Sosial   2026/07/07 21:40 WIB

Dompet Dhuafa Jawab Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang untuk Pendidikan

Dompet Dhuafa Jawab Keterbatasan Ekonomi Bukan Penghalang untuk Pendidikan

JAKARTA– Kabar membanggakan dan penuh rasa syukur, alhamdulillah, kembali datang dari dunia pendidikan binaan Dompet Dhuafa.

‘’Dari total 85 penerima manfaat Program Beasiswa Youth Ekselensia Scholarship (YES) Angkatan 4, sebanyak 66 awardee atau 77,6 persen menembus ketatnya persaingan dan dinyatakan lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta,” tulis Bayu Chandra Winata, tim program Pendidikan Dompet Dhuafa, melalui laporan singkat, Selasa (7/7).

Bayu menyampaikan, capaian ini diraih melalui berbagai jalur seleksi resmi, mulai dari Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), SPAN PTKIN, UMPTKIN, Mandiri, hingga jalur prestasi lainnya.

Capaian ini menjadi bukti, keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi anak-anak bangsa untuk menjemput impian tertinggi mereka melalui pendidikan.

Tahun 2026 ini juga mencatatkan tinta emas tersendiri bagi perjalanan Program Beasiswa YES. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, salah satu awardee binaan berhasil melompati batas negara dan diterima di perguruan tinggi internasional terkemuka.

Prestasi luar biasa ini dipersembahkan oleh Muhammad Sholahudin. Melalui perjuangan, kerja keras, dan doa yang tak putus, Sholahudin berhasil mengamankan kursi beasiswa luar negeri di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. 

Tak tanggung-tanggung, ia sebelumnya juga dinyatakan lolos jalur SNBT di program studi Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pencapaian Sholahudin menjadi simbol kuat bagi seluruh anak muda di Indonesia, mimpi besar dapat diraih siapa saja yang berani berusaha, konsisten belajar, dan terus bertawakal.

Tidak hanya bersinar di kancah internasional, para awardee YES Angkatan 4 lainnya juga berhasil mendominasi bangku kuliah di deretan universitas terbaik di Indonesia. 

Mulai dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Sumatera Utara (USU), hingga Universitas Andalas (Unand).

“Keberhasilan luar biasa ini tentu tidak diraih dalam semalam. Di balik pengumuman kelulusan yang membahagiakan ini, ada jalinan proses bimbingan yang panjang, ketekunan belajar para siswa, untaian doa malam para orang tua, serta dedikasi penuh dari para mentor dan pendamping beasiswa YES,” sebut Bayu.

Lebih dari itu, pencapaian para tunas bangsa ini merupakan buah manis dari komitmen gotong royong para donatur, muzakki, dan seluruh keluarga besar Dompet Dhuafa yang terus memercayakan penunaian zakat, infak, dan sedekahnya untuk membuka akses pendidikan bagi kaum dhuafa.

“Selamat berjuang di bangku kuliah, para awardee YES Angkatan 4! Langkah kaki kalian di dunia kampus hari ini adalah fondasi awal bagi lahirnya generasi pemimpin masa depan yang berintegritas, berprestasi, dan siap membawa kemaslahatan besar bagi agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Tags : dompet dhuafa, youth ekselensia scholarship awardee, impian tertinggi, berani berusaha, komitmen gotong royong,