News Daerah   2026/06/09 20:20 WIB

Selama Dua Hari Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai Sudah Tewaskan 8 Orang

Selama Dua Hari Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai Sudah Tewaskan 8 Orang

PEKANBARU - Dua kecelakaan maut yang terjadi secara beruntun di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) dalam kurun waktu dua hari terakhir merenggut delapan nyawa.

Rentetan peristiwa tragis di wilayah Kabupaten Siak itu kembali memunculkan perhatian publik terhadap pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol.

Berdasarkan data yang dihimpun halloriau.com, kecelakaan pertama terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, pada Sabtu 6 Juni 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Insiden tersebut melibatkan satu unit Toyota Hiace dan dump truk Hino. Akibat tabrakan itu, lima orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Empat korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Belum genap 24 jam berselang, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol yang sama. Kali ini insiden terjadi di KM 25/800 Jalur B pada Minggu 7 Juni 2026 sekitar pukul 23.45 WIB.

Kecelakaan melibatkan sebuah mobil ambulans dan truk trailer. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi setelah pengemudi ambulans kehilangan kendali saat berkendara.

Mobil ambulans yang dikemudikan Doni Afrizal (39), warga Jalan Sekip, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, saat itu melaju dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, mengungkapkan identitas para korban meninggal dunia dalam kecelakaan ambulans tersebut.

"Korban meninggal diidentifikasi sebagai Ade Misra (38) dan Kasih Afrianti (38), keduanya merupakan ibu rumah tangga asal Jalan Siak Bagan Api, serta Winda Handasari (37), seorang tenaga medis (perawat) yang ikut dalam rombongan ambulans tersebut," ujar AKBP Eko Baskara.

Rentetan kecelakaan yang menewaskan delapan orang dalam dua hari itu menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di jalan tol, terutama pada malam hingga dini hari yang kerap menjadi waktu rawan terjadinya kecelakaan.

AKBP Eko Baskara mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu menjaga konsentrasi dan mematuhi batas kecepatan yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada kecelakaan fatal yang merenggut banyak korban jiwa.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi dan batas kecepatan berkendara demi menghindari kecelakaan serupa," pungkasnya. (rp.abd/*)

Tags : jalan tol, tol pekanbaru-dumai, kecelakaan di jalan tol, kecelakaan maut di tol pekanbaru-dumai, News Daerah,