Bisnis   2023/03/22 13:54 WIB

Dua Pabrik Kelapa Sawit Musim Mas Tersertifikasi Pertama di Indonesia, 'Berdasarkan Prinsip dan Kriteria RSPO'

 Dua Pabrik Kelapa Sawit Musim Mas Tersertifikasi Pertama di Indonesia, 'Berdasarkan Prinsip dan Kriteria RSPO'

BISNIS - Dua pabrik kelapa sawit milik perusahaan perkebunan sawit PT Musim Mas (MM) tersertifikasi pertama di Indonesia berdasarkan prinsip dan kriteria RSPO (P&C) Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Musim Mas mengumumkan anak perusahaannya (pabrik kelapa sawit di Pangkalan Lesung dan Batang Kulim) menerima 100% bahan mentahnya dari sumber suplai yang tersertifikasi seperti diumumlan melalui website perusahaan musimmas.com.

Pabrik Pangkalan Lesung berlokasi di propinsi Riau Indonesia dan terletak di bagian selatan konsesi. Pabrik ini memproduksi 66,454MT minyak sawit mentah (Crude Palm Oil –CPO) dan 16,614MT Minyak initi mentah of (Crude Palm Kernel Oil-CPKO) pada tahun 2013, sementara pabrik Batang Kulim yang terletak di bagian utara konsesi, memproduksi  77,603MT CPO dan 19,020MT CPKO.

Sumber suplai untuk pabrik Pangkalan Lesung seluas 12,811 ha, sementara sumber suplai pabrik   Batang Kulim seluas 11,926 ha, termasuk grup Perkebunan dan (eksternal) lahan milik petani local.

Kedua pabrik ini merupakan yang pertama disertifikasi pada 6 January 2009 lalu yang berakhir pada 5 January 2019.

Sertifikasi ini diverifikasi secara independen oleh Control Union (CUC). CUC merupakan badan sertifikasi independen yang disahkan oleh RSPO, yang berkantor pusat di Belanda.

Di bawah syarat dan ketentuan yang ditetapkan RSPO, pengusaha kelapa sawit akan dinilai untuk sertifikasi setiap lima tahun sekali dan apabila telah disertifikasi akan di nilai secara berkelanjutan. Setelah lima tahun, penilaian utama akan dilakukan kembali. Tujuan dari persyaratan rinci ini untuk memastikan penilaian RSPO dilakukan dengan objektif dan secara konsisten, diikuti dengan tingkat ketelitian teknis dan kredibilitas pemangku kepentingan.

RSPO yang dimiliki perusahaan merupakan inisiatif berbagai pemangku kepentingan yang memberikan kerangka penting untuk pemangku kepentingan di semua rantai suplai minyak sawit, untuk berbagi pandangan dan perspektif dalam isu-isu penting yang berhubungan dengan keberlanjutan industri Minyak kelapa sawit .

Didirikan pada tahun 2004, RSPO merupakan icon badan sertifikasi dunia untuk keberlanjutan Minyak kelapa sawit.

Dengan lebih dari 1,500 anggota di dunia, RSPO bertujuan untuk mengubah pasar minyak sawit menjadikan keberlanjutan minyak sawit sebagai sebuah standar, dengan mempromosikan kerjasama dalam rantai suplai dan menfasilitasi sebuah dialog terbuka diantara pemangku kepentingan.

Kapasitas produksi tahunan RSPO berjumlah16% dari total pasar minyak sawit dunia.

Grup Musim Mas kini telah terintegrasi terbesar di dunia dengan operasi yang mencakup seluruh rantai nilai dan terletak di 13 negara di dunia termasuk Amerika, Eropa dan Asia.

Tenaga kerja global yang dimiliki terus melakukan pengembangan yang inovatif dan berkelanjutan di seluruh spektrum rantai suplai minyak sawit untuk memastikan kualitas produk, keamanan, dan efisiensi berjalan seiring dengan perkembangan industri.

Sejak Tahun 1972, Musim Mas telah membangun hubungan yang erat dan awet dengan pelanggan dan pemangku kepentingan di seluruh dunia.

Dari perkebunan, pabrik pengolahan, kilang, pabrik penggilingan inti sawit, oleokimia, dan pabrik specialty fats, perusahaan ini memproduksi minyak sawit dan produk turunannya yang bernilai tambah sebelum mengekspornya ke pelanggan melalui armada ekstensif kapal tangki dan tongkang kami. Saat ini, Musim Mas adalah pengekspor minyak sawit terbesar di Indonesia yang aktivitas pemasaran globalnya dijalankan oleh Inter-Continental Oils and Fats (ICOF), bagian dari Grup Musim Mas. (*)

Tags : pt musim mas, dua pabrik kelapa sawit musim mas tersertifikasi, musim mas pakai prinsip dan kriteria RSPO,