INDRAGIRI HULU - PT Tunggal Perkasa Plantation (TPP) berhasil padamkan lahan terbakar di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu seluas 20 hektare.
"Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Sungai Guntung Hilir telah memasuki hari ke 11."
"Operasi pemadaman kebakaran lahan akan dilanjutkan kembali pada Jum'at, 14 Agustus 2026 kemarin," kata Muhammad Ilham Siddik, Kepala Manggala Agni Daerah Operasional (Daops) Sumatera VII Rengat Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera,Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Rabu (9/9) menyampaikan pesannya melalui Whats App (WA).
Berbagai langkah dan upaya untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan terus dilakukan oleh personil Manggala Agni Daerah Operasional (Daops) Sumatera VII Rengat Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama Tim Gabungan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kabupaten Indragiri Hulu bersama perusahaan perkebunan PT TPP.
Pada Kamis, 13 Agustus 2026 kemarin, personil Manggala Agni Daerah Operasional (Daops) Sumatera VII Rengat bersama Tim gabungan yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran lahan dan hutan tersebut terdiri dari personil Polres Inhu, TNI Kodim 0302 Inhu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (BPBDPKP) Kab Inhu dan dibantu oleh Personil Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sungai Guntung Hilir dan Regu Pemadaman Kebakaran (RPK) Perusahaan PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) berserta masyarakat setempat.
Dalam operasi pemadaman karhutla itu berhasil memadamkan lahan dengan total seluas 20,9 Hektar.
Lahan yang berhasil dipadamkan jenis lahan berupa lahan gambut, semak belukar dan perkebunan sawit masyarakat.
Muhammad Ilham menyatakan, bahwa kondisi api akibat kebakaran lahan sampai saat ini kondisi belum padam sedangkan untuk penjalaran pada sisi utama ke arah Utara dan Timur.
Sedangkan pada sisi Barat sudah tersekat tanggul dengan kemajuan sekat bakar sepanjang 1,4 kilometer (km), embung 12 titik, 900 meter kepala api terkendali.
Kendala yang dihadapi dalam operasi pemadaman ini, kata Muhammad Ilham, akses kepala api belum terbuka sepenuhnya, ketersediaan sumber air terbatas dan angin kencang.
"Kami menggunakan peralatan kendaraan R4 sebanyak 4 unit, R2 22 unit, mesin Mini Strike 8 unit, Mark 3 sebanyak 4 unit serta perlengkapan pendukung lainnya milik Manggala Agni," jelasnya. (*)
Tags : PT Tunggal Perkasa Plantation, TPP, Perusahaan Perkebunan, Perusahaan Padamkan Lahan Terbakar, Lahan Terbakar di Desa Sungai Guntung Hilir, Inhu, News Daerah,