PT ENERGI MEGA PERSADA (EMP Group) meraih penghargaan PROPER dan Predikat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
EMP Group (PT Energi Mega Persada Tbk) adalah perusahaan swasta hulu minyak dan gas bumi independen di Indonesia yang didirikan pada tahun 2001 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2004.
Kini lima Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah EMP Group berhasil meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) periode 2024–2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Dari sembilan perusahaan di Provinsi Riau yang mendapatkan predikat PROPER Hijau, dua di antaranya merupakan entitas operasi EMP Group, yakni EMP Bentu Limited dan PT EMP Energi Riau.
Penghargaan tersebut diserahkan Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau SF Hariyanto di Stadion Utama Riau, Kamis (6/8).
Selain dua predikat Hijau, tiga entitas operasi EMP Group lainnya, yakni EMP Korinci Baru Limited, PT EMP Energi Gandewa, dan PT Imbang Tata Alam, memperoleh PROPER Biru.
Secara keseluruhan, sebanyak 297 perusahaan di Riau mengikuti penilaian PROPER periode tersebut.
Capaian lima entitas EMP Group menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan pengelolaan lingkungan yang tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga melampaui standar kepatuhan (beyond compliance).
Upaya tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan kegiatan usaha di sektor hulu minyak dan gas bumi.
Penghargaan PROPER Hijau untuk EMP Bentu Limited diterima Act. Area Manager Dadi Mulyadi, sedangkan penghargaan untuk PT EMP Energi Riau diterima Area Manager Jony Ridas.
Sementara itu, PROPER Biru PT EMP Energi Gandewa diterima Area Manager Haryo S. Nugroho, sedangkan EMP Korinci Baru Limited menerima penghargaan melalui Act. Area Manager Dadi Mulyadi.
Dalam kesempatan tersebut, SF Hariyanto mengapresiasi perusahaan yang terus menunjukkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan melalui penerapan program PROPER.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, juga berharap capaian tersebut dapat mendorong EMP Group meningkatkan kinerja lingkungan dan menargetkan predikat PROPER Emas pada periode mendatang.
Act. Area Manager EMP Bentu Limited, Dadi Mulyadi, mengatakan predikat PROPER Hijau yang diraih merupakan hasil konsistensi dan kolaborasi seluruh pekerja serta mitra kerja dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan seiring dengan pencapaian target bisnis.
"Pencapaian PROPER Hijau ini merupakan hasil dari usaha, konsistensi, dan kolaborasi seluruh pekerja serta mitra kerja di area operasi kami. Hal ini membuktikan bahwa komitmen terhadap pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan seiring dengan pencapaian target bisnis perusahaan," ujar Dadi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pencapaian tersebut.
Penghargaan PROPER Hijau, lanjutnya, menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan inovasi dan memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan.
"Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi, menerapkan prinsip keberlanjutan, serta menargetkan predikat PROPER Emas pada masa mendatang," katanya.
Dadi menjelaskan, predikat PROPER Hijau merupakan bentuk pengakuan terhadap berbagai upaya perusahaan yang telah melampaui pemenuhan kewajiban regulasi.
Selain memperkuat reputasi perusahaan, berbagai inovasi yang diterapkan juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Salah satu inovasi yang dikembangkan EMP Bentu Limited adalah Eco-Cycle Innovation.
Program ini memanfaatkan Empty Fruit Bunches (EFB) atau tandan kosong kelapa sawit sebagai media soil amendment melalui proses layered breakdown di Basecamp Lubuk Ogong.
EMP Bentu Limited juga mengembangkan Green Power Innovation melalui redesain sistem pengapian pada flare stack menjadi Flame Front Generator Ignition System.
Kedua inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kinerja lingkungan sekaligus mendukung efisiensi dan keberlanjutan kegiatan operasional. (rilis)
Tags : PT Energi Mega Persada, EMP, Penghargaan PROPER, Predikat Hijau, Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup, KLH,