PEKANBARU - Jalan Rambutan di Kelurahan Sidomulio, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru sudah banyak yang berlubang sangat membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
"Jalan berlubang itu selain memicu kecelakaan dan menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan."
"Melintasi badan jalan sepanjang lebih kurang 1 kilomter itu perlu diwaspadai untuk menghindari risiko kecelakaan. Ya, selalu ekstra waspada, menjaga jarak aman," kata Dahrul Rangkuti, Aktivis Eka Nusa yang mengaku saban hari melintasi jalan itu.
"Warga disini kelihatannya sudah melaporkan kerusakan jalan, terbukti pihak PUPR melakukan antisipasi dengan menutup sebagian lubang dengan pasir batu (sirtu). Tetapi kelihatannya tidak standar teknis dan keselamatan," ujarnya.
Dahrul lantas mereka-reka kalau fenomena jalan berlubang yang banyak terjadi di Kota Pekanbaru diklaim atas dampak cuaca ekstrim.
"Seharusnya menjadi pelecut dan pembelajaran semua pihak untuk pembenahan total merekonstruksi dan rehabilitasi jalan agar lebih memenuhi standar teknis dan keselamatan," ungkapnya.
Jadi Dahrul Rangkuti, kembali mengingatkan, prinsip kehati-hatian pengguna jalan menjadi kunci mewujudkan keselamatan di jalan raya baik untuk keselamatan dirinya dan atau keselamatan pengguna jalan lain.
Rasanya ada benarnya juga jika jalan raya ini bak menjadi mesin pembunuh. Pasalnya, mengacu pada data Jasa Raharja (2024), tak kurang dari 25 ribu orang di Indonesia nyawanya melayang di jalan raya setiap tahunnya karena kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Pemicunya berbagai macam musabab, namun musabab yang paling dominan adalah faktor manusia (human factor), dan mayoritas melibatkan pengguna sepeda motor. (*)
Tags : jalan, angkutan jalan, tanggung jawab, jalan rambutan berlubang, pekanbaru, waspada jalan berlubang, jalan berlubang mengundang maut, News Kota,