Seluruh hotel yang menjadi penginapan jamaah Indonesia berada di kawasan Markaziyah.
AGAMA - Sejumlah jamaah haji Indonesia yang telah tiba di Madinah, Arab Saudi, sejauh ini mengaku puas dengan layanan akomodasi yang diberikan pemerintah.
"Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) siapkan Whatsapp Center 24 jam."
“Karakteristiknya memang berbeda dengan di Makkah, namun kami pastikan seluruh jemaah terakomodasi dengan baik. Fokus utama kami adalah memastikan jamaah bisa menjangkau Masjid Nabawi dengan mudah untuk beribadah maupun mengikuti agenda ziarah,” kata Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Madinah Zaenal Muttaqin, Sabtu (25/4).
Apalagi seluruh hotel yang menjadi penginapan jemaah dari Indonesia berada di kawasan Markaziyah atau wilayah Ring 1 Masjid Nabawi.
Zaenal Muttaqin, menjelaskan kawasan Markaziyah merupakan area yang menjadi rebutan bagi negara-negara pengirim haji dari seluruh dunia. Hal ini karena jaraknya yang sangat dekat dengan tempat ibadah.
Meski berada di zona utama, Zaenal mengingatkan bahwa karakteristik hotel di Madinah memiliki perbedaan signifikan dengan hotel di Makkah.
Pihak Daker Madinah juga telah menyiapkan sistem mitigasi apabila jamaah menemui kendala terkait penginapan.
Jamaah maupun pihak terkait diminta untuk segera melapor melalui saluran resmi yang telah disediakan, baik melalui WhatsApp (WA) Center resmi di nomor +966503500017 maupun laman kawal.haji.go.id.
Zaenal menjelaskan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti oleh Tim Krisis yang telah bersiaga.
Ia juga meminta jamaah untuk tetap bersabar karena proses penyelesaian masalah terkadang memerlukan prosedur teknis.
“Dalam proses penyelesaian masalah, terkadang kami membutuhkan waktu untuk berkomunikasi dan bernegosiasi dengan pihak Majmuah (penyedia layanan) maupun pemilik hotel di Arab Saudi. Kami mohon jemaah tetap sabar dan mempercayakan penanganannya kepada petugas,” tambahnya.
Selain memastikan urusan tempat tinggal, petugas juga memastikan seluruh jamaah dapat menjalankan agenda ziarah di sekitar Kota Madinah sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pengawasan dilakukan secara rutin setiap hari untuk memastikan fasilitas kesehatan, konsumsi, dan kenyamanan jemaah tetap terjaga selama masa tinggal mereka sebelum bergeser ke Makkah. (*)
Tags : haji, haji 2026, jamaah haji, akomodasi haji, hotel haji,