Riau   2026/07/09 9:18 WIB

Pemprov Riau Buka Ruang Diskusi untuk Siapkan Pergantian Landmark Tari Japin di Bundaran Depan Kantor Gubernur 

Pemprov Riau Buka Ruang Diskusi untuk Siapkan Pergantian Landmark Tari Japin di Bundaran Depan Kantor Gubernur 

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pemprov Riau mulai mematangkan konsep penataan Bundaran Jalan Jenderal Sudirman yang berada tepat di depan Kantor Gubernur Riau.

"Bundaran depan kantor gubernur akan diganti landmark baru."  

"Dari hasil diskusi tersebut, ada tiga konsep yang mengemuka, yakni tugu berbentuk tanjak, Tugu Lancang Kuning, dan Tugu Titik Nol Pekanbaru. Seluruhnya merupakan masukan dari berbagai pihak yang kami himpun sebagai bahan pertimbangan," kata Plt Kadis PUPR PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi, Rabu (8/7).

Penataan kawasan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempercantik wajah Kota Pekanbaru, tetapi juga menghadirkan ikon baru yang merepresentasikan identitas budaya Melayu Riau.

Dalam proses penyusunan konsep, Pemprov Riau membuka ruang diskusi melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari akademisi, tokoh adat, organisasi profesi hingga konsultan independen.

Langkah ini dilakukan agar ikon yang dipilih memiliki nilai budaya, sejarah, sekaligus menjadi landmark yang membanggakan masyarakat.

Zulfahmi mengungkapkan, dari hasil pembahasan sementara terdapat tiga konsep utama yang menjadi bahan kajian.

Forum tersebut diikuti oleh perwakilan Universitas Riau, Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Lancang Kuning (Unilak), Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Riau, serta konsultan independen.

 

Menurut Zulfahmi, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menghasilkan rancangan kawasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai simbol kebudayaan Melayu.

Selain membahas aspek desain, peserta FGD juga memberikan berbagai masukan terkait filosofi dan nilai historis yang perlu melekat pada ikon baru tersebut.

Dengan demikian, monumen yang nantinya dibangun diharapkan mampu menjadi sarana edukasi sekaligus memperkuat identitas daerah.

"Berbagai pandangan kami tampung sebagai bahan kajian. Tujuannya agar ikon yang dibangun benar-benar mencerminkan jati diri Riau," katanya.

Meski sejumlah konsep telah mengemuka, Pemprov Riau memastikan belum menetapkan pilihan akhir.

Seluruh hasil kajian masih akan dirangkum dan disampaikan kepada Gubernur Riau sebagai bahan pertimbangan sebelum keputusan resmi diambil.

"Nanti seluruh hasil kajian kami laporkan kepada Bapak Gubernur. Keputusan akhirnya tentu akan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk aspirasi masyarakat," jelas Zulfahmi.

Saat ini, pemerintah daerah masih memprioritaskan penyusunan desain konseptual beserta **Detail Engineering Design (DED)** sebagai dasar pelaksanaan proyek.

Apabila seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai target, pembangunan fisik ikon baru di Bundaran Jalan Jenderal Sudirman dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tahun 2027.

"Tahun ini kami fokus menyelesaikan desain dan DED terlebih dahulu. Setelah itu baru dilanjutkan ke tahap pembangunan fisik sesuai perencanaan," tutupnya. (*)

Tags : bundaran pekanbaru, landmark bundaran, pemprov riau akan ganti landmark baru, bundaran depan kantor gubernur ,