PEKANBARU – Masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Riau diminta mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
"Waspada hujan lebat dan angin kencang."
"Pada pagi hari, kondisi cuaca di Riau diprakirakan udara kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sejumlah wilayah," kata petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Indah, Kamis (5/11).
BMKG memprakirakan hujan berpotensi terjadi sejak pagi hingga dini hari dengan intensitas dan sebaran wilayah yang berbeda.
Indah, mengatakan hujan ringan hingga sedang telah terpantau terjadi pada pagi hari di sejumlah daerah.
Berdasarkan pemantauan citra radar cuaca, hujan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.
Memasuki siang hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai.
Sementara pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Riau.
"Untuk sore hingga malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Riau," jelasnya.
Potensi hujan masih berlanjut hingga dini hari. BMKG memperkirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Lima wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan yakni Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, dan Pelalawan. Potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan terjadi pada pagi atau sore, malam hingga dini hari.
"Masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca tersebut," ujarnya.
Untuk kondisi atmosfer, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 24 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Di sisi lain, pemantauan titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera mencatat sebanyak 340 titik berdasarkan pembaruan data pukul 23.03 WIB.
Provinsi Jambi menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 142 titik. Disusul Sumatera Selatan sebanyak 139 titik dan Bangka Belitung 32 titik.
Selanjutnya, Lampung tercatat sembilan titik, Aceh enam titik, Riau enam titik, Bengkulu lima titik, serta Sumatera Utara satu titik.
Khusus di Provinsi Riau, enam hotspot tersebar di lima kabupaten. Kabupaten Indragiri Hilir mencatat jumlah terbanyak dengan dua titik.
Sementara itu, masing-masing satu titik terdeteksi di Kabupaten Kampar, Pelalawan, Siak, dan Indragiri Hulu.
Data tersebut menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (*)
Tags : cuaca, hujan lebat angin kencang, waspada hujan lebat angin kencang, News Kota,