Linkungan   2026/08/13 10:41 WIB

Lahan Gambut Seluas 15.738 Hektare di Riau Rawan Terjadinya Karhutla, Kata Kemenhut

Lahan Gambut Seluas 15.738 Hektare di Riau Rawan Terjadinya Karhutla, Kata Kemenhut

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mencapai 15.738,9 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah, terutama di tengah musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan RI, Ferdian Krisnanto, mengatakan luas karhutla tersebut tidak dapat dipandang sebagai sebuah capaian, melainkan peringatan dini terhadap potensi kebakaran yang masih dapat meningkat.

"Tentunya ini bukan masalah capaian, ini adalah peringatan penting. Kondisi cuaca, iklim, dan El Nino yang kuat perlu kita waspadai ke depan. Eskalasi bisa jadi akan terus naik seiring dengan puncak musim kemarau," ujar Ferdian dalam keterangannya di Pekanbaru, Rabu (12/8).

Data luas karhutla tersebut diperoleh melalui analisis citra satelit yang dilakukan melalui kerja sama Kementerian Kehutanan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Dari total 15.738,9 hektare lahan yang terbakar, sebagian besar berada di kawasan gambut. Rinciannya, 14.423,5 hektare merupakan lahan gambut, sedangkan 1.315,5 hektare merupakan lahan mineral.

Dominasi kebakaran di kawasan gambut menjadi perhatian karena ekosistem tersebut memiliki karakteristik yang lebih rentan terbakar dan membutuhkan penanganan lebih kompleks ketika mengalami kekeringan berkepanjangan.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan luas karhutla terbesar di Riau, yakni mencapai 8.316 hektare.

Selanjutnya, Pelalawan mencatat luas kebakaran 4.591,3 hektare, disusul Indragiri Hilir 997,8 hektare dan Dumai 607,1 hektare.

Sejumlah wilayah lainnya juga terdampak karhutla, meski dengan luasan yang lebih kecil. Rinciannya:

  • Rokan Hilir: 392,5 hektare 
  • Siak: 281,2 hektare 
  • Kepulauan Meranti: 199,3 hektare 
  • Kuantan Singingi: 104,4 hektare 
  • Indragiri Hulu: 98,3 hektare 
  • Kampar: 90,1 hektare 
  • Rokan Hulu: 51,6 hektare 
  • Pekanbaru: 9,4 hektare 

Data tersebut menunjukkan karhutla telah terjadi di hampir seluruh wilayah kabupaten/kota di Riau dengan tingkat luasan yang berbeda-beda.

Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat agar kewaspadaan terhadap potensi karhutla terus ditingkatkan, terutama menghadapi puncak musim kemarau dan kondisi iklim yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. (*)

Tags : lahan gambut, riau, luas lahan gambut 15.738 hektare, lahan gambut rawan karhutla, kebakaran hutan dan lahan, lingkungan, alam,