Internasional   2020/10/02 13:39 WIB

Presiden Trump dan Ibu Negara Dikarantina, Positif Tertular Virus Corona

Presiden Trump dan Ibu Negara Dikarantina, Positif Tertular Virus Corona

INTERNASIONAL - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan dirinya dan Ibu Negara, Melania Trump, positif terkena Covid-19 dan tengah dikarantina. Trump mengumumkan berita itu dalam twit terbaru-nya. Trump, 74 tahun, menuliskan dalam twitnya, "Kami akan melalui ini bersama-sama." 

Dokter pribadi Trump, Sean Conley, merilis pernyataan bahwa presiden dan ibu negara "dalam kondisi baik saat ini dan mereka berencana tinggal di kediaman di dalam Gedung Putih selama masa pemulihan". "Yakinlah saya mengharapkan presiden bisa menjalankan tugas-tugasnya tanpa gangguan selagi pemulihan, dan saya akan memberitahu Anda perkembangan apapun pada masa mendatang," sebut Conley dalam pernyataannya.

Kabar ini mengemuka setelah Hope Hicks, salah satu asisten terdekat Trump, dinyatakan positif terkena virus corona. Perempuan berusia 31 tahun itu bepergian bersama Trump di Air Force One menuju acara debat capres AS di Ohio awal pekan ini. Sepekan setelah Donald Trump mengatakan kepada rakyat AS agar tidak khawatir pada Covid-19 karena "itu tidak mempengaruhi siapapun" kecuali manula dan mereka yang punya penyakit jantung, presiden justru teruji positif terjangkit virus corona.

Sulit untuk tidak menyebut seberapa mengguncang Bumi perkembangan ini ketika pilpres hanya 32 hari lagi. Sang presiden akan menjalani masa karantina untuk pemulihan. Pawai kampanye ditiadakan, sedangkan debat presiden selanjutnya dalam dua pekan mendatang, masih dipertanyakan realisasinya.

Pesan yang berulang kali disampaikan presiden, bahwa bangsa AS "membalikkan keadaan" dalam penanganan pandemi, tergilas oleh penyakit yang sedang dia alami. Hanya dua hari lalu, dalam debat pertama, Trump mengolok rivalnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, karena sering memakai masker dan tidak menggelar pawai kampanye yang bisa menandingi kemeriahan pawainya.

Kini, Gedung Putih dan tim kampanye Trump harus menjawab mengapa presiden menempuh sikap sedemikian sembrono dalam hal perlindungan diri - serta berapa banyak pejabat di Gedung Putih dan petinggi pemerintah AS yang terpapar Covid-19. Pada masa krisis nasional, publik Amerika cenderung menggalang dukungan terhadap presiden. Akan tetapi sokongan tersebut mungkin belum cukup melindungi sang presiden dari cecaran pertanyaan.

Sejauh ini, Hicks tergolong staf Trump paling dekat yang teruji positif Covid-19. Hicks bepergian bersama Trump menggunakan pesawat Air Force One untuk menghadiri debat capres AS di Ohio awal pekan ini. Saat turun dari pesawat, Hicks tampak tidak memakai masker pada Selasa (29/09).

Keesokan harinya, pada Rabu (30/09), perempuan berusia 31 tahun itu bahkan terlihat lebih dekat dengan Trump di dalam helikopter kepresidenan Marine One saat sang presiden menggelar pawai di Minnesota. Cuitan Trump pada Kamis (01/10) malam berbunyi: "Hope Hicks, yang bekerja sangat keras tanpa istirahat sejenak, baru saja teruji positif Covid-19. Buruk!. "Ibu Negara dan saya menunggu hasil tes kami. Sementara itu, kami akan memulai proses karantina!"

Belum jelas apakah karantina yang dijalani Trump akan mempengaruhi debat capres kedua, yang dijadwalkan berlangsung di Miami, Florida, pada 15 Oktober. Dalam percakapan melalui telepon dengan pembawa acara Fox News, Sean Hannity, pada Kamis (01/10) dilansir BBC, Trump mengatakan dirinya dan istrinya "menghabiskan banyak waktu dengan Hope". "Jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi," kata Trump, seraya menambahkan bahwa Hicks kerap memakai masker tapi masih teruji positif Covid-19.

Setiap hari Gedung Putih melakukan tes terhadap para staf kepresidenan dan siapapun yang berkontak dengan presiden. Namun, Trump kerap tidak memakai masker dan sering terlihat tidak menjaga jarak sosial dengan stafnya dan orang-orang lain dalam acara resmi. Sebagaimana dilaporkan Bloomberg News, Hicks mengalami gejala-gejala Covid-19 dan dikarantina di pesawat Air Force One dalam perjalanan pulang dari Minnesota.

Apakah ada staf lain di Gedung Putih yang juga terjangkit Covid-19?

Hicks adalah staf Gedung Putih terkini yang teruji positif Covid-19. Sebelumnya, sekretaris pers Wakil Presiden Mike Pence, Katie Miller, mengalami hal yang sama pada Mei lalu dan kini telah pulih. Pada bulan yang sama, seorang personel Angkatan Laut AS yang menjadi salah satu pengawal pribadi Trump juga teruji positif virus corona.

Selain itu, Penasihat Keamanan Nasional, Robert O'Brien, sejumlah personel pasukan pengamanan presiden, seorang pilot Marine One, dan pegawai kantin Gedung Putih, juga teruji positif Covid-19. Akan tetapi, Gedung Putih saat itu menyatakan baik Trump maupun Pence tidak tertular.

Hope Hicks adalah juru bicara tim kampanye Trump saat pengusaha tersebut maju sebagai calon presiden. Ketika Trump menjabat presiden, Hicks menjadi direktur komunikasi Gedung Putih. Pada Maret 2018, dia mundur dari jabatannya untuk menjadi kepala bagian komunikasi di perusahaan Fox milik konglomerat Rupert Murdoch. Namun, dia kembali ke Gedung Putih pada Februari 2020. (*)

Tags : Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Ibu Negara Dikarantina, Positif Tertular Virus Corona ,