Pekanbaru   2021/10/20 10:45 WIB

Pedagang Diminta Kosongkan Jalan Agus Salim, untuk 'Pindah ke Penampungan Sementara'

Pedagang Diminta Kosongkan Jalan Agus Salim, untuk 'Pindah ke Penampungan Sementara'

PEKANBARU - Pedagang Kaki Lima [PKL] diminta kosongkan Jalan Agus Salim kawasan Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru untuk sukarela masuk dan pindah ke tempat penampungan yang disiapkan.

"Yang harus dipahami pedagang, itu bukan tempat berdagang. Makanya kita ingin lakukan penataan dan semua harus mendukung, jangan sampai ada yang memprovokasi (pedagang)," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Selasa (19/10).

Ratusan PKL yang masih berjualan di Jalan Agus Salim kawasan Sukaramai Trade Center (STC) untuk sukarela masuk dan pindah ke tempat penampungan yang disiapkan.DPP "Untuk itu, kita berharap pedagang secara sukarela mengosongkan lokasi yang ditempati saat ini," harapnya.

Rencananya pihak DPP, sekitar 350-an PKL di Jalan Agus Salim akan direlokasi kesejumlah tempat yang telah disediakan seperti Pasar Higienis, Pasar Rakyat dan di kawasan Jembatan Sungai Sago arah ke Jalan Ahmad Yani.

"Dari 350-an pedagang, sekitar 200 bisa ditampung di pasar yang kita siapkan. Sisanya, itu yang akan kita relokasi ke kawasan Jembatan Sungai Sago. Di sana, mereka akan kita tata dan bina," ucapnya.

Proses relokasi atau penertiban sendiri, lanjut Ingot, saat ini sudah mulai dilakukan oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. "Seperti (Dinas) PUPR, hari ini mulai melakukan pembersihan. Kemudian Damkar (DPKP) dan Dinas LHK (Lingkungan Hidup dan Kebersihan) melakukan pembersihan pasar tempat penampungan," paparnya.

"Ini sebuah penertiban yang akan dilakukan bukan untuk mematikan usaha para pedagang."

"Jadi kita tidak mengehentikan aktivitas mereka. Karena pak walikota memahami saat ini masih di tengah pandemi covid. Jadi aktivitas berdagangnya tidak kita stop, tapi hanya kita geser ke tempat yang layak untuk ditata dan dibina," sebutnya.

Disiplin prokes

Ingot Ahmad Hutasuhut juga mengingatkan kepada pedagang di seluruh pasar tradisional agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Prokes mesti mendapat perhatian serius lantaran pasar merupakan salah satu titik rawan penularan virus corona.

"Untuk itu, kepada pedagang terus kita ingatkan agar disiplin menerapkan prokes, minimal untuk dirinya sendiri," ucapnya.

Dikatakan Ingot, jika pedagang abai terhadap prokes, dikhawatirkan bakal menjadi mata rantai penularan dan penyebaran wabah covid.

"Karena bisa saja pengunjung yang datang mungkin positif, kemudian menular ke pedagang dan pedagang menularkan ke konsumen berikutnya. Makanya kita minta pedagang tetap patuhi prokes," ucapnya.

Lebih jauh disampaikan Ingot, saat ini pertumbuhan ekonomi sudah mulai menggeliat seiring terus turunnya sebaran wabah covid di Ibukota Provinsi Riau.

"Mudah-mudahan sebaran wabah bisa terus ditekan, sehingga ekonomi kita normal lagi," harapnya. (rp.jon/*)

Tags : Pedagang Kaki Lima, Pekanbaru, Pedagang Jalan Agus Salim, Pedagang Pindah ke Penampungan Sementara,