PEKANBARU - Harga sejumlah bahan pokok di Kota Pekanbaru masih bertahan tinggi sejak Jumat 11 September 2026.
"Harga cabai dan ayam dikeluhkan."
"Sewaktu libur kemarin harga tidak kayak gini kali, sekarang harganya tinggi kali. Baik cabai maupun ayam," kata Weni, Ibu rumah tangga, Minggu.
Kondisi tersebut membuat masyarakat harus kembali mengatur pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan pantauan di Pasar Simpang Baru Panam, Pasar Pagi Arengka, dan kawasan Jalan Teratai, harga cabai merah masih berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp75.000 per kilogram.
Meski sempat turun sekitar Rp5.000 dibandingkan hari sebelumnya, harga cabai merah tersebut masih tergolong tinggi bagi masyarakat.
Tak hanya cabai, harga daging ayam ras juga belum menunjukkan tanda-tanda melandai. Komoditas tersebut kini dijual hingga Rp38.000 per kilogram.
Kondisi ini semakin dikeluhkan masyarakat karena terjadi menjelang akhir pekan, saat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat. Apalagi, sebagian keluarga tengah menghadapi tingginya kebutuhan memasuki tahun ajaran baru.
Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Adi Sucipto ini mengaku harus lebih cermat mengatur belanja agar pengeluaran tidak membengkak.
Untuk menyiasati mahalnya harga bahan pokok, Neti memilih mengurangi frekuensi belanja dan membeli kebutuhan dalam jumlah terbatas.
"Supaya tidak banyak kali. Makanya belanja setiap tiga hari saja," akunya.
Di sisi pedagang, tingginya harga cabai merah disebut berkaitan dengan terbatasnya pasokan dari daerah Sumatera Barat.
Inta, salah seorang pedagang cabai di Jalan Teratai, mengatakan jumlah cabai yang masuk ke pasar mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan biasanya.
"Jumlah cabai merah yang datang tidak sebanyak biasanya, kalau biasa empat karung, sekarang cuma dua karung," ujarnya.
Berkurangnya pasokan tersebut membuat pedagang harus menjual cabai merah dengan harga lebih tinggi untuk menyesuaikan kondisi pasar.
Sementara itu, harga ayam ras juga masih berada di level tinggi.
Amran, salah seorang pedagang ayam di Pasar Simpang Baru, menyebut kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan pasokan ayam di pasaran.
Menurutnya, sebagian pasokan ayam terserap untuk memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kalau tinggi ini harga ya karena harus tersedia juga ayam untuk MBG," ungkap pedagang di Pasar Simpang Baru.
Dengan harga cabai merah yang masih mencapai Rp75.000 per kilogram dan ayam ras Rp38.000 per kilogram, masyarakat Pekanbaru kini harus kembali mengatur strategi belanja agar kebutuhan dapur tetap terpenuhi tanpa membuat pengeluaran rumah tangga semakin berat. (rp.elf/*)
Tags : harga sembako, sembilan bahan pokok, sembako di pekanbaru mahal, harga cabai dan ayam mahal, News Kota,