Artikel   2023/11/18 11:1 WIB

Timses Dibentuk yang Unjuk Dossy Iskandar Prasetyo untuk Pemenangan Anies-Muhaimin Menuju Pemilu 2024

Timses Dibentuk yang Unjuk Dossy Iskandar Prasetyo untuk Pemenangan Anies-Muhaimin Menuju Pemilu 2024
DOSSY ISKANDAR PRASETYO

DOSSY ISKANDAR PRASETYO diunjuk untuk menjadi Tim Pemenangan Nasional [TPN] Baja Amin untuk pemenangan menuju Pemilu 2024.

Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) resmi membentuk tim pemenangan pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Tim pemenangan ini dibernama Badan Pekerja Anies-Muhaimin atau Baja Amin. Tim ini dibentuk untuk menggantikan Tim 8 yang bertugas untuk menjadi jembatan komunikasi baik di internal maupun eksternal koalisi.

Secara keseluruhan, Baja Amin akan diisi oleh 15 orang yang menduduki posisi struktural. Akan tetapi, saat ini baru terpilih sembilan nama yang mengisi tim pemenangan tersebut.

Anies merinci, 15 orang tersebut terdiri dari tiga orang dari Partai Nasdem, tiga orang dari PKS, dan tiga orang dari PKB. Lalu, tiga orang dari capres dan tiga orang dari cawapres.

Anies bilang, tim pemenangan ini juga memiliki anggota penasehat dari beberapa anggota Tim 8 yang sebelumnya dibentuk sebagai badan pemenangan.

"Di sini nanti ada penasihat, penasihat di Baja ini adalah Pak Shohibul Imam, kedua Pak Sugeng Suparwoto, dan ketiga Pak Dadang Juliantara, yang kemarin tiga-tiganya berada di Tim 8 sekarang menjadi penasihat bagi kita," kata Anies di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2023).

Berikut profil singkat sembilan anggota Baja Amin:

1. Dossy Iskandar Prasetyo Dossy Iskandar merupakan politikus Partai Nasdem yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Kajian Komisi Ketatanegaraan MPR RI. Pria kelahiran Surabaya, 11 Oktober 1962, itu sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 lewat Partai Hanura. Kini, Dossy akan kembali maju menjadi calon legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VIII.

2. Suyoto Suyoto merupakan politikus Partai Nasdem. Di partai besutan Surya Paloh, Suyoto menjabat sebagai Koordinator Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP Nasdem. Suyoto atau yang biasa disapa Kang Nyoto merupakan mantan Bupati Bojonegoro dua periode, yakni 2008-2013 dan 2013-2018.

3. Willy Aditya Willy Aditya merupakan sosok penting di Partai Nasdem dengan menjabat sebagai Ketua DPP Partai Nasdem. Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat, 12 April 1978, itu pernah turun dalam gelanggang Pemilu 2014 lewat Dapil Jawa Barat VII, namun gagal.

Tak menyerah, Willy kembali maju menjadi caleg pada Pemilu 2019 untuk dapil Jawa Timur XI. Usahanya kali ini berhasil dengan memperoleh 190.814 suara.

4. Rozaq Ashari Rozaq Ashari merupakan politikus PKS. Di partai ini, ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Hubungan Antarlembaga.

5. Al Muzzamil Yusuf Al Muzammil Yusuf adalah politikus PKS yang juga menjabat sebagai anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS. Pria kelahiran Tanjung Karang, Lampung, 6 Juni 1965 itu pernah menjabat sebagai Wakil Presiden DPP PKS pada 2004.

6. Setia Budi Wibowo Setia Budi Wibowo merupakan anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PKS. Pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah, 30 Desember 1969 itu pernah menjadi anggota DPRD Kudus.

7. Nihayatul Wafiroh Nihaytul Wafiroh adalah politikus PKB. Tercatat, Nihayatul pernah menjadi Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Yogyakarta. Selain sebagai politikus, Nihayatul juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Nadhlatul Ulama.

8. Syaiful Huda Syaiful Huda merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PKB. Pada Pemilu 2019, Syaiful Huda bertarung di Dapil Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bekasi.

9. Lukmanul Khakim Lukmanul Khakim adalah politikus PKB yang menjabat sebagai Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP PKB. Pria kelahiran Lamongan, 8 Januari 1983 pernah menjadi anggota DPR periode 2014-2019.

Sebelumnya, pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membentuk tim pemenangan pengganti tim 8.

Bakal calon presiden, Anies Baswedan, mengatakan, tim dengan nama Badan Pekerja Anies-Muhaimin (Baja Amin) tersebut berisi 15 orang.

"Baja Amin nanti yang akan mewakili masing-masing pihak, (di dalamnya ada perwakilan) 3 partai, (dan perwakilan) capres maupun cawapres di dalam berkomunikasi internal maupun eksternal," kata Anies di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2023).

Anies merinci, 15 orang tersebut terdiri dari 3 orang dari Partai Nasdem, 3 orang dari PKS, dan 3 orang dari PKB. Lalu, 3 orang dari calon presiden, dan 3 orang dari calon wakil presiden. Anies bilang, tim pemenangan ini juga memiliki anggota penasehat dari beberapa anggota tim 8 yang sebelumnya dibentuk sebagai badan pemenangan.

"Di sini nanti ada penasihat, penasihat di Baja ini adalah Pak Shohibul Imam, kedua Pak Sugeng Suparwoto, dan ketiga Pak Dadang Juliantara, yang kemarin tiga-tiganya berada di Tim 8 sekarang menjadi penasihat bagi kita," tutur Anies.

Anies menyatakan penunjukan ketua tim dan perwakilan dari bakal capres-cawapres masing-masing 3 orang akan diumumkan kemudian. Berikut ini anggota Baja Amin dari masing-masing partai: Partai Nasdem Dossy Iskandar, Suyoto, dan Willy Aditya. PKS Rozaq Asyhari, Muzzammil Yusuf, dan Wibowo. PKB Nihayatul Wafiroh, Syaiful Huda, dan Lukmanul Khakim.

Tags : tim pemenangan nasional, tpn anies-muhaimin, tim pemenangan anies-muhaimin, baja amin,