Riau   2026/05/12 20:21 WIB

Pemprov Riau Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Iduladha 1447 Hijriah Ini

Pemprov Riau Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Iduladha 1447 Hijriah Ini

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat tetap aman menjelang libur nasional Kenaikan Isa Almasih dan persiapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD pangan, operasi pasar murah kembali digelar di sejumlah titik di Kota Pekanbaru selama pekan kedua Mei 2026.

Direktur BUMD PT Riau Pangan Bertuah (RPB), Ade Putra Daulay, mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok pangan dalam jumlah besar untuk mendukung pelaksanaan operasi pasar murah tersebut.

“Setiap titik kami siapkan 1.000 liter Minyakita dan 1 ton beras SPHP. Ini sesuai arahan Plt Gubernur Riau agar stok pangan benar-benar tersedia di masyarakat dan tidak terjadi kelangkaan,” ujar Ade, Senin (11/5).

Ia menjelaskan, masyarakat yang tidak sempat menghadiri operasi pasar murah tetap dapat membeli Minyakita dengan harga subsidi melalui sejumlah titik distribusi resmi.

“Kalau masyarakat belum sempat datang ke pasar murah, Minyakita sesuai HET juga tersedia di Topan Swalayan Jalan Melati serta tiga Kios Pangan di Pasar Dupa, Pasar Cik Puan, dan Pasar 50. Harganya sama seperti di operasi pasar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau, M Taufiq OH, menegaskan operasi pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Menurutnya, program tersebut juga bertujuan memotong rantai distribusi agar harga bahan pokok tetap terkendali hingga ke tangan konsumen.

“Untuk memastikan distribusi lancar dan harga tetap stabil, Pemprov Riau terus menggencarkan operasi pasar murah. Pekan ini kami fokuskan di Pekanbaru karena tingkat konsumsinya cukup tinggi,” kata Taufiq.

Ia memastikan harga Minyakita dalam operasi pasar tetap dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), meski harga di pasaran sempat mengalami kenaikan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, di pasar murah Minyakita kami jual Rp15.500 per liter. Ini bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga harga tetap stabil,” ujarnya.

Selain Minyakita, masyarakat juga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Beras SPHP dijual Rp60.000 per 5 kilogram. Sementara beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp165.000 per 10 kilogram atau Rp83.000 per 5 kilogram.

Adapun gula pasir dijual Rp18.500 per kilogram, tepung terigu Rp13.000 per bungkus, serta garam mulai Rp2.000 per kemasan.

Operasi pasar murah tersebut berlangsung selama tiga hari berturut-turut di sejumlah lokasi di Pekanbaru.

Kegiatan dimulai pada Senin (11/5/2026) di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani. Selanjutnya pada Selasa (12/5/2026) kegiatan digelar di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat, dan berakhir Rabu (13/5/2026) di Halaman Alkastoery, Jalan Sri Sejahtera, Kelurahan Agrowisata. (*)

Tags : pangan, stok pangan, iduladha, stok pangan aman, riau,