Pekanbaru   2026/11/05 10:18 WIB

Tiap Masuki Hujan Drainase Sering Meluap, Buat Anggota Dewan Gerah dan Minta Perbaikan Agar Mengalir Optimal

Tiap Masuki Hujan Drainase Sering Meluap, Buat Anggota Dewan Gerah dan Minta Perbaikan Agar Mengalir Optimal

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Banjir di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru tidak hanya berkaitan dengan tingginya intensitas hujan.

Tumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase turut menjadi penyebab air tidak mengalir optimal hingga meluap ke badan jalan.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan, penyumbatan drainase menjadi salah satu persoalan yang ditemukan petugas saat melakukan penanganan di lapangan.

Kondisi tersebut menyebabkan saluran kehilangan fungsi ketika menampung limpasan air hujan.

"Kita melihat selama ini drainase yang tersumbat karena sampah, maka tim di lapangan rutin melakukan pengerukan dan normalisasi," tegas Agung, Rabu (4/11).

Menurutnya, sejumlah saluran drainase ditemukan dipenuhi sampah sehingga tidak mampu mengalirkan air sebagaimana mestinya.

Akibatnya, ketika hujan deras turun, air meluap dan menggenangi jalan hingga mengganggu kelancaran lalu lintas.

Pemko Pekanbaru kini mengintensifkan pengerukan dan normalisasi saluran, sekaligus memperbaiki sejumlah infrastruktur drainase yang mengalami kerusakan.

Namun, penanganan persoalan ini tidak cukup hanya mengandalkan pengerjaan fisik.

Agung meminta masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air maupun di sekitar drainase.

Warga dapat memanfaatkan layanan armada Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) yang tersedia di setiap kelurahan agar sampah rumah tangga terangkut secara teratur.

Di sisi infrastruktur, Pemko Pekanbaru menargetkan pengerjaan dan perbaikan drainase terus berlangsung hingga akhir 2026.

Sepanjang tahun ini, pekerjaan tersebut mencakup enam ruas jalan, yakni Jalan Paus, Jalan Darma Bakti, Jalan Embun Pagi, Jalan Cipta Karya, Jalan Arifin Achmad, dan Jalan Srikandi.

Salah satu pekerjaan juga mencakup pembangunan ulang saluran drainase yang membentang dari kawasan simpang Jalan Arifin Achmad.

"Kami juga berkoordinasi dengan lintas instansi dalam penanganan banjir di Kota Pekanbaru," pungkasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk menambah alokasi anggaran perbaikan jalan dan drainase pada 2027.

Perbaikan infrastruktur jalan dan drainase di Kota Pekanbaru sepanjang 2026 mulai menunjukkan hasil.

Dampak pembangunan tersebut pun telah dirasakan masyarakat. Namun, upaya pembenahan infrastruktur dinilai masih perlu dilanjutkan, terutama di sejumlah titik yang belum tersentuh pengerjaan.

Ia menyarankan agar anggaran tahun depan ditingkatkan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun ini.

"Idealnya, anggaran perbaikan jalan dan drainase tahun depan itu bisa ditambah dua kali lipat dibandingkan tahun 2026," saran Rois, Selasa (3/11).

Menurut Rois, meski berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemko Pekanbaru telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Terutama pada sejumlah ruas jalan dan titik drainase yang belum mendapatkan penanganan, meskipun telah masuk dalam pemetaan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) maupun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengungkapkan, anggaran perbaikan jalan pada 2026 dialokasikan sebesar Rp100 miliar.

Begitu juga dengan anggaran pembenahan drainase yang nilainya mencapai Rp100 miliar.

Namun, realisasi pengerjaan drainase di lapangan diperkirakan belum maksimal. Pasalnya, hingga saat ini baru enam titik drainase yang diperbaiki.

"Tentunya perlu ada peningkatan alokasi anggaran, agar penanganan infrastruktur di Pekanbaru bisa menjangkau lebih banyak wilayah," terangnya.

Rois menilai, penambahan anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk mengoptimalkan program pembangunan yang telah direncanakan Pemko Pekanbaru.

Dengan dukungan anggaran yang lebih besar, pengerjaan perbaikan jalan dan drainase di berbagai wilayah dapat dilakukan secara lebih maksimal.

Selain itu, target pembangunan yang telah ditetapkan juga diharapkan bisa tercapai lebih cepat.

Ia berharap, persoalan infrastruktur yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah Pemko Pekanbaru dapat terus dikurangi melalui kesinambungan pembangunan dan dukungan anggaran yang memadai.

Rois juga meminta OPD terkait agar mulai mempersiapkan perencanaan pembangunan infrastruktur 2027 secara matang, sehingga kebutuhan anggaran dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Kita harapkan, OPD terkait mempersiapkan ini secara matang. Apalagi sekarang kan dalam proses pembahasan R-APBD 2027," katanya.

Dengan peningkatan anggaran tersebut, diharapkan pembenahan jalan dan drainase di Pekanbaru dapat semakin merata, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat. (rp.ind/*)

Tags : hujan, banjir, pekanbaru, drainase meluap, perbaikan drainase agar mengalir optimal,