PEKANBARU - Kabut tipis yang diduga merupakan asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau.
Kabut tips itu tampak jelas dari sekitar pukul 06.30 WIB, Selasa (11/8) pagi, di sekitar kawasan Jembatan Sungai Siak, dan Jalan Sudirman Pekanbaru dan terasa berbeda dari embun pagi lantaran tidak ada hawa segar serta muncul saat Riau sedang dilanda kemarau el nino dan Karhutla.
“Ini kabut asap ya? Ini beda dengan embun pagi, tidak segar,” kata Herman, warga Pekanbaru, Selasa (11/8).
Walaupun kabut tipis itu belum terasa berbau, namun jarak pandang untuk gedung perkantoran dan Jembatan Sungai Siak terselimuti kabut putih dari kejauhan.
Sejumlah pengendara bermotor tampak sudah mulai memakai masker. Selain itu, sejumlah warga masih ada yang olahraga sepeda dan lari pagi meski kabut putih menyelimuti sinar matahari pagi.
Adapun index kualiltas udara yang dilansir dari website Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara di Kota Pekanbaru berada posisi sedang pada pukul 06.00 WIB dengan angka 43,2 partikulat matter.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait kabut tipis yang menyimuti Kota Pekanbaru Selasa (11/9) pagi, apakah embun atau kabut asap Karhutla.
Kondisi udara di Pekanbaru sempat dilaporkan mengalami kekhawatiran terkait potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas, dengan laporan kasus ISPA serta penetapan status siaga darurat oleh pemerintah, sementara kualitas udara aktual terpantau pada tingkat sedang.
Penyebab dan kondisi udara biasanya akibat cuaca panas terik dalam beberapa waktu terakhir memicu peningkatan titik api di sebagian wilayah Riau.
Indeks Kualitas Udara (AQI) di Pekanbaru berada di angka sekitar 84 dengan kategori sedang.
Pemerintah Kota Pekanbaru memberlakukan langkah kewaspadaan darurat bencana karhutla untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.
Tetapi dampak pada kesehatan tetap ada. Sebagian warga mengeluhkan bau asap tipis pada waktu tertentu.
Muncul laporan keluhan kesehatan seperti batuk, flu, dan indikasi ISPA di fasilitas kesehatan setempat. (rp.den/*)
Tags : kabut asap, pekanbaru, karhutla riau, News Kota,