Headline Linkungan   2022/09/06 16:20 WIB

Seorang Karyawan Kontraktor Terluka Hebat, 'Bertarung dari Serangan Sultan yang Membabi Buta'

Seorang Karyawan Kontraktor Terluka Hebat, 'Bertarung dari Serangan Sultan yang Membabi Buta'
ilustrasi

PELALAWAN- Seorang karyawan kontraktor di Kabupaten Pelalawan diserang harimau ganas yang terjadi di Desa Serapung, Kecamatan Kuala Kampar pada Minggu (4/9/2022) malam.

"Serangan hebat mengarah pada karyawan kontraktor dan mengakibat terluka cukup parah."

Karyawan itu yang diserang bernama Nihar (41) bekerja di PT RPM, yang merupakan rekanan perusahaan pemegang ijin HTI di wilayah Pelalawan.

Beruntung Nihar selamat dalam peristiwa dan sudah dievakuasi ke RSUD Selisih Pangkalan Kerinci. 

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Genman S Hasibuan mengatakan setelah dilaporkan pihaknya dari Balai Besar KSDA Riau langsung melakukan proses mitigasi.

Genman menyebut korban sempat mendapat pertolongan pertama di klinik mitra perusahaan tempatnya bekerja.

"Luka korban akibat adanya interaksi negatif dengan harimau sumatera berupa serangan dan cakaran yang terjadi kepadanya," ujarnya.

Serangan harimau itu terjadi di areal konsesi HTI berlokasi di dalam kawasan hutan produksi di Pelelawan.

Saksi-saksi menyebut kronologis kejadian berawal pada Sabtu 3 September 2022 malam sekitar pukul 22.00 WIB korban hendak buang air kecil ke kamar mandi di belakang camp.

Ketika berjalan ke arah pintu kamar mandi, dari arah depannya tiba-tiba muncul seekor harimau. Karena sama-sama terkejut, harimau langsung menyerang korban yang menyebabkan sebagian tubuh kena cakar.

Kemudian korban langsung berteriak minta tolong yang direspon oleh teman-temannya datang ke lokasi. Harimau itu pun langsung pergi menjauh.

"Upaya lapangan yang dilakukan atas kejadian tersebut adalah dengan menekankan kepada semua karyawan untuk berhati-hati beraktivitas di luar camp, tidak keluar camp sendirian ketika malam hari. Dan memasukkan hewan peliharaannya kedalam kandang tertutup agar tidak mengundang harimau mendekati camp," kata Genman.

Selain itu, tim yang turun turut mengimbau untuk melakukan pembersihan areal sekitar camp dan memasang terpal atau plastik hitam mengelilingi barak sebagai penghalang pandangan harimau.

"Untuk memantau pergerakan dan keberadaan harimau sumatera, telah dilakukan pemasangan camera jebak sejumlah 10 unit," katanya. (*)

Tags : Serangan Harimau, Seorang Karyawan Kontraktor Terluka Hebat, Diserang Harimau Membabi Buta,