Pendidikan   2026/06/24 12:33 WIB

Orangtua Siswa Masih Kebingungan Cara Pendaftaran Lewat SPMB

Orangtua Siswa Masih Kebingungan Cara Pendaftaran Lewat SPMB
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP 2026

PEKANBARU - Beberapa orang tua siswa mengalami kebingungan dengan sistem dalam jaringan atau “online” dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) karena tidak mengerti menggunakan internet. 

"Saya masih bingung dengan pendaftaran secara online sebab saya tidak bisa menggunakan internet," kata salah satu orang tua siswa Susi di SMPn 21 Kota Pekanbaru, Rabu. 

Dari pengamatan di sekolah itu, hanya ada beberapa orang tua siswa yang mengerti mendaftarkan anaknya secara online. 

Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Pekanbaru, resmi dibuka sejak, Senin 22 Juni 2026.

Sejak hari pertama pendaftaran, sejumlah orang tua murid mulai mengeluhkan kerumitan pendaftaran mandiri.

Mereka mengaku kesulitan saat mengunduh berkas dokumen pendaftaran. Apalagi berdasarkan petunjuk teknis terbaru, pendaftaran untuk SMP sepenuhnya dilakukan secara daring.

Sehingga panitia SPMB tidak lagi menerima berkas fisik.

Pantauan dilapangan di sekolah SMPN 21 Pekanbaru misalnya, sekitar pukul 09.30 Wib, sejumlah orang tua yang membawa berkas fisik pendaftaran terlihat kebingungan.

Sebagian besar dari mereka mengalami kendala teknis saat mencoba mendaftar secara mandiri dari rumah melalui gawai mereka.

Beberapa dari mereka kemudian berkumpul untuk meminta keterangan teknis dari panitia SPMB SMPN 21. Selain itu, nampak juga orang tua yang sudah mengunggah berkas secara online tapi masih datang membawa berkas fisik ke sekolah.

Ahmad Faris, salah seorang wali murid yang hendak mendaftarkan putrinya di SMPN 21 melalui jalur prestasi mengaku bingung dengan sistem terbaru yang diterapkan.

Dari operator sekolah asal, ia diminta untuk datang ke sekolah. Sementara di sekolah tujuan, ia diminta kembali meminta bantuan ke operator sekolah asal.

"Jadi bingung diminta bolak-balik. Ini sudah ada akunnya. Tapi sistem upload berkas yang masih kami bingungkan. Ini takutnya nanti disuruh bolak-balik terus," ujar Faris.

Faris berharap bisa mendapat kejelasan mengenai mekanisme pendaftaran mandiri. Dengan harapan tidak perlu bolak-balik ke sumber informasi.

Sementara itu, para Panitia SPMB di SMPN 21 itu menerangkan sesuai Juknis SPMB, pihaknya tidak lagi menerima berkas fisik pendaftaran.

Adapun di sekolah, panitia melalui operator hanya menyetujui berkas yang masuk melalui sistem SPMB Online.

"Tidak seperti tahun lalu, sesuai Juknis SPMB, tahun ini kami tidak menerima berkas. Semuanya daring. Nah, kondisinya masih ada miskomunikasi. Orang tua murid hari ini datang membawa berkas fisik. Padahal di ketentuan pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui web SPMB Pekanbaru," terang para panitia itu.

Menurutnya Disdik Kota Pekanbaru sudah melakukan sosialisasi terkait Juknis terbaru ini pada semua satuan pendidikan. Namun bisa jadi ada informasi teknis yang belum sampai pada sejumlah orang tua murid.

SMPN 21 sendiri merupakan sekolah yang menjadi incaran banyak siswa di sekitar wilayah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. (rp.sul/*)

Tags : spmb, sistem penerimaan murid baru, spmb smp, pekanbaru, orang tua siswa, sekolah di pekanbaru, spmb 2026,