News Kota   2026/05/10 18:11 WIB

75 Petugas Dikerahkan untuk Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Iduladha

75 Petugas Dikerahkan untuk Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Iduladha

PEKANBARU – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengintensifkan pengawasan lalu lintas dan kesehatan hewan kurban.

"75 Petugas lakukan pemeriksaan hewan kurban."

“Kami sudah melakukan pemantauan melalui tim yang berjumlah 30 orang. Hewan yang masuk dipantau sehingga nantinya dapat diketahui jumlah sapi dan kambing yang masuk ke Pekanbaru,” kata Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanak) Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kota Pekanbaru, Zulpan Ependi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sapi dan kambing yang beredar dalam kondisi sehat, aman, serta layak dikonsumsi masyarakat.

Distanak telah menurunkan puluhan petugas untuk memantau pergerakan hewan kurban yang masuk ke wilayah kota.

Pendataan dilakukan sejak dini agar jumlah hewan yang beredar dapat terpetakan secara akurat.

Zulpan Ependi, menegaskan pengawasan sudah berjalan.

Selain pendataan, pemerintah juga menyiapkan edukasi bagi pengurus masjid yang menjadi lokasi penyembelihan. Sosialisasi ini mencakup tata kelola hewan kurban hingga standar kesehatan.

“Kami rutin melaksanakan sosialisasi setiap tahun kepada pengurus masjid yang mengelola hewan kurban. Rencananya kegiatan tersebut digelar pada Selasa mendatang di DPP,” jelas Zulpan.

Langkah edukatif ini dinilai penting agar proses kurban berlangsung higienis dan sesuai standar kesehatan hewan.

Pemeriksaan langsung di kandang penggemukan dan lapak penjualan akan dilakukan secara menyeluruh mulai H-10 Iduladha.

Pemerintah ingin memastikan kondisi hewan tetap terpantau hingga hari penyembelihan.

“Mulai H-10 Iduladha kami akan turun langsung memantau seluruh hewan kurban agar jumlah dan kondisi kesehatannya dapat diketahui hingga hari pelaksanaan,” katanya.

Pada hari pemotongan kurban, pengawasan akan diperluas melalui kolaborasi lintas organisasi. Total 75 petugas akan diterjunkan ke lapangan, melibatkan dokter hewan hingga mahasiswa kedokteran hewan.

“Total sekitar 75 petugas akan turun ke lapangan, terdiri dari 30 orang dari PDHI, 33 mahasiswa kedokteran hewan Unri, dan sisanya dari dinas,” tambahnya.

Petugas akan melakukan pemeriksaan ante-mortem (sebelum penyembelihan) dan post-mortem (setelah penyembelihan). Pemeriksaan mencakup kondisi fisik hingga organ dalam.

“Kami akan memeriksa kondisi hewan, termasuk organ dalamnya. Jika ditemukan penyakit atau cacing yang membahayakan, maka daging tidak boleh dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter hewan,” tegas Zulpan. (*)

Tags : hewan kurba, iduladha 1447 hijriyah, 75 petugas lakukan pemeriksaan hewan kurban, hewan kurban di iduladha, News Kota,