PEKANBARU, RIAUPAGI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat program peningkatan infrastruktur jalan dengan fokus pada perbaikan puluhan kilometer ruas jalan rusak yang tersebar di berbagai kawasan kota.
"Jalan rusak puluhan kilometer di Pekanbaru."
"Sejumlah ruas jalan dalam proses perbaikan. Saya sudah turun melakukan peninjauan langsung," kata Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, Jumat (12/6).
Sejumlah titik yang selama ini dikeluhkan masyarakat kini mulai dikerjakan secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Ia memastikan proses perbaikan terus berjalan sesuai rencana. Ia bahkan turun langsung meninjau sejumlah lokasi guna memastikan kualitas pekerjaan dan mendengar aspirasi warga di lapangan.
Menurut Agung, beberapa ruas jalan yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan antara lain Jalan Beringin, Jalan Merak dan Jalan Cendrawasih.
Peninjauan lapangan dilakukan bersama jajaran terkait untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Salah satu titik yang menjadi perhatian Pemko Pekanbaru adalah Jalan Beringin bagian ujung.
Kawasan yang padat penduduk tersebut sebelumnya belum tersentuh pengaspalan dan kerap menjadi keluhan warga akibat kondisi jalan yang buruk.
Dalam pekerjaan yang sedang berlangsung, pemerintah melakukan peninggian badan jalan hingga sekitar 70 sentimeter untuk mengatasi persoalan aksesibilitas dan genangan yang selama ini terjadi.
Agung mengungkapkan, kondisi jalan tersebut sempat menjadi simbol kekecewaan warga karena kerusakannya yang cukup parah.
"Jalan Beringin ujung, padat penduduk tapi belum diaspal. Kami kesana semalam, kita meninggikan jalan itu sampai 70 sentimeter," tuturnya.
"Warga sangat senang, karena sebelumnya di sana warga lewat jalan itu ada yang hamil lalu keguguran. Sampai jalan itu ada yang pernah ditanami pohon pisang," sambungnya.
Menurutnya, respons masyarakat terhadap perbaikan yang dilakukan sangat positif karena akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman dibandingkan sebelumnya.
Meski masyarakat menginginkan percepatan pembangunan infrastruktur, Agung menegaskan, setiap pekerjaan harus melalui tahapan perencanaan dan penganggaran yang matang agar hasilnya berkualitas serta berkelanjutan.
Ia memastikan pemerintah tidak tinggal diam terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan.
Namun pelaksanaan proyek harus tetap mengikuti mekanisme yang berlaku agar penggunaan anggaran berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Kami tentu ingin pekerjaan dilakukan secepat mungkin. Tetapi seluruh proses harus melalui perencanaan dan penganggaran yang baik agar hasilnya maksimal dan bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," pungkasnya. (rp.ind/*)
Tags : infrastruktur, jalan rusak, pekanbaru, perbaikan infrastruktur, jalan rusak puluhan kilometer di pekanbaru ,