Pendidikan   2026/04/28 8:44 WIB

Menjelang Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru 2026 di Pekanbaru Tetap Berjalan Lancar

Menjelang Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru 2026 di Pekanbaru Tetap Berjalan Lancar

PEKANBARU - Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, berbagai pihak di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru terus melakukan koordinasi dan persiapan matang.

Kebijakan ini dinilai telah berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meskipun masih ada beberapa tantangan yang perlu diselesaikan bersama.

Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Nilam Suri, menyatakan bahwa mekanisme SPMB ini merupakan instruksi yang telah dicanangkan sejak tahun 2023 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan.

Menurutnya, pelaksanaan di tingkat provinsi yang dulunya sering menjadi sorotan atau "berwarna merah", kini mulai berubah menjadi "hijau" dan menjadi praktik yang baik.

"Salah satu yang membuatnya lebih baik adalah adanya kuota afirmasi. Anak-anak yang masuk lewat jalur afirmasi kini bisa bersekolah di sekolah swasta, dan tidak lagi tergantung hanya pada sekolah pemerintah," ujar Nilam Suri, Senin (27/4).

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menegaskan komitmen penuh pemerintah kota untuk mendukung keberlangsungan program pendidikan ini.

Ia menyebutkan bahwa sinergi antarinstansi, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan, terus diperkuat.

"Secara fiskal, kondisi keuangan kita cukup normal. Memang ada peningkatan yang sederhana, namun kami akan menganggarkan dan mengalokasikan bersama-sama untuk menyelesaikan persoalan yang ada, termasuk untuk kepentingan dunia pendidikan," jelas Ingot.

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama, menyoroti aspek ketersediaan fasilitas pendidikan.

Ia mengapresiasi bahwa masalah kekurangan sekolah di kawasan perumahan yang dulu sering terjadi, khususnya untuk jenjang SD, kini sudah teratasi berkat rekomendasi dan tindak lanjut pembangunan sekolah di masa lalu.

Namun, Bambang menilai bahwa tantangan kini mulai bergeser ke jenjang yang lebih tinggi.

"Dulu untuk SD kita kerepotan karena ketersediaan tempat sangat minim. Alhamdulillah sekarang sudah tidak terlihat lagi. Namun, beban dan kewalahan itu kini kita lihat mulai muncul di titik-titik tertentu untuk jenjang SMP dan SMA yang perlu menjadi perhatian," tutupnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan evaluasi berkelanjutan dari lembang pengawas, diharapkan SPMB 2026 dapat berjalan lancar dan adil bagi seluruh siswa di Pekanbaru dan Riau. (rp.sul/*)

Tags : bpmp riau, fasilita pendidikan, jalur afirmasi, ombusman riau, pekanbaru, penerimaan murid baru, sekolah swasta, spmb 2026,