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan menjaga lingkungan.

“Ini rutin dilaksanakan sebagai upaya mendorong optimalisasi pencegahan dini serta kesiapsiagaan kita semua terhadap potensi karhutla saat kemarau,” ujar Jerry.

Tidak hanya mengedepankan penindakan terhadap kebakaran, PT Musim Mas juga berupaya memberikan solusi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Melalui program CSR, perusahaan membantu kegiatan pembukaan dan pembersihan lahan sehingga masyarakat memiliki alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Perusahaan juga mengerahkan alat berat untuk membuat sumur di sejumlah desa. Infrastruktur tersebut memiliki manfaat ganda, yakni membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat dan pertanian sekaligus menjadi sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan karhutla saat musim kemarau.

Memasuki musim kemarau 2026, dukungan PT Musim Mas diwujudkan secara langsung di lapangan.

Sejak 24 Agustus 2026, perusahaan mengirimkan tim perbantuan ke lokasi karhutla di Kecamatan Kerumutan dengan kekuatan 12 personel pemadam, satu unit mini excavator PC75, enam unit mesin pompa, enam selang hisap, 12 roll selang buang, tujuh unit nozel serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Alat berat tersebut turut dimanfaatkan untuk membantu membuat sekat bakar guna melokalisasi api agar tidak semakin meluas.

Langkah ini menjadi bagian dari respons cepat perusahaan dalam mendukung tim gabungan sekaligus membantu melindungi kawasan dan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.

Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H. Purba SH MH mengakui, kolaborasi dengan aparat keamanan juga terus diperkuat.

Salah satunya melalui patroli karhutla bersama Polres Pelalawan di wilayah hukum Polres Pelalawan, termasuk kawasan konsesi PT Musim Mas di Kecamatan Pangkalan Kuras.

Patroli tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program Green Policing Polda Riau.

Dalam kegiatan yang dihadiri Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., General Manager PT Musim Mas Jerry Liu dan jajaran terkait, dilakukan pula penanaman pohon di sejumlah titik areal konsesi sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Jerry menegaskan PT Musim Mas berkomitmen menjaga agar tidak terjadi karhutla di wilayah HGU perusahaan.

Komitmen tersebut didukung patroli rutin, kesiapan sarana pemadam, embung air, sekat kanal, sekat bakar serta kolaborasi dengan masyarakat melalui program Masyarakat Bebas Api.

Selain itu, PT Musim Mas secara berkala melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla dengan melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, DLH, Dinas Perkebunan dan Peternakan, camat, kepala desa serta tim masyarakat bebas api binaan.

Perusahaan juga memberikan reward hingga Rp25 juta bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya bebas dari karhutla setiap tahun.

Kepedulian perusahaan tidak berhenti pada aspek pemadaman. Di tengah dampak asap akibat karhutla, PT Musim Mas turut memberikan perhatian kepada masyarakat melalui bantuan sosial berupa minyak goreng dan masker.

Penyiraman jalan pada musim kemarau juga dilakukan bersama pemerintah kecamatan untuk mengurangi debu serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.

Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., mengapresiasi kepedulian dan kontribusi PT Musim Mas dalam membantu pemerintah mencegah serta menangani karhutla.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan, pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat pencegahan dini, mempercepat penanganan kebakaran, melindungi warga terdampak serta menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Pelalawan.

Apresiasi serupa disampaikan Kalaksa BPBD Pelalawan Zulfan, M.Si.

Ia menilai dukungan PT Musim Mas berupa personel, peralatan pemadam, patroli dan kolaborasi bersama pemerintah serta masyarakat sangat membantu memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan karhutla di lapangan.

“Kami mengapresiasi kepedulian PT Musim Mas. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas,” ujar Zulfan.

Dengan berbagai langkah tersebut, PT Musim Mas menempatkan pencegahan sebagai garda terdepan menghadapi ancaman karhutla.

Edukasi, pelatihan, patroli, kesiapan personel dan peralatan, pengelolaan sumber air, bantuan kepada masyarakat, hingga dukungan terhadap Green Policing menjadi rangkaian upaya yang terus diperkuat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan karhutla, melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan Pelalawan tetap lestari. (*)

Tags : Karhutla di Pelalawan, PT Musim Mas, pemadaman karhutla,