Pekanbaru   2026/08/04 10:22 WIB

Usai Dilantik, Sekda Pekanbaru ZulHelmi Fokus Urusi Kota dan Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif

Usai Dilantik, Sekda Pekanbaru ZulHelmi Fokus Urusi Kota dan Perkuat Sinergi Eksekutif-Legislatif
Sekda Pekanbaru ZulHelmi

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM – Walikota Pekanbaru Agung Nugroho resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Zulhelmi Arifin.

Sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru dalam prosesi yang berlangsung di Aula Lantai VI Gedung Utama Kompleks Perkantoran Terpadu Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Senin (3/8/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Walikota juga melantik enam pejabat administrator dan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi.

Selain Zulhelmi Arifin, pejabat yang dilantik yakni Zaki Helmi sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Tri Sepna Saputra sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Indra Maulana Masadi sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Rezatul Helmi sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), Juli Victorino sebagai Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Arie Susma Indah sebagai Kepala Bidang Promosi pada Dinas Koperasi dan UKM.

Dalam sambutannya, Agung Nugroho menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai pejabat publik. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil.

"Kita pesannya harus amanah, ambil keputusan yang berpihak kepada masyarakat, jaga pemerintah kota, jangan korupsi," tegas Agung.

Secara khusus, Agung menitipkan sejumlah agenda strategis kepada Zulhelmi Arifin sebagai Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru. Menurutnya, Sekdako memiliki peran penting dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah agar berbagai persoalan di Kota Pekanbaru dapat diselesaikan secara efektif.

Beberapa program prioritas yang harus segera ditangani antara lain penyelesaian persoalan Sukaramai Trade Center (STC), penataan pasar-pasar, percepatan perbaikan jalan berlubang, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta berbagai program pembangunan lainnya.

"PR-nya, pertama menyelesaikan persoalan STC, pasar-pasar, jalan berlubang, pendidikan, kesehatan, dan PR lainnya yang harus kita selesaikan secara bersama-sama," ujar Agung.

Ia berharap kehadiran Sekretaris Daerah definitif dapat memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah sehingga pelaksanaan program pembangunan berjalan lebih optimal dan pelayanan publik kepada masyarakat semakin meningkat.

Sementara pelantikan Zulhelmi Arifin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru definitif mendapat respons positif dari DPRD Kota Pekanbaru.

Kehadiran pejabat definitif di posisi strategis tersebut dinilai menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi pemerintahan, terutama ketika Pemko Pekanbaru tengah menghadapi agenda penting pembahasan anggaran daerah.

"Ucapan selamat kepada Zulhelmi Arifin setelah resmi dilantik sebagai Sekda Pekanbaru pada Senin 3 Agustus 2026 sore di kompleks Perkantoran Tenayan Raya," kata Ketua DPRD Kota Pekanbaru, M Isa Lahamid menyampaikan.

Pelantikan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Menurut Isa, posisi Sekda memiliki peran strategis dalam memastikan jalannya roda pemerintahan sekaligus mengkoordinasikan perangkat daerah agar program pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih terarah.

Pelantikan Sekda definitif, kata dia, juga berlangsung pada momentum penting karena Pemko Pekanbaru bersama DPRD sedang menjalankan proses pembahasan R-APBD 2027 dan R-APBD Perubahan 2026.

"Selamat kepada Zulhelmi Arifin yang hari ini secara resmi telah dilantik menjadi Sekda Pekanbaru definitif," ujar Isa Lahamid.

"Kita berharap amanah ini bisa diemban dengan penuh tanggung jawab, menjaga profesionalisme birokrasi, serta menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kinerja ASN," sambungnya.

Ia menilai, Sekda definitif diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara jajaran eksekutif dan legislatif.

Sinergi tersebut diperlukan agar proses penyusunan kebijakan dan penganggaran daerah dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Kami juga berharap Pak Ami bisa lebih memperkuat hubungan eksekutif dan legislatif demi percepatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi sekarang kita sedang membahas APBD," katanya.

Isa menambahkan, keberadaan Sekda definitif tidak hanya berkaitan dengan urusan administratif pemerintahan.

Lebih jauh, Sekda memiliki posisi penting dalam mengawal program prioritas Pemko Pekanbaru, mulai dari pengelolaan anggaran, peningkatan kualitas pelayanan publik hingga penyelesaian berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.

Politikus senior PKS tersebut juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang lebih intensif antara Pemko Pekanbaru dan DPRD.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara kedua unsur pemerintahan daerah tersebut menjadi salah satu kunci agar kebijakan yang dirumuskan dapat berjalan optimal.

Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan kepada Sekda Pekanbaru yang baru dilantik sehingga koordinasi pemerintahan semakin efektif.

"Kita berharap semua pihak mendukung, sehingga roda pemerintahan berjalan lebih efektif. Terutama dalam menghadapi berbagai agenda strategis daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," tukasnya. (rp.ind/*)

Tags : pelantikan pejabat, pelantikan sekda pekanbaru, sekda pekanbaru, zulHelmi, sekda fokus urusi kota, sekda perkuat sinergi eksekutif-legislatif,