JAKARTA - Perang modern masa kini tak lagi cuma soal adu moncong meriam di permukaan laut.
Menyadari ancaman itu, TNI AL menggandeng Angkatan Laut Italia untuk membentengi wilayah dasar laut Indonesia lewat teknologi siber mutakhir.
Kesepakatan strategis ini lahir dalam pertemuan tingkat tinggi bertajuk 3rd Navy to Navy Talks yang digelar di Markas Besar Marina Militare, Roma, Italia, Jumat (22/5).
Kedua negara sepakat untuk memperkuat proyeksi kekuatan armada tempur dan integrasi logistik, baik lewat jalur pendidikan maupun latihan tempur bersama.
Ada satu poin krusial yang jadi sorotan utama dalam forum militer ini, yaitu rencana integrasi sistem tanpa awak (unmanned system) dan teknologi siber (cyber technology) di seluruh domain operasi. Fokus utamanya sengaja diarahkan ke domain dasar laut.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL) Laksda TNI Yayan Sofiyan, menegaskan posisi Indonesia dalam kerja sama ini sangat kuat.
Menurutnya, Indonesia bukan sekadar numpang lewat, melainkan punya daya tawar (bargaining power) yang sangat tinggi di mata militer Eropa.
Selain karena posisi geografis Nusantara yang berada di jantung Indo-Pasifik dan faktor populasi, aspek infrastruktur bawah laut menjadi kartu as bagi diplomasi militer Indonesia.
Yayan memaparkan, perairan Indonesia saat ini menjadi jalur paling vital di dunia bagi perlintasan pipa energi serta sistem kabel komunikasi dan internet global.
Hal inilah yang membuat perwira tinggi dari kedua negara intens mematangkan taktik pertahanan siber di Roma.
“Dalam era perang modern di mana sistem kabel laut komunikasi dan internet serta pipa energi yang melintas di perairan Indonesia juga menjadi daya tawar kerja sama diskusi strategis antarperwira kedua Angkatan Laut,” terang Yayan, dikutip dari keterangan Dispenal, Jakarta, Sabtu (23/5).
Lewat obrolan intensif ini, Italia menaruh harapan besar agar Indonesia bisa menjadi pintu gerbang utama bagi mereka untuk menjalin kemitraan militer dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara (Asean).
Sebaliknya, TNI AL juga membidik peluang untuk ikut unjuk gigi dan berkontribusi positif menjaga keamanan di kawasan Laut Mediterania. (*)
Tags : TNI AL, Italia, TNI Bicara Integrasi, Teknologi Siber, Bawah Laut,