Csr   2026/09/06 18:8 WIB

Peduli Karhutla, Musim Mas Beri Insentif Rp 25 Juta Bagi Desa Bebas Api di Riau

Peduli Karhutla, Musim Mas Beri Insentif Rp 25 Juta Bagi Desa Bebas Api di Riau

MUSIM MAS tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khusunya pada desa-desa di wilayah konsesinya.

Seiring dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengingatkan kemungkinan terjadinya lebih banyak kebakaran hutan dan lahan serta gagal panen akibat musim kering, perusahaan perkebunan sawit ini (Musim Mas) selalu siaga terhadap rawannya karhutla.

Pemerintah menekankan peran aktif pemerintah untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan, upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla sudah diimplementasikan oleh pemerintah daerah dan dinas-dinas terkait di wilayah rawan kebakaran.

Mereka bekerja sama dengan perusahaan- perusahaan perkebunan swasta yang berada di wilayah tersebut, di antaranya Musim Mas.

Sebagai salah satu perusahaan minyak sawit terintegrasi, Musim Mas sangat menekankan untuk tetap waspada dan siap menghadapi potensi risiko kebakaran hutan dan lahan dalam wilayah operasionalnya, serta seluruh rantai pasokannya.

Memahami pentingnya mendukung upaya yang dilakukan oleh pemerintah, Program Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Musim Mas yang terintegrasi tidak saja disosialisasikan dan diimplementasikan bagi karyawan dan pekerja yang terlibat dalam operasional perusahaan, namun juga diperluas bagi para pemasok, masyarakat sekitar, hingga petani swadaya.

Malinton Purba SH MH, Manager Humas menuturkan, industri kelapa sawit, termasuk Musim Mas, mengambil pelajaran dari insiden kebakaran dan kabut asap besar beberapa tahun lalu.

"Kejadian tersebut memotivasi kami untuk mengambil tindakan, dan meningkatkan kontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui berbagai program dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,” ucap Malinton Purba.

Pelatihan dan insentif untuk mengantisipasi karhutla dilakukan sejak tahun 2023 hingga sekarang.

Musim Mas kembali melakukan pelatihan dan simulasi rutin yang diikuti oleh regu Pemadam Kebakaran Musim Mas, serta tim Masyarakat Bebas Api (MBA) terkait pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Pelatihan ini melibatkan Manggala Agni, TNI, POLRI, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perkebunan.

Tim pemadam kebakaran Musim Mas yang disiapkan dan dilatih tidak hanya menanggulangi kebakaran di dalam konsesi, namun juga lokasi di luar konsesi dalam radius tiga kilometer.

Bagi masyarakat di sekitar area perkebunan milik perusahaan, Musim Mas telah menerapkan Program Masyarakat Bebas Api (MBA) yang merangkul 75 desa.

"Dalam program ini, setiap desa peserta yang berhasil menjaga lingkungan mereka bebas dari api selama satu tahun, berhak mendapatkan insentif keuangan sebesar Rp 25 juta."

"Dana ini dapat digunakan untuk pengadaan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah desa, atau untuk mendukung berbagai proyek masyarakat desa sekitar perusahaan," kata dia.

Kepala Desa Talau Riau Syahril mengungkapkan, dengan adanya imbauan dari pemerintah, ditambah juga apresiasi dan dukungan dari Musim Mas, kami jadi semangat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Selain masyarakat, Petani Swadaya kelapa sawit juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla, karena mereka mengelola lebih dari 40 persen lahan perkebunan sawit di Indonesia.

"Sejak tahun 2015, Musim Mas telah menyelenggarakan program pelatihan untuk Petani Swadaya terkait praktik pertanian yang baik, salah satunya menerapkan praktik tanpa bakar," sebutnya.

Hingga saat ini, lebih dari 41.000 petani telah terlibat dalam program pelatihan ini. Musim Mas juga mendampingi petani untuk bisa mengakses pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), agar mereka dapat menerapkan program peremajaan sawit tanpa praktik pembakaran lahan.

Musim Mas juga menjadi anggota aktif dari Aliansi Bebas Kebakaran atau Fire-Free Alliance (FFA), yaitu sebuah kelompok multi-stakeholder yang terdiri dari perusahaan perkebunan dan kehutanan.

Di dalam operasionalnya, Musim Mas menerapkan program pencegahan dan penanggulangan kebakaran terintegrasi, meliputi analisa dan pengelolaan risiko kebakaran, melakukan pemantauan atas titik-titik panas, dan melakukan penilaian terhadap rantai operasional. (*)

Tags : pt musim mas, musim mas, peduli karhutla, kebakaran hutan dan lahan, musim mas beri insentif pada desa, desa bebas api, karhutla di riau,