News Kota   2026/06/25 10:14 WIB

Dewan Nilai Program Makan Bergizi Gratis Bisa Perkuat Ekonomi Lokal

Dewan Nilai Program Makan Bergizi Gratis Bisa Perkuat Ekonomi Lokal
Andry Saputra

PEKANBARU - Pernyataan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu penyebab menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) mendapat sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Andry Saputra.

"Program Makan Bergizi Gratis bisa perkuat ekonomi lokal."

"Sebagai bagian dari program prioritas nasional, MBG justru memiliki efek berganda atau multiplier effect terhadap perekonomian daerah. Program ini menggerakkan sektor UMKM, petani, peternak, pelaku usaha katering, hingga membuka lapangan pekerjaan baru," kata Andry Saputra, Anggota DPRD Pekanbaru,  Rabu (24/6).

Menurut Andry, pernyataan tersebut perlu dikaji secara komprehensif dan tidak boleh disampaikan secara parsial, mengingat program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Karena itu, saya sangat menyayangkan jika program ini justru dianggap sebagai penyebab turunnya PAD," sambungnya.

Andry menegaskan, Pemko Pekanbaru sendiri memiliki pandangan berbeda.

Ia mengapresiasi pernyataan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho yang menyebut, program MBG justru menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan berpotensi meningkatkan PAD Kota Pekanbaru.

"Pernyataan Bapak Walikota Pekanbaru menunjukkan bahwa program MBG telah memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di daerah," ucapnya.

"Banyak pelaku UMKM yang mendapatkan manfaat langsung dari program ini, sehingga daya beli masyarakat ikut meningkat dan pada akhirnya berkontribusi terhadap penerimaan daerah," jelasnya.

Politisi Gerindra ini juga mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan mengawal implementasi program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

"Kita tentu terbuka terhadap kritik dan evaluasi, namun jangan sampai muncul narasi yang dapat menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat terhadap program yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi bangsa," sebutnya.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi dan dukungan dari semua pihak agar program MBG berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat," tegasnya.

Andry menambahkan, Pemprov Riau dan pemerintah kabupaten/kota seharusnya dapat melihat program MBG dari perspektif jangka panjang, tidak hanya dari sisi fiskal semata, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Program MBG adalah investasi bagi masa depan generasi Indonesia. Selain meningkatkan gizi anak-anak, program ini juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan," tuturnya.

"Oleh karena itu, kita berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan penuh terhadap program ini," tutup Andry. (rp.ind/*)

Tags : mbg, makan bergizi gratis, program mbg.mbg bisa perkuat ekonomi lokal, News Kota,