Headline Sorotan   2020/12/01 23:32 WIB

Kasus Covid-19 Masih Bertambah, 'Para Pejabat Mulai Tumbang'

Kasus Covid-19 Masih Bertambah, 'Para Pejabat Mulai Tumbang'

"Seiring bertambahnya kasus terkonfirmasi covid-19 di Riau, kini para pejabat pun satu-persatu mulai 'tumbang' disusupi corona"

epala Dinas Kesehatan [Kadiskes] Riau, Mimi Yuliani Nazir mengaku Riau kembali mengalami pertambahan 163 kasus terkonfirmasi Covid-19 baru. "Hari ini Provinsi Riau kembali terdapat penambahan 163 kasus terkonfirmasi Covid-19 baru, 69 kasus diantaranya berasal dari Pekanbaru yang penyumbang tertinggi," ungkapnya, Selasa (1/12/2020).

Namun dibalik adanya pertambahan ini kabar baiknya, Riau juga terdapat penambahan 297 orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, serta penambahan 2 orang pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19. "Total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 Riau berjumlah 20.197 orang, dengan rincian diisolasi mandiri 1.456 orang, rawat di RS 385 orang, sembuh 17.897 orang dan 459 orang meninggal dunia," terangnya.

Adapun tambahan 163 kasus baru hari ini terdapat di Bengkalis 24 kasus, Inhil 14 kasus, Inhu 1 kasus, Kampar 13 kasus, Dumai 3 kasus, Pekanbaru 69 kasus, Pelalawan 17 kasus, Rohil 3 kasus, Siak 18 kasus, dan satu kasus lagi berasal dari provinsi lain. "Sedangkan untuk penambahan 2 orang pasien yang dinyatakan meninggal dunia karna Covid-19, yaitu Ny Y (63) warga Pekanbaru, dan Ny I (62) warga Kota Pekanbaru," sebutnya.

Sementara, suspek yang diisolasi mandiri berjumlah 6.466 orang, isolasi di RS berjumlah 35 orang, selesai isolasi berjumlah 47.656 orang, meninggal 167 orang dengan total suspek berjumlah 54.324 orang.

Kadis dan Kabiro terpapar positif covid-19

Mimi Yuliani Nazir juga mengakui data ada sekitar 20 orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 yang berasal dari kluster Dharma Wanita Riau, termasuk istri Gubernur Riau, Syamsuar yakni Misnarni. Saat ini ada dua kepala dinas dan dua kepala biro Setdaprov Riau yang terkonfirmasi Covid-19. "Kalau untuk kepala dinas dan istri dari kluster Dharma Wanita yakni Kepala Biro Adpim Azzura, Kepala Dinas Kebudayaan Yoserizal Zein beserta istri, Kepala Biro Pembangunan Hariyadi beserta istri, Kadis Perikanan Herman Mahmud beserta istri, termasuk istri dari Sekdaprov Riau, Fariza Yan Prana," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, saat konferensi pers di Gedung Daerah.

Mimi menyampaikan bahwa dari 20 orang positif tersebut ada sebagian yang melakukan isolasi mandiri di rumah, ada yang isolasi ditempat yang telah disediakan oleh pemerintah dan ada sebagian yang di rawat di rumah sakit. "Tidak semuanya isolasi di rumah, tetapi tergantung bagaimana kondisi dari pasien itu sendiri. Setelah melihat kondisi tersebut barulah bisa ditentukan pasien bisa di rawat atau isolasi dimana," jelasnya menambahkan supaya tidak ada lagi pasien dari kluster Dharma Wanita termasuk kluster-kluster lainnya.

Gubri Syamsuar miliki riwayat hipertensi

Sementara Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, menjelaskan, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar diketahui memiliki penyakit bawaan hipertensi atau darah tinggi. Saat ini Gubri dan istrinya (Misnarni) dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Kondisi keduanya yakni Gubri beserta istri dalam kondisi baik dan normal. Namun, sejauh ini Satgas Penanganan Covid-19 Riau tidak menjelaskan secara rinci di rumah sakit mana Syamsuar dan istrinya dirawat. Kadiskes Mimi Yuliani Nazir mengaku, Gubernur Riau Syamsuar benar memiliki penyakit penyerta yakni hipertensi atau darah tinggi. “Sejauh ini yang saya tahu Gubri memang memliki hipertensi, itu kalau saya nggak salah ya," ucap Mimi saat dikonfirmasi.

Penyakit hipertensi, jelas Mimi berisiko terjadinya komplikasi jika tidak terkontrol. Di antara komplikasi yang disebabkan oleh hipertensi seperti penyakit jantung koroner dan stroke, gagal jantung, gagal ginjal, penyakit vaskular perifer dan kerusakan pembuluh darah, dan retina yang mengakibatkan gangguan penglihatan, jika memang kondisinya parah. Tim kesehatan yang menangani Gubernur Riau Syamsuar masih akan melakukan pengecekan lebih lanjut mengenai kemungkinan penyakit apa saja yang menjadi komorbid. "Yang jelas tim kami akan melakukan pengecekan lagi (penyakit bawaan Gubernur Riau Syamsuar), setelah itu kita baru mengetahui pasti," tuturnya. 

Yang pernah kontak erat dengan Gubri di swab

Namun Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Riau, dr Indra Yovi kembali menjelaskan terkait dengan hasil swab Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar yang menunjukkan terkonfirmasi (Positif) Covid-19, menekankan kepada setiap orang yang hadir pada saat Rapat Paripurna di DPRD Riau jika melakukan kontak fisik dengan Gubri Syamsuar untuk segera melakukan swab. "Kami mengimbau kepada siapapun yang ikut dalam Rapat Paripurna di DPRD Provinsi Riau kemarin, ditambah lagi jika ada melakukan kontak langsung (mungkin bersalaman) sebaiknya segera menghubungi Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya, untuk melakukan swab," ucap Yovi dalam konferensi pers di Gedung Daerah tadi.

Ia menjelaskan, individu yang diharuskan untuk swab adalah mereka yang melakukan kontak langsung atau bersentuhan kulit dengan Gubri. Selain itu, jika ada pihak-pihak yang berbicara dengan Syamsuar dalam jarak yang dekat, dan sesekali membuka masker, juga diminta untuk segera memeriksakan kondisi kesehatannya. "Yang swab, hanya mereka yang ada bersentuhan atau ada berbicara langsung secara dekat dengan Pak Gubernur. Kalau memang dalam satu ruangan tapi dengan jarak yang jauh, ya tidak perlu,” jelas Yovi.

Kondisi Gubri dan istri saat ini, setelah terkonfirmasi Covid-19, telah dirujuk langsung ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan secara intensif. Langkah ini menurut Yovi, sengaja diambil atas dasar pertimbangan kekhawatiran adanya penyakit penyerta. Dan Yovi tidak menyebut secara rinci di rumah sakit mana keduanya dirawat.

Total positif covid-19 di Riau 19.766 kasus

Angka pasien sembuh di Riau meningkat. Meski kasus positif baru terus mengalami penambahan cukup signifikan, namun angka pasien sembuh lebih tinggi dari kasus baru. Berdasarkan laporan data harian Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Sabtu tanggal 28 November 2020 kemarin, jumlah pasien sembuh di Riau lebih tinggi yaitu 262 orang. Sedangkan  penambahan kasus baru sebanyak 170 kasus. Sementara kasus kematian bertambah sembilan orang.

Total keseluruhan jumlah kasus positif Covid-19 di Riau sebanyak 19.766 kasus, sedangkan pasien sembuh 17.221 orang dan kasus meninggal dunia 445 kasus. Dengan demikian total kasus positif di Riau 2.100 orang masih orang masih menjalani tahap pemulihan. Sedangkan perkembangan jumlah kasus nasional, hari ini terdapat 5.418 kasus baru ditemukan, totalnya mencapai 527.999 kasus. Sementara pasien sembuh bertambah sebanyak 4.527 dengan total keseluruhan 441.983 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia dilaporkan bertambah 125 orang, dengan total seluruhnya 16.646 kasus. (*)

Tags : Kasus Covid-19, Riau Bertambah Covid-19, Pejabat Mulai Tumbang,