INDRAGIRI HULU - Menghadapi musim kemarau tahun ini, PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP), anak usaha Astra Agro Lestari Group siapkan sarana lengkap dan fire brigade hadapi musim kemarau dan karhutla.
Perusahaan Perkebunan kelapa sawit PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) menggelar apel kesiapsiagaan tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan ini sebagai tindak lanjut apel siaga darurat bencana Karhutla tingkat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang dilaksanakan pada bulan September ini.
Apel kesiapsiagaan tanggap darurat Karhutla yang dipusatkan di lapangan areal perkebunan PT TPP Kecamatan Pasir Penyu dihadiri Pj. Sekda Kabupaten Inhu, H. Syahruddin, S.Sos, M.T., Ketua DPRD Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat, Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.IK, M.Si., perwakilan Dandim 0302/Inhu, sejumlah Camat dan undangan lainnya.
Pemerintah daerah menyambut baik apa yang dilakukan PT TPP.
“PT TPP telah memberikan contoh dalam mengantisipasi kebakaran dan ini selayaknya menjadi contoh bagi perusahaan lainnya,” kata Sekda Inhu Zul Fahmi.
Ia juga meminta dukungan kecamatan yang berada di sekitar area operasional PT TPP, sehingga ketika terjadi potensi Karhutla penanganan dapat dilakukan secara bersama-sama.
“Kepada PT TPP hendaknya juga terus memberikan pelatihan dan pemahaman secara kontinyu kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) serta pihak terkait lainnya,” harap Syahruddin.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat menyampaikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan PT TPP.
“Kabupaten Inhu cukup rawan terjadi Karhutla dan PT TPP sudah menyiapkan yang terbaik untuk itu,” sebutnya.
Ia juga menegaskan bahwa simulasi semacam ini penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang baik mengenai peran dan langkah yang harus dilakukan saat Karhutla terjadi.
“Dengan upaya pencegahan yang dilakukan secara dini dan konsisten, kita optimis Kabupaten Inhu dapat terbebas dari Karhutla,” ujar Ketua DPRD tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, personel Fire Protection PT TPP, Hendra Novianto, juga memaparkan kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki perusahaan.
Para peserta antusias mengikuti jalannya presentasi dan mengajukan pertanyaan terkait perlengkapan penanggulangan kebakaran.
Administratur PT TPP, Victor Aybund, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Inhu, merupakan daerah rawan Karhutla.
Karena itu, seluruh elemen dan pemangku kepentingan dituntut untuk selalu siap siaga menghadapi ancaman tersebut.
“Sebagai bagian dari grup Astra Agro Lestari, PT TPP terus berkomitmen pada aspek keberlanjutan dan penanggulangan Karhutla melalui program Astra Agro Sustainability Aspirations 2030 yang berbasis strategi Triple-P, meliputi Portfolio, People, dan Public Contribution,” ujar Victor.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, PT TPP telah menyiapkan langkah nyata antara lain pembangunan embung dan kantong-kantong air, patroli terpadu bersama MPA, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan TNI-Polri.
“Kami juga telah menyiapkan sarana prasarana penanggulangan seperti menara pantau, drone, pompa jinjing, pompa high pressure, hand tools, hingga personel fire brigade yang terlatih,” tambahnya.
Seluruh upaya tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk menjaga lingkungan sekaligus mencegah Karhutla sejak dini.
Melalui apel siaga ini, diharapkan kolaborasi semakin kuat sehingga koordinasi dan langkah pencegahan maupun penanggulangan Karhutla di Kabupaten Inhu dapat berjalan optimal.
sebelumnya, PT TPP bersama Polsek Lirik Polres Indragiri Hulu, melakukan peninjauan kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Peninjauan bertujuan untuk memastikan seluruh infrastruktur dan personel siaga dan dalam kondisi optimal dalam mencegah serta menangani potensi Karhutla yang bisa terjadi selama musim kering.
Aipda Defri Afriadi, perwakilan dari Polsek Lirik yang memimpin pengecekan, menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam upaya pengendalian Karhutla.
“Kesiapan sarana sangatlah vital dalam pencegahan Karhutla. Kami mengapresiasi komitmen PT TPP yang secara aktif menjaga kesiapsiagaan,” ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, tim meninjau pos tim kesiapsiagaan tanggap darurat (TKTD), embung sebagai sumber air pemadaman, menara pengawas api, hingga peralatan regu pemadam. Seluruh fasilitas dicek untuk memastikan siap digunakan kapan pun diperlukan.
Turut mendampingi dari manajemen PT TPP yakni Hendra Novianto (Function Sustainability Astra Agro Lestari), Rangga Putradi (Asisten Sustainability PT TPP), dan Ujang Rahaya (Fire Protection Site PT TPP).
“Kami selalu berupaya menjaga kesiapan tim dan fasilitas di lapangan, terutama saat memasuki musim kemarau seperti sekarang ini,” ujar Hendra Novianto mewakili manajemen.
Melalui sinergi antara aparat dan perusahaan, PT TPP berharap dapat meminimalkan risiko Karhutla, serta menjaga keberlanjutan usaha dan kelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya. (*)
Tags : pt tunggal perkasa plantation, pt tpp, pt tpp siapkan sarana lengkap dan fire brigade, pt tpp hadapi musim kemarau, perusahaan perkebunan hadap karhutla,