PT MUSIM MAS, perusahaan kelapa sawit terintegrasi yang berbasis di Indonesia, menerima Mahayuga Award 2026 dari Garuda TV untuk kategori Pelopor Industri Hijau.
Media website perusahaan mempublikasikan perolehan penghargaan ini kepada perusahaan dinilai mampu membangun daya saing untuk masa depan, tidak hanya melalui pencapaian produksi dan kinerja bisnis, tetapi juga melalui kontribusi serta warisan positif bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, didampingi Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, kepada Direktur Utama Musim Mas, Gunawan Siregar, dalam rangkaian acara Mahayuga yang diselenggarakan Garuda TV pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Bagi Musim Mas, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengingat bahwa membangun industri yang berkelanjutan merupakan sebuah perjalanan yang membutuhkan konsistensi, inovasi, dan kolaborasi.
“Kami menerima penghargaan ini dengan rasa Syukur. Bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan dorongan untuk terus belajar, berinovasi, dan berkelanjutan, kami percaya bahwa pertumbuhan industri harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Gunawan Siregar, Direktur Utama Musim Mas.
Musim Mas meyakini bahwa keberlanjutan perlu menjadi bagian dari bagaimana industri tumbuh dan menciptakan nilai dalam jangka panjang.
Karena itu, perusahaan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mencakup produksi yang lebih berkelanjutan, pengurangan emisi, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan pekebun dan masyarakat.
Musim Mas merupakan perusahaan kelapa sawit pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), serta menjadi salah satu perusahaan di sektor sawit yang target emisinya telah divalidasi oleh Science Based Targets initiative (SBTi).
Dalam mendukung transisi menuju energi yang lebih rendah emisi, Musim Mas juga mengembangkan dan mengoperasikan jaringan fasilitas penangkapan metana (methane capture) dan biogas di berbagai wilayah operasionalnya.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memanfaatkan sumber daya secara lebih efisien sekaligus mengurangi emisi dari kegiatan operasional.
Di tingkat rantai pasok, Musim Mas juga terus memperkuat program pemberdayaan pekebun swadaya melalui pelatihan, peningkatan produktivitas, praktik pertanian berkelanjutan, serta penguatan keterlacakan rantai pasok.
Upaya tersebut ditujukan untuk membantu pekebun meningkatkan produktivitas dan ketahanan usaha, sekaligus mendorong praktik perkebunan yang lebih bertanggung jawab.
Komitmen terhadap transparansi dan pengelolaan perubahan iklim tersebut turut mendapatkan pengakuan melalui pencapaian CDP A List selama tiga tahun berturut-turut.
Anugerah Mahayuga Garuda TV merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada individu, institusi, organisasi, maupun tokoh yang dinilai memberikan kontribusi nyata, inovasi, dan pengabdian bagi kemajuan bangsa serta pembangunan nasional.
Pada penyelenggaraan tahun ini, terdapat delapan kategori penghargaan, yaitu Satria Penggerak Sosial; Peduli Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan; Satria SDM Emas; Penggerak Transisi Energi; Pelopor Industri Hijau; Garda Ketahanan & Kedaulatan; Satria Penjaga Alam; serta Lifetime Achievement.
Proses penilaian melibatkan berbagai pihak, termasuk pemimpin redaksi, pakar komunikasi, dan rektor perguruan tinggi negeri.
Mengutip pernyataan salah satu panelis, Ahmad Gamal selaku Wakil Rektor Universitas Indonesia, penghargaan ini merupakan bentuk dukungan moral Garuda TV kepada para pelaku perubahan di bidang sosial dan lingkungan. Ia juga menilai seluruh kandidat yang mengikuti proses penilaian memiliki dedikasi panjang dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Bagi Musim Mas, apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan mencari cara baru untuk meningkatkan dampak positif dari kegiatan perusahaan.
“Kami menyadari masih banyak hal yang perlu kami lakukan dan perbaiki. Penghargaan ini justru menjadi pengingat agar kami tidak berhenti pada apa yang sudah dicapai, tetapi terus mencari cara untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, lingkungan, dan industri,” tutup Gunawan.
Musim Mas akan terus berupaya menjalankan kegiatan usaha secara bertanggung jawab, dengan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan jangka panjang perusahaan untuk membangun industri sawit yang lebih tangguh, inklusif, dan bertanggung jawab.
Musim Mas Group adalah perusahaan kelapa sawit terintegrasi yang beroperasi di 14 negara.
Kegiatan bisnisnya mencakup seluruh rantai pasok, mulai dari perkebunan, pabrik kelapa sawit, kilang, pabrik penghancur inti sawit, hingga pabrik oleokimia dan lemak khusus.
Musim Mas memproduksi berbagai produk berbasis kelapa sawit dan turunannya yang bernilai tambah, dan juga merupakan salah satu produsen dan eksportir terbesar di Indonesia.
Musim Mas berkomitmen terhadap keberlanjutan dan menjadi perusahaan besar pertama di Indonesia yang bergabung dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) sejak tahun 2004.
Musim Mas juga sejak awal mendukung pengurangan emisi dan menjadi penandatangan Agriculture Sector Roadmap to 1.5 Degrees yang digagas oleh Tropical Forest Alliance.
Roadmap ini bertujuan menghentikan deforestasi yang terkait komoditas dengan tetap meningkatkan kesejahteraan pekebun swadaya, serta mendorong perubahan sektor menuju pengelolaan lahan yang ramah hutan.
Pada Januari 2024, Musim Mas mengumumkan target untuk mencapai net zero pada tahun 2050, sejalan dengan sains iklim sesuai dengan inisiatif Science Based Targets (SBTi).
Musim Mas juga mengelola program pekebun swadaya terbesar di Indonesia.
Mengusung slogan “One Ingredient, Thousand Opportunities”, bagi Musim Mas, sawit merupakan satu bahan yang membuka begitu banyak peluang.
Lebih dari sekadar bahan baku penting, sawit turut meningkatkan kesejahteraan, mendukung program pemerintah, memberdayakan masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan.
"Bagi kami, sawit adalah gerbang untuk menciptakan nilai yang bermakna dan berkelanjutan bagi manusia, masyarakat, serta bumi."
Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, bersama dengan Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU, memberikan piala Penghargaan Mahayuga kategori Pelopor Industri Hijau secara langsung kepada Direktur Utama Musim Mas, Gunawan Siregar.
Tags : pt musim mas, perusahaan sawit di indonesia, musim mas raih penghargaan, penghargaan mahayuga award 2026 ,