PT MUSIM MAS memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) yang fokus Kepada 4 pilar.
Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) Musim Mas berfokus pada pilar lingkungan dan sosial untuk mendukung masyarakat serta menjaga kelestarian alam di sekitar wilayah operasionalnya.
Grup Musim Mas perusahaan sawit yang terintegasi hulu dan hilir, memiliki pilar program tanggung jawab sosial kemasyarakatan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan komitmen terhadap kepedulian dan pemberdayaan masyarakat.
Grup Musim telah beroperasi di Indonesia semenjak 1972 ini memiliki empat pilar CSR yaitu pendidikan, komunitas, lingkungan dan employee.
“Pilar CSR komunitas KLK di Indonesia mengutamakan pendekatan hubungan yang positif dan berkelanjutan dengan masyarakat lokal,” kata Malinton H Purba SH MH, Manager Humas PT Musim Mas dalam pemaparannya.
Fokus Lingkungan
Fokus Sosial
Melalui website perusahaan menjelaskan bahwa kehadiran Musim Mas di Indonesia dengan secara aktif berkolaborasi dan ingin menyebarkan dampak positif dan memperluas jangkauan program-program sosial.
Termasuk penyediaan fasilitas publik, penguatan jaringan komunitas, dan bantuan darurat.
Di bidang CSR pendidikan, Musim Mas di Indonesia telah memberikan bantuan kepada lembaga pendidikan dan siswa.
Tercatat jumlah siswa yang menerima bantuan sudah mencapai ribuan orang di mana jumlahnya akan terus bertambah setiap tahun.
Selanjutnya, Group Mujsim Mas di Indonesia juga terlibat aktif dalam perlindungan lingkungan seperti kampanye penanaman pohon dan pelepasan benih ikan dan pencegahan karhutla.
Adapula program bernama KONTANDES atau Konservasi Hutan dan Desa merupakan upaya kolaboratif yang melibatkan KLK, Aksenta, Belantara dan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD).
Kehadiran program ini memberdayakan masyarakat desa untuk berkembang serta melestarikan habitat flora dan fauna yang berada di Riau dan Kalimantan.
Gorup Musim Mas, salah satu grup usaha kelapa sawit terintegrasi dan terbesar, telah menyalurkan dana CSR di Indonsia bervariasi tergantung pada program, wilayah, dan tahun anggaran, seperti catatan laporan keberlanjutan yang mencatat kontribusi total lebih dari Rp32,9 miliar.
Di bidang tata kelola sawit berkelanjutan, Grup Musim Mas menjadi anggota RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil).
Musim Mas Group memiliki sekitar 14 hingga 18 anak perusahaan yang tercatat aktif dalam Laporan Penilaian Lingkungan (PROPER) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang meraih sertifikat RSPO, sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) dan sertifikat ISCC (International Sustainability and Carbon Certification).
Karena itulah, perusahaan berkomitmen terhadap kebijakan NDPE yaitu No Peat, No Deforestation, dan No Exploitation.
Karena itu, Manager Humas Malinton H Purba menjelaskan bahwa perkebunan Musim Mas di Indonesia telah menerapkan berbagai tindakan pencegahan untuk mendeteksi dan merespons secara cepat kebakaran di perkebunan dan hutan di sekitarnya.
Beberapa tindakan mitigasi yang dilakukan seperti Tim OC rutin patroli lapangan untuk mengidentifikasi dan memadamkan titik api, memasang setidaknya satu stasiun cuaca untuk memantau parameter menghitung Indeks Cuaca Kebakaran (“FWI”), memiliki Tim pemadam kebakaran menjalani pelatihan secara berkala yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau Manggala Agni dan kegiatan monitoring hotspot turut dilakukan oleh Tim Sustainability KLK.
Dengan investasi yang dilakukan Mujsim Mas di Indonesia telah menyerap lapangan kerja sekitar 38.000 tenaga kerja secara global untuk mendukung operasional perkebunan, pabrik kelapa sawit (PKS), kilang, hingga pabrik oleokimia. Saat ini, perusahaan mengelola 17 pabrik kelapa sawit, 3 pabrik inti sawit, 2 refineri, dan 4 pembangkit listrik tenaga biogas. (rilis)
Tags : pt musim mas, Corporate Social Responsibility, Program CSR PT Musim Mas Group, Musim Mas fokus pada 4 Pilar,